Sabtu, 19 Oktober 2019

BNN Sumut Tes Urine Sopir dan Pilot

Selasa, 29 Desember 2015 17:01:00
BAGIKAN:
Istimewa
Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan FKPD Sumut di pesawat Citilink di Bandara Kualanamu, Selasa (29/12/2016).
Beritasumut.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut, melakukan peninjauan ke sejumlah titik guna memastikan kesiapan angkutan darat dan udara menjelang Tahun Baru 2016, Selasa (29/12/2015).

Turut dalam peninjauan Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino, Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumut Brigjen Pol Tumino Hadi, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Wihananto, Dandim 0201 BS Kol Inf Maulana Ridwan, Kadis Perhubungan Sumut Anthony Siahaan, dan pejabat lainnya.

Tengku Erry dan rombongan pertama kali meninjau Stasiun Besar Kereta Api Medan di Jalan Stasiun, Medan. Kehadiran rombongan disambut Kepala KA Divre Sumut.

Selain memeriksa kesiapan loket tiket, gerbong, fasilitas dan pengamanan, Tengku Erry juga berdialog dengan calon penumpang terkait pelayanan petugas kereta api dalam menyiapkan angkutan massal menjelang Tahun Baru 2016.

Tengku Erry dan rombongan juga melepas keberangkatan KA Sribilah Utama menuju Rantauprapat, Labuhanbatu.

"Dari hasil tinjauan, pelayanan kereta api semakin membaik. Sistem pembelian tiket semakin tertib dan fasilitas gerbong juga semakin nyaman," ujar Tengku Erry.

Dalam kesempatan itu, Tengku Erry mengatakan, jalur kereta api layang dengan total proyek mencapai Rp2,8 triliun akan dibangun di Medan mulai Januari 2016. Proyek tersebut merupakan proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI.

"Rencana pembangunan jalur kereta api layang ini akan dilakukan pada 5 Januari 2016 nanti. Kota Medan dipilih menjadi salah satu lokasi pengembangan layanan massal kereta api," tegas Tengku Erry.

Pembangunan jalur kereta api layang di Medan, sebut Tengku Erry, merupakan salah satu upaya menyahuti tingginya kebutuhan masyarakat terhadap jasa layanan kereta api di Sumut.

"Setelah kereta api Bandara Kualanamu beroperasi, intensitas penggunaan jalur semakin tinggi. Dengan adanya jalur kereta api layang, kebutuhan angkutan massal akan maksimal. Kemacetan kendaraan juga diharapkan akan berkurang," sebut Tengku Erry.

Jalur kereta api layang yang akan dibangun sepanjang 8 kilometer. Pembangunan akan dilakukan Kementerian BUMN dengan anggaran mencapai Rp2,8 triliun.

"Pengerjaannya ditargetkan 2 tahun. Kita berharap seluruh masyarakat mendukung proyek ini, baik dalam hal pelepasan lahan maupun keamanan para pekerja agar pembangunan cepat selesai," harap Tengku Erry.

Kemudian rombongan menuju Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2016 yang berada di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan. Tengku Erry juga menyempatkan diri berdialog sekaligus menggali tingkat kerawanan aksi kejahatan jelang Natal dan Tahun Baru 2016.

"Alhamdulillah, kondisi keamanan di Stasiun Besar Kereta Api Medan kondusif. Tidak ada tindak kriminal yang mengakibatkan calon penumpang takut menggunakan jasa kereta api," sebut Tengku Erry.

Sebelum meninggalkan Pos Pengamanan Stasiun Kereta Api Medan, Tengku Erry bersama FKPD Sumut menyerahkan bantuan makanan ringan, minuman kaleng, gula dan bubuk teh kepada petugas pos pengamanan.

Rombongan selanjutnya bergerak ke Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2016 di depan pusat perbelanjaan Medan Mall, Jalan MT Haryono, Medan. Tengku Erry dan rombongan juga menggali sejumlah informasi terkait kerawanan keamanan bagi pengunjung Medan Mall dan Terminal Sambu.

Sebelum meninggalkan pos, rombongan juga menyerahkan bantuan paket makanan dan minuman, seperti di Pos Pengamanan Stasiun Besar Kereta Api Medan.

Rombongan kemudian bergerak meninjau kesiapan di Terminal Terpadu Amplas. Tidak hanya melihat kesiapan angkutan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), romobongan juga melihat pelayanan angkutan kota (Angkot) yang melayani penumpang seputar Medan. Rombongan disambut Kepala Terminal Terpadu Amplas.

Dalam kesempatan itu, BNN Sumut juga melakukan tes urine kepada sopir AKDP, AKAP dan angkot. Saat rombongan melakukan pemeriksaan urine sejumlah sopir, tidak ditemukan sopir yang terdeteksi menggunakan narkoba.

"Keselamatan penumpang adalah yang utama. Sopir tidak boleh menggunakan narkoba. Konsentrasi harus penuh saat berkendara. Jangan sampai dalam pengaruh alkohol apalagi narkoba," tegas Tengku Erry.

Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada pengemudi bus yang ugal-ugalan, apalagi sampai mengakibatkan kecelakaan yang merenggut nyawa penumpang maupun pengendara lain.

"Utamakan keselamatan. Jangan ugal-ugalan. Arus kendaraan jelang Natal dan Tahun Baru biasanya akan meningkat. Jadi sopir harus meningkatkan kewaspadaan saat berkendara," sebut Ngadino.

Selanjutnya, rombongan menuju Bandara Kualanamu, Deliserdang. Rombongan disambut General Manager Bandara Kualanamu.

Dalam tinjauannya, Tengku Erry dan FKPD Sumut menyempatkan diri melihat pelayanan di area ticketing, ruang tunggu penumpang.

BNN Sumut yang ikut dalam peninjauan, juga melakukan tes urine kepada pilot dan pramugari, langsung di dalam pesawat. Salah satu pesawat yang mendapatkan pemeriksaan adalah pilot maskapai Citilink.

Dari hasil test urine, tidak seorang pun pilot dan pramugari Citilink yang terdeteksi menggunakan narkoba dan bahan adiktif lainnya.

Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto menegaskan, tes urine tersebut sebagai upaya menekan peredaran narkoba sekaligus mengantisipasi terjadinya kecelakaan udara akibat penggunaan narkoba.

"Tidak tertutup kemungkinan kalangan pilot juga menjadi korban dari peredaran narkoba. Karena itu kita mau melihat apakah mereka benar-benar bersih dari pengaruh narkoba," sebut Andi.

Andi menyatakan, jika ada pilot yang terdeteksi menggunakan narkoba, BNN akan mengambil sejumlah tindakan, seperti rawat jalan, rawat inap atau rehabilitasi.

"Jika terbukti menggunakan narkoba, BNN pasti akan direkomendasikan pilot dan pramugari untuk tidak terbang agar tidak mengancam keselamatan penumpang. Tentu BNN terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak bandara untuk tidak mengizinkan pilot yang positif agar tidak menerbangkan pesawat," tegas Andi. (BS-001)
T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    BNN Sumut Dapat Anjing Pelacak untuk Berantas Narkoba

    Beritasumut.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat akan memberi bantuan sejumlah anjing pelacak yang mampu mengendus bermacam jenis narkoba kepada B

  • 4 tahun lalu

    BNN Sumut Buru Pemasok 1.000 Butir Ekstasi Kepada Oknum Polisi

    Beritasumut.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengembangkan penangkapan anggota kepolisian yang mengedarkan pil eks

  • 4 tahun lalu

    BNN Sumut Tangkap Oknum Polisi di Perumnas Mandala, Barang Bukti 900 Butir Ekstasi

    Beritasumut.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengamankan seorang oknum polisi berinisal M.Oknum polisi berpangkat

  • 4 tahun lalu

    BNN Sumut Bekuk 2 Pekerja Hiburan Malam di Medan, Barang Bukti: Sabu, Ekstasi dan Senjata

    Beritasumut.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyita 300 butir pil ekstasi dan 2 gram sabu, Jumat (12/2/2016) mala

  • 4 tahun lalu

    BNN Sumut Tidak Temukan Awak Pesawat Salahgunakan Narkoba

    Beritasumut.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan pemeriksaan urine 30 awak pesawat di Bandara Kualanamu, Del

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.