Kamis, 27 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • BMKG Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem di Sumut Selama Libur Nataru

BMKG Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem di Sumut Selama Libur Nataru

Minggu, 29 Desember 2019 07:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Cuaca ekstrem diprediksi terjadi saat Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), salah satu di antaranya di kawasan Sumatera Utara (Sumut).
 
Cuaca tersebut menurut Kepala BMKG, Dr Dwikorita Karnawati diakibatkan adanya faktor dinamika atmosfer skala regional dan lokal terkini yaitu adanya Monsun Asia yang mulai menunjukkan aktifitas signifikan sehingga dapat menyebabkan peningkatan massa udara basah, terbentuknya pola konvergensi, perlambatan, dan belokan angin di beberapa wilayah, suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia yang masih hangat dan mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
 
Dilansir dari laman bmkg.go.id, Minggu (29/12/2019), berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dwikorita menjelaskan hingga periode Dasarian II Desember 2019, berdasarkan jumlah ZOM, 74% wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan.
 
Selain di Sumut, Dwikorita mengimbau warga untuk perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem dan hujan lebat pada periode libur natal 2019 dan tahun baru 2020 di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat, dan Papua. 
 
Selama periode Posko Nataru 2019/2020, lanjut Dwikorita, BMKG pun turut berperan aktif dalam kegiatan Posko NATARU Nasional di Kementerian Perhubungan, ASDP Pelabuhan Merak, 34 UPT Propinsi, Posko gabungan di 13 Pelabuhan dan 96 Bandara.Informasi cuaca khusus yang terkait posko Nataru 2019/2020 dapat diakses melalui kanal-kanal informasi resmi BMKG, baik melalui media sosial, media elektronik, hotline informasi, dan media lainnya.
 
"Masyarakat diminta agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi yakni kemungkinan hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh.Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir.Waspada kenaikan tinggi gelombang. Serta menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda," pungkas Dwikorita.(BS09)
T#g:BMKGBanjirCuacaHujanSumut
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Kabur dari Kejaran Polisi, Terduga Sindikat Jual Beli Motor Curian Mengaku Diburu Begal

    Beritasumut.com-Warga Jalan Cicak Rawa II, Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang mendadak he

  • 3 jam lalu

    Dirikan Posko Sumut Bersinar di Jalan Mesjid Taufik Medan, Ini Pesan Kapolsek Medan Timur

    Beritasumut.com-Sebagai wujud menciptakan rasa aman di masyarakat dan pemberantasan narkoba. Kali ini, Polsek Medan Timur mendirikan Posko Sumut Be

  • 5 jam lalu

    Menteri PUPR: Penanganan Banjir Harus Terintegrasi Dalam Satuan Wilayah Sungai Bukan Batasan Administratif

    Beritasumut.com-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan penanganan banjir di Indonesia termasuk di wi

  • kemarin

    Terima Kunjungan Duta Besar Belgia, Sekda Paparkan Peluang Investasi Unggulan Sumut

    Beritasumut.com-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memiliki banyak potensi investasi yang dapat dikerjasamakan dengan para investor dari luar negeri t

  • 2 hari lalu

    Kadin Sumut Ajak Belgia Kembangkan Kawasan Ekonomi Pantai Barat Sumatera dan Hilirisasi Produk Coklat

    Beritasumut.com-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) menerima kunjungan Kedutaan Besar Belgia untuk Indonesia di Kantor Kadin S

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.