Peristiwa

BBKSDA Wilayah III Padangsidimpuan Buru Harimau yang Menyerang Warga Siraisan


BBKSDA Wilayah III Padangsidimpuan Buru Harimau yang Menyerang Warga Siraisan
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pasca ditemukannya ASH, warga Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) dengan kepala terpisah dan tercabik–cabik. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) wilayah III Padangsidimpuan, melakukan pemburuan terhadap harimau buas di sekitar wilayah hutan Siraisan. 
 
“Pencarian harimau buas itu sudah kita lakukan sejak Jumat lalu, setelah kejadian naas bersama pihak pemerintah desa,” ujar Hardi Hutabarat Ketua Tim BBKSDA wilayah III Padangsidimpuan dilansir dari laman padanglawaskab.go.id, Minggu (26/05/2019).
 
Hardi menjelaskan jika pencarian sudah dilakukan selama tiga hari di sekitar hutan dan perkebunan masyrakat, tetapi jejak keberadaan harimau belum ditemukan. Meski begitu, pihaknya akan terus berupaya melakukan pencarian harimau untuk mengantisipasi kekhawatiran warga terkait kejadian tersebut. Sejauh ini, pihaknya baru menemukan bukti bekas kaki di tanah, itupun tidak bisa kita pastikan, bekas injakan kaki harimau.
 
"Tapi kita tetap melanjutkan pencarian dengan cara memasang perangkap dan cctv pemantau harimau,” jelas Hardi seraya menambahkan dalam pencarian harimau ini, pihaknya dibantu personil TNI dan Polri, dari Kioramil 08 Barumun, Mapolsek Barumun serta masyarakat desa. 
 
Sementara itu, Kepala Desa Sirairan Sangkot Hasibuan, mendukung pihak BBKSDA dalam pencarian harimau buas yang diduga jadi pemangsa warga. Dia mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi terhadap warga lainnya atau warga desa tetangga. "Warga masih takut malakukan aktivitas untuk pergi ke kebun dan ke sawah. Khususnya kalangan ibu rumah tangga dihantui rasa ketakutan, memilih tidak beraktivitas pergi ke sawah," pungkasnya.(BS09)
 

Tag:BBKSDA Wilayah III PadangsidimpuanHarimauhutanWarga Diterkam Harimau