Rabu, 19 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • BAP Ramadhan Pohan Masih Tunggu Pemeriksaan Stempel

BAP Ramadhan Pohan Masih Tunggu Pemeriksaan Stempel

Selasa, 20 September 2016 00:10:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Ramadhan Pohan.
Beritasumut.com-Pelimpahan berkas perkara tahap pertama Ramadhan Pohan (RP) belum juga dilakukan. Penyidik Subdit II/Harta Benda, Bangunan dan Tanah (Hardabangtah) Polda Sumut masih menunggu hasil laboratorium Kriminal (Labkrim) pemeriksaan stempel.
 
"Hasil pemeriksaan stempel di Labkrim belum kita terima. Sehingga pelimpahan berkas perkaranya belum dilakukan setelah dikembalikan (P-19) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU)," kata Kasubdit II/Hardabangtah Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Frido Situmorang, Senin (19/09/2016).
 
Menurutnya, hasil pemeriksaan stempel di Labkrim itu sangat penting, mengingat salah satu rekomendasi dan petunjuk Jaksa pada P-19 nya adalah pemeriksaan stempel tersebut meskipun ada petunjuk lainnya."Petunjuk jaksa itu banyak, tetapi semuanya sudah lengkap.Tinggal menunggu hasil pemeriksaan stempel saja di Labkrim, setelah itu berkasnya akan dilimpahkan kembali ke Jaksa," ujarnya.
 
Untuk kasus lainnya, sambung Frido, hingga kini Polda masih melakukan pendalaman meskipun sudah menetapkan dua tersangka, yakni RP dan Savita Linda Hora Boru Panjaitan. "Kedua laporan itu sudah menetapkan RP dan SLH Boru P sebagai tersangka atas dua laporan dari dua orang yang berbeda," sebutnya.
 
Sebelumnya, RP dan SLH Boru P ditetapkan polisi sebagai tersangka atas kasus penipuan dan penggelapan senilai Rp4,5 miliar dan Rp10,8 miliar berdasarkan laporan pengaduan Laurenz Henri Sianipar dan ibunya RH Boru Simanjuntak.
 
Di tempat terpisah, anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan meminta agar Polda Sumut tidak tebang pilih dalam melakukan penegakan hukum."Semua warga negara Indonesia itu harus diperlakukan sama dimata hukum.Sebagaimana disebut Equality Berfore The Law (persamaan hak di mata hukum). Tidak ada disebutkan warna kulit, agama, suku, kelas, pejabat dan lainnya," katanya.
 
Karena itu, sambung politisi PDI Perjuangan itu, Polda Sumut harus berperilaku adil. "Harus adil dong, jangan orang tertentu karena berasal dari keluarga yang berpengaruh di istimewakan sedangkan yang lain menjadi dinomor duakan karena tidak memiliki akses atau tidak berasal dari keluarga pejabat dan lainnya. Itu namanya aneh tumpul ke atas dan tajam ke bawah," pungkasnya.(BS04)
 
T#g: Polda Sumut
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Kombes Pol Ferdinan Pasaribu Resmi Jabat Dirpamobvit Polda Sumut

    Beritasumut.com-Jabatan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Sumatera Utara (Sumut) Resmi diserahterimakan dari Kombes Pol Hery Subi

  • 2 bulan lalu

    2.097 Personel Jajaran Polda Sumut Naik Pangkat di Akhir Tahun 2019

    Beritasumut.com-Menutup tahun 2019, sebanyak 2.097 orang personel sejajaran Polda Sumatera Utara (Sumut) memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat,

  • 3 bulan lalu

    Hasil Tes Urine Personel Polda Sumut, Sepuluh Orang Terindikasi Narkoba

    Beritasumut.com-Sepuluh orang personel Polda Sumatera Utara (Sumut) terindikasi narkoba. Hal ini diketahui melalui hasil kegiatan Penegakan Keterti

  • 12 bulan lalu

    NgeGas Bareng Komunitas Trail Polda Sumut, 2000 Rider Bakal Disuguhi Trek Menantang

    Beritasumut.com-Menempuh jarak 80 kilo meter melewati daerah Medan dan Deli Serdang, 2000 rider bakal disuguhi dengan trek menantang di ajang NgeGa

  • tahun lalu

    Wadir Pol Airud Polda Sumut AKBP Untung Sangaji Temukan Inovasi Bata dari Kulit Kerang

    Beritasumut.com-Melihat rumah Nelayan Semenanjung Pantai Sumatra Utara yang cukup memprihatikan, Wadir Pol Airud Polda Sumut, AKBP Untung Sangaji m

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.