Selasa, 17 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Astaghfirullah! Musala Tahanan KPK Dekat Kandang Anjing

Astaghfirullah! Musala Tahanan KPK Dekat Kandang Anjing

Senin, 22 Juni 2015 16:25:00
BAGIKAN:
Metro TV
Djan Faridz.
Beritasumut.com - Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beragama Islam yang ditahan di Rumah Tahanan KPK Cabang Pomdam Guntur, Jakarta, mengeluh.

Pasalnya, musala di tahanan tersebut bersebelahan dengan kandang anjing dengan jarak hanya sepuluh meter.

"Ini kasihan, musala itu hanya sepuluh meter dari penjara dan sepuluh meter juga dari kandang anjing," kata Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz, Senin (22/6/2015). Demikian dilansir rimanews.com.

Djan mengungkapkan, meski jarak musala dari penjara hanya sepuluh meter, para tahanan tak bebas menjalankan ibadah. Para tahanan beragama Islam tak mendapat kebebasan untuk salat lima waktu. Jika ingin Salat Jumat, KPK hanya mengizinkan salat dilaksanakan di KPK.

"Masa salat Jumat di dalam Guntur aja tidak boleh. Negara kita ini kan negara Ketuhanan Yang Maha Esa. Alasannya takut melarikan diri. Padahal itu kan di dalam kompleks penjara," pungkasnya.

Sebelumnya, para tahanan KPK membuat surat pengaduan berjudul "Penistaan Agama" kepada Pimpinan DPR. Surat itu berisi keluhan atas sikap penjaga Rutan Pomdam Guntur yang membatasi tahanan dalam menjalankan ibadahnya.

Surat ini ditandatangani oleh 10 tahanan KPK yang beragama Islam antara lain Didik Purnomo, Heru Sulaksono, Moh Tafsir Nurchamid, Romi Herton, Rizal Abdullah, Waryono Karno, Adriansyah, Abdul Rouf, dan M Bihar Sakti Wibowo.

Tahanan lain yang tidak beragama Islam juga ikut memberikan dukungan dan menandatangani surat tersebut. Mereka adalah Raja Bonaran Situmeang, A Bambang Djatmiko, Jannes Jhon Karababa, Willy Sebastian Liem, dan Sherman Rana Krishna. (BS-001)
T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.