Selasa, 20 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Antisipasi Kecelakaan, DPRD Medan Minta PT KAI Perhatikan Perlintasan Rel Kereta Api

Antisipasi Kecelakaan, DPRD Medan Minta PT KAI Perhatikan Perlintasan Rel Kereta Api

Kamis, 08 November 2018 18:45:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS07
Ketua Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangungsong
Beritasumut.com-Guna meminimalisir kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api, pemerintah harus memperhatikan ketersediaan palang pintu di setiap perlintasan rel kereta api. Seperti yang terjadi di kawasan Medan Labuhan beberapa waktu lalu, kecelakaan lalu lintas antara mobil taksi online Suzuki Ertiga dan kereta api karena tidak berpalang. 
 
"Ketika ada perpotongan sebidang, pasti ada koordinasi antara Ditjen Perkeretaapian, KAI, dan stakeholder yang berkepentingan untuk persoalan palang pintu. Ketersedian palang pintu ini diyakini dapat menimalisir kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api," terang Ketua Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangungsong, Kamis (8/11/2018).
 
Diakui politisi Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan itu, banyak perlintasan kereta api yang tidak memiliki palang pintu. Namun, hal itu luput dari perhatian pemerintah. 
"Tidak hanya satu dua perlintasan yang tidak ada palang pintunya. Tetapi tidak ada perhatian untuk membuat palang pintu, baik dari PT KAI maupun pemerintah daerah.," sebutnya. 
 
Parlaungan juga meminta PT KAI tidak serta merta lepas tangan bila terjadi kecelakaan di perlintasan kereta api. Sebab, beberapa kasus kecelakaan di perlintasan kereta api, PT KAI tidak memberikan perhatian kepada masyarakat yang terlibat dalam kecelekaan itu. "PT KAI juga harus bertanggungjawab. Tidak bisa lepas tangan dan menyalahkan masyarakat," paparnya. 
 
Di sisi lain, Parlaungan meminta PT KAI tidak mengkomersilkan lahan di seputaran rel kereta api kepada masyarakat. Sebab, usaha PT KAI untuk 'membisniskan' lahannya kepada masyarakat, dapat menjadi bom waktu bagi Pemko Medan. "Kita lihat, rumah penduduk menjamur di daerah pinggir rel. Tetapi ini seakan dibiarkan PT KAI. Kita khawatir, pembiaran ini dapat menjadi bom waktu bagi pemerintah daerah," tegasnya. 
 
Pasalnya, penduduk yang tinggal di kawasan pinggir rel itu akan menjadi warga Kota Medan. Dan bila dilakukan penggusuran, warga akan mengadu ke Pemko Medan dan DPRD Medna. "Ini seolah-olah dipelihara PT KAI, hingga akhirnya menjadi PR bagi kota Medan. Mereka yang kutip retribusi, harusnya mereka juga yang sediakan tempat relokasi bila terjadi penggusuran," pungkasnya.(BS07)
 
T#g:DPRD MedanKecelakaanKereta ApiPT KAIRel
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Wali Kota Medan Resmikan Masjid Al Falah di Marelan

    Beritasumut.com-Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH, diwakili Kabag Agama Kota Medan Adlan, meresmikan Masjid Al Falah di Jalan Palem Inda

  • 2 minggu lalu

    Walikota Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Tentang Perubahan Perda RTRW

    Beritasumut.com-Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH dihadiri Wakil Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, menyampaikan Nota Pengantar R

  • 2 minggu lalu

    Gara-gara Pasir, Anak Tentara Tewas Ditabrak Truk di Jalan Kapten Sumarsono Medan

    Beritasumut.com-Muhamad Ridwan (20), anak seorang oknum TNI AD tewas usai terlibat tabrakan dengan truk BK 9055 EG di Jalan Kapten Sumarsono tepatn

  • 2 minggu lalu

    Walikota Medan Berharap Dewan Pengurus KNPI Amanah Menjalankan Tugas

    Beritasumut.com-Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Camat Medan Marelan, Muhammad Yunus, S.STP menghadiri pelantikan Dewan Pengur

  • 2 minggu lalu

    Diduga Sopir Angkot Ugal-ugalan, Tabrakan Beruntun Terjadi di Jalan SM Raja Medan

    Beritasumut.com-Diduga ugal-ugalan, sopir angkot bernama Jop Sembiring (44) warga Dusun III, Desa Bangun Sari Baru tak bisa mengendalikan kendaraan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.