Sabtu, 20 Juli 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Aneh, Kasus Dugaan Korupsi Perkeretaapian 'Raib' di Kejatisu

Aneh, Kasus Dugaan Korupsi Perkeretaapian 'Raib' di Kejatisu

Senin, 05 Maret 2018 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kasus dugaan penyimpangan menjurus korupsi pada proyek pengembangan atau pembangunan perkeretaapian di Sumatera Utara (Sumut) raib di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).
 
Dari informasi dihimpun, pada Selasa (13/02/2018) lalu, sekitar jam 17.37 wib, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian ketika dikonfirmasi via seluler, mengakui kasus perkeretaapian itu sedang proses penyelidikan di bagian Pidana Khusus (Pidsus) setelah diserahkan dari bagian Intelijen."Oh iya, ada ditangani. Sudah di pidana khusus (pidsus), tidak di intel. Sudah diserahkan ke Pidsus," akunya saat itu.
 
Sekitar jam 18.01 wib, saat kembali menghubungi Sumanggar untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut. Saat itu pula, Sumanggar menjawab, sejauh ini masih proses penyelidikan. "Masih diselidiki. Belum ada pemeriksaan saksi dan lainnya. Masih diselidiki," katanya.
 
Anehnya, saat kembali dihubungi via seluler, pada Senin (05/03/2018) petang, sekira jam 18.15 wib, Sumanggar menyangkal jika kasus perkeretaapian itu ditangani Kejatisu. "Oh yang itu (kasus perkeretaapian), nggak ada ditangani lah," jawabnya.
 
Ketika disinggung dia pernah mengakui kasus itu ditangani Pidsus, Sumanggar kembali mengakuinya. Namun katanya, setelah ditanya ulang, bagian Intel maupun Pidsus tidak ada menangani kasus itu."Iya, memang waktu itu saya bilang ada ditangani. Tapi ternyata tidak ada ditangani," jawabnya lagi.
 
Kasus dugaan korupsi pengembangan atau pembangunan perkeretaapian di Sumut yang penanganannya hilang Kejatisu itu, yakni penyimpangan pada pelaksanaan anggaran kegiatan Tahun Anggaran (TA) 2013-2014 pada Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Perkeretaapian Sumatera Utara Kelas II Wilayah Bagian Utara, antara lain pelaksanaan lelang tahun 2013-2014 kurang sesuai ketentuan, kelebihan pembayaran dan potensi kelebihan pembayaran pada 11 paket pekerjaan Satker Pengembangan perkeretaapian Sumut dan tiga paket pekerjaan pada lintas Bandar Tinggi-Perlanaan TA 2014 tidak selesai dilaksanakan sesuai rencana.(BS04)
 
T#g:KPKKejatisuKorupsiKorupsi proyek perkeretaapian
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 22 jam lalu

    Diduga Korupsi Rp 10 Milyar, Lima Mantan Pejabat PDAM Tirtanadi Ditahan

    Beritasumut.com-Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang mengamankan lima orang tersangka kasus korupsi PDAM, Kamis (18/0

  • 2 minggu lalu

    Tegur 11 Gubernur dan 80 Bupati, Mendagri Minta ASN Daerah Terlibat Korupsi Segera Diberhentikan

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah memberikan teguran tertulis pertama kepada 11 Gubernur, 80 Bupati dan 12 Waliko

  • 3 minggu lalu

    H-3 Jelang Penutupan, 93 Orang Mendaftar Jadi Calon Pimpinan KPK

    Beritasumut.com-Memasuki H-3 jelang penutupan, sebanyak 93 orang sudah mendaftarkan diri untuk mengikusi seleksi  Calon Pemimpin KPK periode 2

  • satu bulan lalu

    Cari Calon Pimpinan KPK, Pansel Gunakan Tracking Polri, BIN, KPK, Kejaksaan, BNPT, dan BNN

    Beritasumut.com-Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 akan menggunakan berbagai jalur tracki

  • satu bulan lalu

    Presiden Jokowi Serahkan Sepenuhnya Penjaringan Calon Pimpinan KPK ke Pansel

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menerima Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pim

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.