Peristiwa

Alumni Pelatihan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaaan Bacakan Komitmen Bersama

Alumni Pelatihan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaaan Bacakan Komitmen Bersama
BERITASUMUT.COM/BS02
Beritasumut.com-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bersama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI menggelar Pelatihan Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan bagi Pengusaha yang ke-V dari tanggal 21-27 Oktober 2019. Peserta dari Kadin berasal dari berbagai daerah antara lain Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi), Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Barat.
 
Melalui pelatihan ini, selain meningkatkan wawasan kebangsaan diharapkan pula dapat membentuk pengusaha dengan moral dan etika yang baik dan berkarakter untuk mewujudkan dunia usaha yang kuat dan berdaya saing, serta mampu memecahkan berbagai persoalan bangsa khususnya yang terkait dengan ekonomi dan nilai-nilai kebangsaan.
 
Deputi Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lemhanas RI, Mayjen TNI (Mar) Guntur Irianto Cipto Lelono saat menutup acara pada Minggu (27/10/2019) berharap para peserta dapat memahami ceramah, pemahaman dan pencerahan nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, para peserta dan narasumber selama pelatihan cukup bagus dan interaktif."Evaluasi berdasarkan angket, pelatihan berjalan sangat bagus.Semoga para peserta dapat memahami semua materi wawasan makna nilai-nilai kebangsaan," ujar Mayjen TNI (Mar) Guntur Irianto. 
 
Sebelumnya, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani menilai wawasan kebangsaan penting dimiliki para pelaku usaha sebagai salah satu pilar memajukan perekonomian nasional.
 
Menurutnya, dalam lingkungan strategis ekonomi global dan nasional yang serba tidak menentu, upaya-upaya untuk memantapkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan  merupakan suatu keharusan untuk menghadapi berbagai ancaman baik dari luar maupun dari dalam. “Apabila tidak diwaspadai akan berpotensi menjurus ke situasi konflik dan perpecahan yang tentunya akan berdampak negatif terhadap stabilitas perekonomian dan pembangunan Bangsa," jelasnya dilansir dari laman kadin. 
 
Seperti diketahui, berbagai permasalahan masih mewarnai ekonomi Indonesia, di antaranya masih adanya defisit neraca berjalan, defisit neraca perdagangan, defisit anggaran belanja, disamping belum terselesaikannya secara tuntas masalah kemiskinan, lapangan kerja dan ketimpangan.
 
Bagi pengusaha, tambah dia, pengamalan melalui pemantapan nilai-nilai kebangsaan menjadi sangat penting karena para pengusaha merupakan komponen inti penggerak pertumbuhan ekonomi yang kegiatannya akan berdampak langsung terhadap dinamika dan kemajuan ekonomi, yang pada gilirannya  juga akan  berdampak ke bidang sosial, politik dan keamanan.
 
Menurutnya, pembangunan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan serta bertumpu kepada kepentingan bangsa akan menjadi dorongan kuat bagi para pengusaha dalam kiprahnya untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.“Semangat kebangsaan harus terus diperlihara dan ditumbuh-kembangkan. Dengan kata lain, kiprah setiap pengusaha hendaknya diabdikan kepada  kepentingan bangsa di atas kepentingan lainnya,” pungkas Rosan.
 
Salah seorang peserta yang juga pengusaha asal Medan, Arman Chandra berharap usai mengikuti kegiatan ini akan semakin meningkatkan nilai-nilai kebangsaan dan lebih berkontribusi untuk persatuan dan kesatuan bangsa.
 
Dalam penutupan ini juga dicetuskan Komitmen Bersama yang menyatakan Kami Alumni Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan, Bagi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Angkatan V, Lemhamnas RI Tahun 2019 berkomitmen untuk Menjunjung tinggi 4 konsensus dasar bangsa yaitu, Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Sesanti Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Kemudian Mengimplementasikan Nilai-nilai Kebangsaan dalam Kehidupan Pribadi dan Lingkungan Sekitarnya.
 
Selanjutnya, Membangun Perekonomian Nasional Berdasarkan Nilai-nilai Kebangsaan. Dan terakhir, Selalu Menjaga Silaturahmi dan Solidaritas Angkatan serta Terus Berkarya untuk Kepentingan Masyarakat, Bangsa dan Negara.(BS02)