Jumat, 18 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Ali Taher: Pemerintah Harus Tinjau Pembagian Kloter Berdasarkan Wilayah

Ali Taher: Pemerintah Harus Tinjau Pembagian Kloter Berdasarkan Wilayah

Senin, 20 Mei 2019 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-DPR RI meminta pemerintah meninjau kembali Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah nomor 131 tahun 2019 tentang Pedoman Pengisian Kelompok Terbang Berbasis Zonasi/Wilayah bagi Jemaah Haji Reguler.
 
Pernyataan ini disampaikan Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher, dalam Kunjungan Kerja Spesifik di Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang. “Sistem zonasi ini akan mengalami kendala-kendala teknis. Terutama memecahkan jemaah dari kelompok pembimbing jemaah haji,” kata Ali Taher, dilansir dari laman Kemenag.go.id, Senin (20/05/2019).
 
Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran Pemda Kabupaten Tangerang, Kankemenag Kabupaten Tangerang, serta Pimpinan KBIH se-Kabupaten Tangerang ini, Ali Taher menuturkan ia telah memperoleh beberapa informasi terkait kendala yang mungkin dihadapi jika penyusunan kloter didasarkan pada zonasi atau wilayah. “Pertama adalah jemaahnya menjadi terpecah. Kedua kesulitan komunikasi. Ketiga kerumitan melakukan koordinasi yang itu menimbulkan kesulitan tersendiri buat jemaah,” kata Ali.
 
Ali pun menyampaikan, dia akan melakukan koordinasi dengan pemerintah agar peraturan tersebut dapat ditinjau kembali penerapannya. “Peraturan ini tujuannua memudahkan koordinasi, tapi buat KBIH hal itu menyulitkan karena jemaahnya kemana-mana. Belum lagi koordinasi di Haram dengan jutaan jemaah, mengumpulkan di satu titik bukan perkara mudah,” kata Ali.
 
Hal ini menurut Ali dapat menimbulkan tingginya biaya untuk melakukan koordinasi. “Oleh karena itu kita akan evaluasi. Kita akan lakukan revisi atas peraturan itu, agar tidak diberlakukan tahun ini. DPR akan lakukan pertemuan lagi dengan Kementerian Agama,” tuturnya.
 
Sementara, sebelumnya Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali menyampaikan Kemenag tahun ini menerapkan kebijakan penyusunan kloter murni berbasis wilayah untuk lebih memberdayakan Kantor Urusan Agama (KUA) dalam pelaksanaan bimbingan manasik. “Dengan basis wilayah, maka lokasi pembinaan manasik jemaah lebih dekat dengan KUA tempat tinggalnya, atau tidak lintas Kabupaten/Kota,” tegas Nizar di Jakarta, Sabtu (04/05/2019) lalu.
 
Nizar juga memastikan saat di tanah suci, KBIH tetap dapat melayani seluruh jemaahnya. “Bahkan KBIH akan lebih mudah melayani jemaahnya. Sebab, penempatan jemaahnya dipastikan berada dalam satu zona di Makkah. Sementara di Madinah berada di wilayah Markaziyah yang radiusnya dekat dengan Masjid Nabawi. Penyusunan kloter berbasis wilayah juga akan memberikan kemudahan KBIH dalam berkoordinasi. Juga mengatasi kendala bahasa, dan menu kedaerahan,” pungkasnya. (Rel)
T#g:Ali TaherDPR RIDPR-RIjamaah hajiKemenag RiKloter Haji
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Soal Regulasi Halal, Delegasi Uni Eropa Kunjungi BPJPH Kemenag RI

    Beritasumut.com-Delegasi Uni Eropa (European Union) berkunjung ke Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemena

  • 3 minggu lalu

    Presiden Jokowi Berharap RUU KUHP dan Sejumlah RUU Lain Dibahas DPR Periode Mendatang

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menunda menunda pengesahan sejumlah ranc

  • 4 minggu lalu

    PKUB Kemenag RI Gelar Dialog Lintas Agama di Papua

    Beritasumut.com-Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama menggelar Dialog Lintas Agama dengan tema Pemeliharaan dan Penguatan Kerukun

  • satu bulan lalu

    PPIH Canangkan Peningkatan Program Bimbingan Ibadah dan Pertahankan Sistem Zonasi di Tahun 2020

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M mendekati fase akhir. Penanggung Jawab Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nizar Ali m

  • satu bulan lalu

    Fase Akhir Penyelenggaraan Haji 1440H, Kloter Terakhir Pulang 15 September 2019

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M sudah mendekati fase akhir. Kelompok terbang (kloter) terakhir akan pulang dari Madinah men

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.