Senin, 14 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Aksi 2 Desember dan 4 Desember Tidak Perlu Dibentur-benturkan

Aksi 2 Desember dan 4 Desember Tidak Perlu Dibentur-benturkan

Jumat, 02 Desember 2016 05:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid.
Beritasumut.com-Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak perlu membentur-benturkan antara yang ikut unjuk rasa pada 2 Desember dan 4 Desember 2016.Hal itu disampaikan Hidayat sebagai bentuk respon atas adanya upaya dari beberapa pihak yang akan mengadakan unjuk rasa berbentuk Parade Bhinneka Tunggal Ika 4 Desember 2016, setelah dilangsungkannya Aksi Bela Islam Jilid III pada 2 Desember 2016.
 
“Jangan juga dibenturkan dengan seolah-olah nanti tanggal 4 akan ada Parade Bhinneke Tunggal Ika, dalam semangat menjadi pesaing terhadap agenda aksi 2 Desember. Atau koreksi terhadap agenda besok. Jadi, seolah-olah tanggal 2 adalah membahayakan Bhinneka dan NKRI. Menurut saya ini adalah hal yang tidak bertanggung jawab,” tegas Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/12/2016).
 
Sebab, Hidayat merujuk pada peristiwa sebelumnya di bulan November, di mana terdapat aksi bertema Parade Nusantara pada 19 November, yang seolah-olah merujuk pada peristiwa 4 November dengan kesan tidak nasionalis dan anti ke-Bhinneka-an.
 
“Padahal peristiwa 4 November adalah peristiwa sangat NKRI dan Bhinneka. Yang ikut tokoh lintas agama, Lieus Sungkarisma datang, Jaya Suprana datang, bahkan ada pengantin dari umat Kristiani yang ingin pemberkatan di Katedral, dihantarkan oleh peserta aksi untuk sampai masuk ke gereja,” tegas Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini.
 
Oleh karena itu, Hidayat memastikan bahwa peserta aksi bela Islam Jilid III adalah bagian dari aksi damai yang sama-sama mencintai NKRI dan menjaga keutuhan Indonesia. “Karenanya jangan dibentur-benturkan dengan agenda lain, yang seolah-olah kalau ada pembelahan semacam itu akan membahayakan kesatuan kita sebagai bangsa,” tegas Anggota Komisi Bidang Pertahanan dan Keamanan DPR RI ini.
 
Diketahui, masyarakat Indonesia direncanakan akan melangsungkan aksi unjuk rasa secara berturut-turut pada tanggal 2 Desember dan 4 Desember 2016 mendatang. Adapun mengenai agenda aksi unjuk rasa pada 2 Desember adalah terkait penegakan hukum terhadap tersangka kasus Penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama, sebagai bagian pula untuk menjaga kerukunan NKRI.(Rel)
 
T#g:2 Desember212AhokDemoPKSUnjuk Rasa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Demo Buruh di Depan Kantor DPRD Sumut, Kapolda Borong Semua Dagangan Pedagang dan Bagikan ke Masyarakat

    Beritasumut.com–Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mendatangi Gedung DPRD Sumut usai aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh buruh asal Medan

  • 2 minggu lalu

    Hendak Ikut Berdemo, 17 Pelajar Ini Kembali Diamankan Polrestabes Medan

    Beritasumut.com-Personil Polrestabes Medan kembali mengamankan belasan pelajar yang hendak mengikuti aksi demo di Gedung DPRD Sumut. Para pelajar y

  • 2 minggu lalu

    400 Mahasiswa Terjebak di Kerusuhan Demo di Gedung DPR RI, Marinir dan Brimob Bantu Evakuasi

    Beritasumut.com-Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa pada beberapa pekan terakhir ini terus bergulir. Diperkirakan lebih dari 400

  • 2 minggu lalu

    Tiga Pelajar Bawa Sajam dan Bom Molotov Saat Demo di Gedung DPRD Sumut Akan Dibina Polisi

    Beritasumut.com-Aksi demo pelajar pada Kamis (27/09/2019) dan Jumat (28/09/2019) di kawasan Gedung DPRD Medan dan Sumut Jalan Imam Bonjol yang memb

  • 2 minggu lalu

    Upacara di SMKN 5 Jalan Timor Medan, Kapolsek Medan Timur Pesankan Pentingnya Belajar

    Beritasumut.com-Kapolsek Medan Timur, Kompol Muhammad Arifin mengatakan para pelajar harusnya belajar bukan ikut-ikutan melakukan aksi demo. Jangan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.