Minggu, 22 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Ada Potensi Bukan Prediksi, Kepala BMKG Ajak Masyarakat Tidak Cemaskan Megathrust

Ada Potensi Bukan Prediksi, Kepala BMKG Ajak Masyarakat Tidak Cemaskan Megathrust

Rabu, 24 Juli 2019 13:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Sebagai negeri cincin api dan sabuk gunung api yang berada di atas lempeng-lempeng tektonik yang aktif, Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BKMG) Dwikorita Karnawati mengakui adanya potensi terjadinya megathrust di Indonesia yang berdasarkan hasil kajian, riset, ada potensi untuk mengalami gempa dengan kekuatan lebih dari 7 bahkan sampai 8 lebih.
 
“Itu harus kita ketahui bukan untuk ketakutan karena itu namanya potensi. Potensi itu beda dengan prediksi, kalau prediksi itu kepastiannya lebih tinggi,” kata Dwikorita menjawab wartawan usai mengikuti acara Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMGK), di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/07/2019).
 
Potensi itu, lanjut Kepala BMKG, ada kemungkinan. Tetapi ia mengingatkan, ilmu pengetahuan sampai saat ini belum bisa menjawab seberapa besarkah kemungkinannya kapan terjadinya.
 
Karena itu, dari pada kita ketakutan mengandai-andai kejadiannya kapan, Kepala BMKG menyarankan, selama kita berada di Indonesia mestinya kita bersiap.
 
“Mau tinggal di Lombok, mau tinggal di Jogja, mau tinggal di Jakarta, mau tinggal di manapun di Indonesia itu kalau dengan gempa kita akan mengalami ya, entah kapan,” tegas Dwikorita.
 
Oleh karena itu, menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, yang penting adalah mitigasi dan persiapan untuk menghadapi. Mitigasi, antisipasi, dan adaptasi. Selain itu, kita juga harus siapkan jalur evakuasi.
 
Jadi, lanjut Dwikorita, sekarang adalah era untuk persiapan, baik jalur evakuasi, tempat berkumpul, tempat berlindung, dan yang paling penting persiapan itu akan lebih ringan kalau tata ruangnya sejak awal sudah mengikuti zona yang aman dari bahaya.
 
“Jadi yang penting itu, bukan cemas kapan ya kalau nanti ada gempa, tsunami. Jadi lebih baik seperti itu, kita mengedukasi diri kita bersama-sama masyarakat, pemerintah daerah bekerja sama,” tutur Dwikorita.
 
Ia menegaskan, BMKG hadir di daerah juga dan salah satu tugasnya  adalah bagian dari sistem edukasi, bagian dari sistem mitigasi, dan juga bagian dari sistem peringatan dini.(rel)
T#g:BMKGMegathrustprediksi cuaca
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Gelombang Tinggi Terjadi di Perairan Nias dan Aceh, BMKG Minta Warga Waspada

    Beritasumut.com-Gelombang tinggi diperkirakan akan berpeluang terjadi di kawasan perairan Nias Sumatera Utara (Sumut) dan juga perairan Aceh. Tingg

  • satu bulan lalu

    Suhu Kota Medan Diprediksi Mencapai 32 Derajat Celcius

    Beritasumut.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat, saat ini pola tekanan di belahan bumi bagian selatan relatif lebih tinggi dar

  • 2 bulan lalu

    Soal Isu Megathurst, Presiden Jokowi Minta BNPB Persiapkan Masyarakat Hadapi Evakuasi

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui adanya potensi terjadinya gempa besar berkekuatan 9,0 Skala Richter (SR) atau yang sering di

  • 3 bulan lalu

    BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kekeringan

    Beritasumut.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga tangg

  • 3 bulan lalu

    BMKG: Suhu Panas Timur Tengah Tidak Berimbas ke Wilayah Indonesia

    Beritasumut.com-Beberapa hari terakhir ini, negara-negara di Timur Tengah dan Eropa mengalami suhu udara yang panas atau gelombang panas.Berdasarka

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.