Selasa, 25 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Ada Potensi Bukan Prediksi, Kepala BMKG Ajak Masyarakat Tidak Cemaskan Megathrust

Ada Potensi Bukan Prediksi, Kepala BMKG Ajak Masyarakat Tidak Cemaskan Megathrust

Rabu, 24 Juli 2019 13:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Sebagai negeri cincin api dan sabuk gunung api yang berada di atas lempeng-lempeng tektonik yang aktif, Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BKMG) Dwikorita Karnawati mengakui adanya potensi terjadinya megathrust di Indonesia yang berdasarkan hasil kajian, riset, ada potensi untuk mengalami gempa dengan kekuatan lebih dari 7 bahkan sampai 8 lebih.
 
“Itu harus kita ketahui bukan untuk ketakutan karena itu namanya potensi. Potensi itu beda dengan prediksi, kalau prediksi itu kepastiannya lebih tinggi,” kata Dwikorita menjawab wartawan usai mengikuti acara Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMGK), di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/07/2019).
 
Potensi itu, lanjut Kepala BMKG, ada kemungkinan. Tetapi ia mengingatkan, ilmu pengetahuan sampai saat ini belum bisa menjawab seberapa besarkah kemungkinannya kapan terjadinya.
 
Karena itu, dari pada kita ketakutan mengandai-andai kejadiannya kapan, Kepala BMKG menyarankan, selama kita berada di Indonesia mestinya kita bersiap.
 
“Mau tinggal di Lombok, mau tinggal di Jogja, mau tinggal di Jakarta, mau tinggal di manapun di Indonesia itu kalau dengan gempa kita akan mengalami ya, entah kapan,” tegas Dwikorita.
 
Oleh karena itu, menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, yang penting adalah mitigasi dan persiapan untuk menghadapi. Mitigasi, antisipasi, dan adaptasi. Selain itu, kita juga harus siapkan jalur evakuasi.
 
Jadi, lanjut Dwikorita, sekarang adalah era untuk persiapan, baik jalur evakuasi, tempat berkumpul, tempat berlindung, dan yang paling penting persiapan itu akan lebih ringan kalau tata ruangnya sejak awal sudah mengikuti zona yang aman dari bahaya.
 
“Jadi yang penting itu, bukan cemas kapan ya kalau nanti ada gempa, tsunami. Jadi lebih baik seperti itu, kita mengedukasi diri kita bersama-sama masyarakat, pemerintah daerah bekerja sama,” tutur Dwikorita.
 
Ia menegaskan, BMKG hadir di daerah juga dan salah satu tugasnya  adalah bagian dari sistem edukasi, bagian dari sistem mitigasi, dan juga bagian dari sistem peringatan dini.(rel)
T#g:BMKGMegathrustprediksi cuaca
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    BNPB Catat Lebih dari 400 Bencana Terjadi Hingga Minggu Ketiga Februari 2020

    Beritasumut.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 400 bencana terjadi hingga minggu ketiga Februari 2020, atau per 1

  • 4 minggu lalu

    Beri Dukungan Legalitas Formal, TNI dan BMKG Jalin Kerja Sama

    Beritasumut.com-Dalam rangka mendukung tugas-tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), TNI da

  • satu bulan lalu

    BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat pada 24-29 Januari 2020

    Beritasumut.com-Sirkulasi siklonik di sekitar Samudra Hindia Selatan Lampung yang diprakirakan akan terbentuk pada tanggal 24 hingga 26 Januari 202

  • satu bulan lalu

    BMKG Wilayah I Medan Bahas Pemetaan Daerah Rentan Gempa dengan Pemko Medan

    Beritasumut.com-BMKG Wilayah I Medan melakukan audensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi guna membahas pemetaa

  • satu bulan lalu

    BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat Hingga 23 Januari Mendatang

    Beritasumut.com-Sirkulasi siklonik di sekitar Selat Karimata saat ini masih teridentifikasi aktif dan menyebabkan terbentuknya pola konvergensi ser

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.