Kamis, 17 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • 99 Persen Karhutla Akibat Ulah Manusia, Kepala BNPB: Butuh Dukungan Semua Pihak

99 Persen Karhutla Akibat Ulah Manusia, Kepala BNPB: Butuh Dukungan Semua Pihak

Rabu, 18 September 2019 19:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menegaskan, instansi pemerintah tidak dapat mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sendirian. Solusinya butuh sinergi semua pihak untuk kolaborasi antara pemerintah dan daerah. 
 
“Karhutla adalah ancaman permanen, maka solusinya juga harus permanen,” kata Doni dirilis Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat (Kapusdatinmas) BNPB Agus Wibowo. 
 
Kepala BNPB itu menunjuk perlunya sinergi Pentahelix, yakni pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, dan akademisi. Ia menunjuk fakta di lapangan, pemerintah daerah yang dapat menjadi ujung tombak dalam pemadaman api sebelum membesar. Selain itu, menurut Kepala BNPB Doni Monardo, pola pencegahan lainnya adalah mengetatkan perolehan izin lingkungan, kewenangan yang dimiliki bupati atau kepala daerah. Disamping itu pemimpin daerah juga wajib melakukan pengawasan, memberikan sanksi atau tindakan administratif bagi yang melanggar. 
 
Kepala BNPB menegaskan, tidak semua permasalahan pemadaman diserahkan ke pemerintah pusat. Jika Kepala Daerahnya dapat menjadi contoh, elemen dibawahnya pasti juga mengikuti. Ia menunjuk contoh kepimpinan yang peduli dengan lingkungannya adalah Gubernur Jawa Tengah. Saat kebakaran hutan di Gunung Merbabu, Gubernur Jawa Tengah mau turun tangan ke lapangan. “Hal ini yang menjadi contoh, untuk aparat terkait dan masyarakat mau ikut berperan aktif memadamkan api," ungkap Doni. 
 
Doni Monardo mensinyalir motif dari pembakar hutan, adalah Land Clearing, karena lebih murah dan 99% karhutla akibat ulah manusia. Fenomena alam El Nino lemah juga yang menyebabkan kemarau panjang sehingga curah hujan sedikit dan api sulit dipadamkan. “Berdasarkan data yang saya kumpulkan semenjak 6 bulan dilantik. Karhutla disebabkan oleh manusia, 80% lahan terbakar berubah menjadi lahan perkebunan,” terang Doni. 
 
Doni menambahkan, pembakar hutan adalah kejahatan yang luar biasa. Tantangan kedepannya adalah mengubah perilaku masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, penegakkan hukum terhadap pembakar. Untuk itu, lanjut Doni, Pemerintah dan DPR harus bekerjasama mendukung untuk menindak tegas mafia yang menanam pohon sawit ilegal tersebut. Polri mencatat sudah ada 196 kasus, dengan 218 tersangka perorangan, dan 5 korporasi tersangka di tahun 2019.(BS09)
 
T#g:BNPBkarhutlakebakarankebakaran hutan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 10 jam lalu

    Tiga Pesawat TNI Berhasil Lakukan Modifikasi Cuaca di Sumatera dan Riau

    Beritasumut.com-Tiga pesawat TNI berhasil melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Sumatera dan Riau dengan melakukan penyemaian ga

  • 2 hari lalu

    Potensi Penyebaran Asap Karhutla Masih Tinggi, Masyarakat Diimbau Waspada

    Beritasumut.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai sebaran asap akibat dari kebaka

  • 5 hari lalu

    Kebakaran Rumah Kos Jalan Pintu Air, BPBD Medan Turunkan 4 Unit Mobil Pemadam

    Beritasumut.com-Kebakaran terjadi di 1 unit rumah kost-kostan yang berlokasi di Jalan Pintu Air Gang Langgar, Lingkungan 8, Kelurahan Sitirejo, Kec

  • satu minggu lalu

    Koramil 09/NL Bilah Hilir Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sei Kasih Labuhanbatu

    Beritasumut.com-Koramil 09/NL Bilah Hilir memberikan bantuan kepada warga korban kebakaran di Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labu

  • 2 minggu lalu

    Usai Dievakuasi, Pendaki Gunung Raung Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    Beritasumut.com-Sebanyak 13 orang pendaki termasuk 7 WNA Singapura yang terjebak di Gunung Raung, Jawa Timur akhirnya berhasil dievakuasi. &nbs

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.