Senin, 16 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • 722 Orang Pengidap HIV/AIDS di Medan Meninggal Dunia

722 Orang Pengidap HIV/AIDS di Medan Meninggal Dunia

Rabu, 00 0000 00:00:00
BAGIKAN:

Medan, (beritasumut.com)

Kasus HIV/AIDS di Kota Medan terus mengalami peningkatan sejak ditemukan pertama kali pada Tahun 1992. Tahun 2000 tercatat 39 kasus, Tahun 2005 terdeteksi 139 kasus, Tahun 2011 sudah 2.775 kasus¬ dan Tahun 2012 jumlah pengidap HIV/AIDS di Kota Medan sudah mencapai¬ 3.346 orang, sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 722 orang (menurut data Dinas Kesehatan Kota Medan per Oktober 2012).

Penegasan itu disampaikan Walikota Medan Rahudman Harahap diwakili Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Usma Polita saat membuka workshop Evaluasi Renstra Penanggulangan HIV/AIDS Kota medan Tahun 2011-2014 di Hotel Grand Antares, Jalan SM Raja, Medan, Senin (17/12/2012).

Rencana Strategis Penanggulangan HIV/AIDS Kota Medan Tahun 2011-2014 merupakan acuan bagi semua pihak, baik instansi pemerintah, swasta, LSM dan seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS secara terpadu.

Rencana strategis ini juga sebagai acuan bagi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dalam menyusun rencana kerja tahunan dan rencana anggaran tahunan, untuk itu dengan renstra yang baik diharapkan dapat memenuhi target pencapaian sasaran pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kota Medan, kata Usma Polita yang membacakan sambutan tertulis Walikota Medan.

‚ÄúPenularan HIV/AIDS cenderung lebih berpangkal dari faktor prilaku, khususnya perilaku seksual ataupun melalui alat suntik, resiko penularan tertinggi adalah melalui hubungan seksual dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril pada kelompok pengguna narkoba suntik (Penasun). Oleh karena itu upaya pencegahan dan penanggulangannya cenderung juga menjadi masalah sosial yang sangat pelik serta kompleks termasuk upaya identifikasi terhadap pengidapnya yang menunjukan fenomena gunung es,‚ÄĚ kata Usma Polita.

Workshop ini bertujuan melakukan evaluasi terhadap program yang telah dijalankan, apa yang pendorong, pendukung dan penghambat dalam merealisasikannya disamping itu juga untuk memutakhirkan program tindak lanjut ke depan sebagaimana telah disusun dalam renstra sehingga apa yang diharapkan akan tercapai sesuai dengan target yang telah direncanakan. (BS-024)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.