Senin, 16 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • 2013, Gerakan Persaudaraan Membela Masjid Dibentuk

2013, Gerakan Persaudaraan Membela Masjid Dibentuk

Selasa, 01 Januari 2013 14:45:00
BAGIKAN:
Ist

Medan, (beritasumut.com) – Kepala Humas Masjid Raudhatul Islam Sugandhi Siagian SH mengatakan, awal Tahun 2013 Kehumasyasan Badan Kenaziran Masjid (BKM) Raudhatul Islam segera membentuk sebuah organisasi kemasyarakatan yang bersifat sosial dan kemaslahatan ummat.

“Organisasi sosial ini diberi nama Gerakan Persaudaraan Membela Masjid (GPMM) yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah diantara sesama para pejuang pembela masjid disamping misi utamanya berjuang membela masjid yang dihancurkan secara sewenang-wenang oleh oknum-oknum yang mengutamakan kepentingan bisnis. Menjalin komunikasi aktif menyatukan persepsi dalam perjuangan membela ummat dan masjid. Memupuk rasa kepedulian kepada saudara sesama muslim untuk pencapaian peningkatan rasa kekeluargaan diantara kita Ummat Islam khususnya para pejuang pembela masjid beserta keluarganya,” jelas Sugandhi Siagian SH di sela-sela pembangunan kembali Masjid Raudhatul Islam, Jalan Putri Hijau Gang Peringatan, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (01/01/2013).

Dikatakan Gandhi yang juga Ketua Agama dan Dakwah Forum Bersama (FB) Laskar Merah Putih Markas Cabang Kota Medan ini, sesungguhnya persaudaraan dalam Islam itu tidak sebatas hanya pada abang, kakak, adik, uwak dan makcik tapi lebih dari itu. Persaudaraan karena ikatan aqidah yang  terpatri dalam Laa Illa Ha Ill Lallah Muhammadarasulullah adalah lebih tinggi tingkatan dan kemurniannya karena meliputi persaudaraan dunia akhirat. Persaudaraan diantara orang-orang beriman (tawakkal) tidak pernah dan tidak akan pernah terputus baik ketika hidup di dunia maupun ketika kita kelak hidup di akhirat.

Organisasi ini dibentuk dalam rangka memanifestasikan ungkapan persaudaraan diantara sesama muslim sehingga makna kata “saudara”  benar-benar dapat terwujud ditengah-tengah kehidupan masyarakat Islam. Artinya kita tetap bersaudara dikala kita berbahagia dan kita tetap bersaudara disaat-saat tertimpa musibah dan bersedih. Organisasi GPMM diplot memang lebih cenderung memihak kepada saudara-saudara kita para pejuang pembela masjid yang sedang berduka dan kemalangan (meninggal dunia/sakit) melalui ukhuwah Islamiyah, silaturahmi dan berbagai bantuan dalam bentuk moril maupun materil.

Lebih lanjut dijelaskan, sampai sejauh ini para pejuang pembela masjid dalam operasionalnya di lapangan belum pernah meminta bantuan dana kepada pihak-pihak tertentu. Kalaupun ada bantuan dana (bahan material bangunan) itu khusus diperuntukkan untuk pembangunan kembali Masjid Raudhatul Islam. Sedangkan dana operasional perjuangan membela masjid (termasuk anggaran untuk berdemo) ditanggulangi secara pribadi-pribadi.

“Sampai saat ini belum terpikirkan untuk meminta bantuan dana perjuangan kepada saudara-saudara muslim kita yang lain. Semua pejuang pembela masjid adalah pekerja sebagaimana layaknya masyarakat umum lainnya. Artinya mereka sudah mempunyai penghasilan sendiri untuk menafkahi kehidupan keluarganya dan tidak sedikit diantara mereka adalah orang-orang kaya yang peduli terhadap nasib Ummat Islam dan masjid. Jadi adalah sangat tidak benar ada suara-suara yang menuding umat Islam yang berjuang mempertahankan masjid adalah karena belum ‘mendapat’. Mendapat disini maksudnya adalah sebuah fitnah yang menuduh para umat Islam berjuang hanya untuk mendapatkan sejumlah ‘uang damai’ dari perusahaan (developer) yang meruntuhkan masjid demi kepentingan bisnisnya,” jelasnya.

Disarankan Gandhi yang juga Ketua Infokom dan Data DPC PPP Kota Medan ini, agar para tukang fitnah yang menuduh sembarangan seperti itu segera bertaubat kepada Allah SWT sebelum Malaikat Izro’il (maut) datang menjemput. Karena tukang-tukang fitnah dijamin hidupnya akan sengsara di dunia maupun nanti dikehidupan yang kedua yakni kehidupan di alam akhirat. (BS-001)
T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 tahun lalu

    Masjid Raudhatul Islam Medan Dibangun Dua Tingkat

    Medan, (beritasumut.com) – Masjid Raudhatul Islam direncanakan akan dibangun dua tingkat dengan kekuatan pondasi lima tingkat. Pembangunan dilaksanaka

  • 7 tahun lalu

    Masjid Raudhatul Islam Medan Dibangun Kembali

    Medan, (beritasumut.com) – Gema azan mengiringi peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Raudhatul Islam, Jalan Yos Sudarso Gang Persatuan, K

  • 7 tahun lalu

    Demo Mengecam Perubuhan Masjid Berakhir Bentrok

    Medan, (beritasumut.com) – Aksi unjukrasa ratusan umat Islam mengecam perubuhan Masjid Raudhatul Islam di depan Hotel Emerald Garden, Jalan Putri Hija

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.