Senin, 24 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • 138 Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Solok Selatan, Sumbar

138 Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Solok Selatan, Sumbar

Jumat, 15 September 2017 17:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Di saat sebagian besar wilayah Indonesia masih menghadapi musim kemarau sehingga menyebabkan kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan, banjir bandang justru terjadi di Solok Selatan. Hujan deras yang turun menyebabkan banjir bandang di 4 jorong di Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat pada Kamis malam (14/9/2017) pukul 20.30 Wib.
 
Banjir bandang disertai lumpur, kayu dan batu menerjang permukiman dan lahan pertanian. Sebanyak 138 unit rumah rusak dan 160 KK (571 jiwa) terdampak banjir bandang di Jorong Bancah Anak Lolo, Batang Lolo Atas, Batu Kulambai dan Batang Lolo. Beberapa rumah masyarakat dipenuhi dengan air dan lumpur hingga mencapai ketinggian 75 centimeter. "Tidak ada korban jiwa dari banjir bandang ini. Sebanyak 42 KK mengungsi di rumah saudaranya," ujar Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Jumat (15/09/2017).
 
Sutopo menyebutkan, data sementara tercatat di Jorong Bancah Anak Lolo 56 KK (218 jiwa) terdampak, 46 unit rumah rusak (12 rusak berat, 6 rusak sedang, 28 rusak ringan), Jorong Batang Lolo Atas 62 KK (224 jiwa) terdampak, 59 unit rumah rusak (11 rusak berat, 48 rusak ringan), Jorong Batu Kulambai 41 KK (126 jiwa) terdampak, 32 rumah rusak (19 rusak berat, 13 ruska ringan) dan Jorong Batang Lolo 1 KK (3 jiwa) terdampak, dan 1 unit rumah rusak ringan. Kelompok rentan yang terdampak tercatat sebanyak 17 jiwa lansia, 25 balita dan 1 jiwa disabel. 
 
BPBD Kabupaten Solok Selatan bersama BPBD Provinsi Sumatera Barat, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD dan relawan melakukan penanganan darurat. "Evakuasi warga dilakukan saat banjir bandang. Bupati Solok Selatan telah menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari dari 15-22 September 2017. Posko tanggap darurat dan dapur umum didirikan. Bantuan makanan siap saji telah disalurkan kepada warga sebanyak 534 bungkus. BPBD juga telah menyalurkan selimut kepada korban," jelas Sutopo.
 
Saat ini banjir bandang sudah surut dan menyisakan lumpur. Alat berat dibutuhkan untuk membersihkan lumpur, dan membuka akses jalan yang tertutup material, selain itu juga peralatan mesin pemotong kayu. "Selain itu, kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan siap saji, air bersih, pakaian, alat-alat kebersihan, tenaga relawan membantu membersihkan lingkungan dan sanitasi.Pendataan masih dilakukan oleh BPBD Solok Selatan," pungkas Sutopo. (BS03)
T#g:BNPBBanjirBanjir BandangSolok SelatanSumbar
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    BNPB dan Gojek Jalin Kerja Sama Penanggulangan Bencana

    Beritasumut.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Gojek menjalin kerja sama dalam penanggulangan Bencana Indonesia. Ini merupakan up

  • satu minggu lalu

    Polrestabes Medan Pantau Kenaikan Debit Air Sungai Deli Medan

    Beritasumut.com-Satuan Sabhara Polrestabes Medan melakukan pemantauan kenaikan debit air di sepanjang Sungai Deli Medan. Hal ini dilakukan guna men

  • satu minggu lalu

    Hujan Deras, Beberapa Wilayah di Kota Medan Terendam Banjir

    Beritasuumt.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Sabtu (15/02/2020) membuat beberapa wilayah terendam banjir. Setidaknya di wilayah hukum

  • satu minggu lalu

    Plt Wali Kota Medan Perintahkan Dinas PU dan OPD Terkait Lakukan Normalisasi Parit Bengkel

    Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau Parit Bengkel yang berlokasi di Jalan Pasar Bengkel, Kecam

  • 2 minggu lalu

    BNPB Catat Lebih dari 400 Bencana Terjadi Hingga Minggu Ketiga Februari 2020

    Beritasumut.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 400 bencana terjadi hingga minggu ketiga Februari 2020, atau per 1

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.