Jumat, 20 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • 138 Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Solok Selatan, Sumbar

138 Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Solok Selatan, Sumbar

Jumat, 15 September 2017 17:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Di saat sebagian besar wilayah Indonesia masih menghadapi musim kemarau sehingga menyebabkan kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan, banjir bandang justru terjadi di Solok Selatan. Hujan deras yang turun menyebabkan banjir bandang di 4 jorong di Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat pada Kamis malam (14/9/2017) pukul 20.30 Wib.
 
Banjir bandang disertai lumpur, kayu dan batu menerjang permukiman dan lahan pertanian. Sebanyak 138 unit rumah rusak dan 160 KK (571 jiwa) terdampak banjir bandang di Jorong Bancah Anak Lolo, Batang Lolo Atas, Batu Kulambai dan Batang Lolo. Beberapa rumah masyarakat dipenuhi dengan air dan lumpur hingga mencapai ketinggian 75 centimeter. "Tidak ada korban jiwa dari banjir bandang ini. Sebanyak 42 KK mengungsi di rumah saudaranya," ujar Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Jumat (15/09/2017).
 
Sutopo menyebutkan, data sementara tercatat di Jorong Bancah Anak Lolo 56 KK (218 jiwa) terdampak, 46 unit rumah rusak (12 rusak berat, 6 rusak sedang, 28 rusak ringan), Jorong Batang Lolo Atas 62 KK (224 jiwa) terdampak, 59 unit rumah rusak (11 rusak berat, 48 rusak ringan), Jorong Batu Kulambai 41 KK (126 jiwa) terdampak, 32 rumah rusak (19 rusak berat, 13 ruska ringan) dan Jorong Batang Lolo 1 KK (3 jiwa) terdampak, dan 1 unit rumah rusak ringan. Kelompok rentan yang terdampak tercatat sebanyak 17 jiwa lansia, 25 balita dan 1 jiwa disabel. 
 
BPBD Kabupaten Solok Selatan bersama BPBD Provinsi Sumatera Barat, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD dan relawan melakukan penanganan darurat. "Evakuasi warga dilakukan saat banjir bandang. Bupati Solok Selatan telah menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari dari 15-22 September 2017. Posko tanggap darurat dan dapur umum didirikan. Bantuan makanan siap saji telah disalurkan kepada warga sebanyak 534 bungkus. BPBD juga telah menyalurkan selimut kepada korban," jelas Sutopo.
 
Saat ini banjir bandang sudah surut dan menyisakan lumpur. Alat berat dibutuhkan untuk membersihkan lumpur, dan membuka akses jalan yang tertutup material, selain itu juga peralatan mesin pemotong kayu. "Selain itu, kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan siap saji, air bersih, pakaian, alat-alat kebersihan, tenaga relawan membantu membersihkan lingkungan dan sanitasi.Pendataan masih dilakukan oleh BPBD Solok Selatan," pungkas Sutopo. (BS03)
T#g:BNPBBanjirBanjir BandangSolok SelatanSumbar
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 13 jam lalu

    Percepat Penanggulangan Banjir di Sumut, Gubernur Sambut Baik Konsep dari Kementerian PUPR

    Beritasumut.com–Untuk mempercepat penanggulangan banjir di Sumatera Utara (Sumut), khususnya Kota Medan dan sekitarnya, Pemerintah Provinsi (

  • 2 hari lalu

    99 Persen Karhutla Akibat Ulah Manusia, Kepala BNPB: Butuh Dukungan Semua Pihak

    Beritasumut.com-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menegaskan, instansi pemerintah tidak dapat mengatasi masalah keba

  • 5 hari lalu

    Panglima TNI Pimpin Rakor Penanggulangan dan Pencegahan Karhutla di Riau

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP didampingi Gubernur  Riau Drs H Syamsuar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Be

  • 6 hari lalu

    Padamkan Kebakaran Hutan di Sumatera, Pemerintah Kerahkan Puluhan Helikopter

    Beritasumut.com-Pemerintah mengerahkan sebanyak 50 helikopter dari berbagai kementerian/lembaga, TNI, Polri, dan swasta untuk melakukan water bombi

  • 2 minggu lalu

    Pemprov Sumut Apresiasi Sumbar Expo 2019 Digelar di Kota Medan

    Beritasumut.com–Sumatera Barat Expo 2019 diyakini membawa dampak positif terhadap kegiatan perekonomian di Sumatera Utara (Sumut). Karena itu

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.