Senin, 17 Juni 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • 101 Prajurit TNI Kogasgabpad Ditarik dari Sulawesi Tengah

101 Prajurit TNI Kogasgabpad Ditarik dari Sulawesi Tengah

Jumat, 02 November 2018 23:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Setelah bertugas kurang lebih satu bulan bergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) penanggulangan bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi, sebanyak 101 Prajurit TNI dari Divisi Infanteri 1 Kostrad (Divif-1/Kostrad) yang dipimpin oleh Mayor Ckm Nanang Setiaerwan, S.Kep. selesai melaksanakan tugas dan ditarik dari Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
 
101 Prajurit Kostrad yang kembali ke induk satuannya, terdiri dari 49 personel Batalyon Kesehatan (Yonkes) 1 Kostrad, 32 personel Batalyon Perbekalan dan Angkutan (Yon Bekang) 1 Kostrad dan 20 personel Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 9-1 Kostrad.  Hari ini, kembali ke Jakarta dengan menggunakan KRI Teluk Manado 537 embarkasi dari Dermaga Pantoloan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
 
Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI Tri Soewandono dalam pengarahannya saat melepas pasukan Divif-1/Kostrad  bertempat di Lapangan Tenis Syaiful Anwar Markas Komando Resort Militer (Makorem) 132/Tadulako, Kota Palu, Jumat (2/11/2018), mengatakan bahwa prajurit TNI dari Divif-1/Kostrad telah melaksanakan tugasnya dengan baik. “Tugas ini adalah tugas mulia untuk memulihkan situasi pasca terjadi bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi. Atas nama Kogasgabpad, saya mengucapkan terima kasih, pengalaman ini adalah pengalaman yang sangat berharga,” ujarnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Tri Soewandono mengatakan agar pelaksanaan bantuan selama ini dilakukan evaluasi, sehingga selalu siap apabila mendapatkan perintah untuk melaksanakan tugas bantuan bagi korban bencana alam lain. “Pengalaman dalam pelaksanaan tugas jadikan bahan evaluasi untuk pelaksanaan tugas kedepan,” ucapnya.
 
Di akhir sambutannya, Panglima Kogasgabpad menyampaikan terima kasih kepada prajurit TNI yang telah melaksanakan tugas dengan baik dalam membantu masyarakat terkena dampak musibah bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah, mulai dari evakuasi, pemberian pertolongan kesehatan, mendirikan tenda-tenda pengungsian, sarana MCK, dan pelayanan dapur umum, pelaksanaan trauma healing serta bantuan lainnya. “Semuanya dikerjakan dengan rasa senang, tulus dan ikhlas. Semua yang dikerjakan prajurit adalah pengabdian kepada masyarakat, dan profesionalisme TNI untuk rakyat,” katanya. (Rel)
T#g:Gempa PaluPrajurit TNITNI KogasgabpadTsunami Donggala
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Selama 2 Minggu Prajurit Kodam I/BB Bersihkan DAS Sei Babura

    Beritasumut.com-Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kodam I/Bukit Barisan pada 20 Juni 2019 mendatang, aneka kegiatan dalam bentuk karya bakti t

  • 2 bulan lalu

    Prajurit TNI Siap Toreh Prestasi di Kejuaraan CISM di China

    Beritasumut.com-Komite Olahraga Miter Indonesia (KOMI) TNI akan berencana menyiapkan sejumlah personel TNI untuk mengikuti even kejuaran olahraga m

  • 3 bulan lalu

    Ratusan Ribu Prajurit TNI-Polri Apel Pengamanan Pemilu 2019

    Beritasumut.com-Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto, bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, dan Kapolri Jenderal Pol Prof H

  • 4 bulan lalu

    Panglima TNI Sebut Prajurit Profesional adalah Prajurit yang Patuh Hukum

    Beritasumut.com-Penegak hukum adalah ujung tombak kepatuhan terhadap hukum itu sendiri. Untuk itu, setiap Polisi Militer harus terlebih dulu memili

  • 6 bulan lalu

    Penmil PTRI Kunjungi Prajurit TNI Konga XXIII-M/Unifil di Lebanon Selatan

    Beritasumut.com-Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Penmil PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Brigjen TNI Fulad SSos M

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.