Senin, 23 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • 100 Prajurit TNI Bantu Relokasi Pengungsi di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu

100 Prajurit TNI Bantu Relokasi Pengungsi di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu

Rabu, 10 Oktober 2018 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Sebanyak 100 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) dan Batalyon Infanteri Raider 600/Modang membantu relokasi para pengungsi korban bencana gempa bumi dan tsunami yang berada di komplek Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Rabu (10/10/2018).
 
Proses jalannya relokasi para pengungsi korban bencana gempa bumi dan tsunami ke tempat penampungan sementara di Lapangan Pakih Rasyid milik Komando Resort Militer 132/Tadulako (Korem 132/Tadulako) yang berjarak 500 meter dari Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, dipimpin langsung oleh Asisten Teritorial Komando Tugas Gabungan Terpadu (Aster Kogasgabpad) Kolonel Inf M Muchidin.
 
Aster Kogasgabpad Kolonel Inf M. Muchidin mengatakan bahwa relokasi para pengungsi yang dilakukan oleh 100 personel TNI tersebut bertujuan agar aktifitas sehari-hari disekitar Bandara Mutiara Sis Al-Juefri Palu dapat berjalan lancar dan tidak terganggu dengan adanya para pengungsian yang masih berada di sekitar bandara. “Terdapat sekitar 370 orang pengungsi yang masih bertahan di komplek bandara, dan mulai hari ini akan kita pindahkan ke tempat yang lebih aman dan representatif yaitu di Lapangan Pakih Rasyid milik Korem 132/Tadulako,” ujarnya.
 
Ditambahkan pula bahwa selain membantu melakukan relokasi bagi para pengungsi, para prajurit TNI juga melakukan pembersihan disekitar bandara yang menjadi tempat pengungsian pasca bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi beberapa waktu lalu. Menurut Kolonel Inf M Muchidin, dari 370 orang pengungsi sebagian besar ingin kembali ke rumah masing-masing karena saat ini kondisi Kota Palu sudah berangsur-angsur pulih. “Fasilitas umum sudah berfungsi dengan baik seperti listrik telah menyala, perkantoran sudah buka dan beberapa pasar telah normal kembali,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Abdulah (56) salah satu pengungsi yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami  mengatakan bahwa sebagian besar para pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. “Hari ini saya akan pulang ke rumah setelah sepuluh hari mengungsi di bandara, dan saya mau membersihkan rumah yang sudah beberapa hari saya tinggalkan,” katanya. (Rel)
T#g:Bandara PaluGempa PaluPrajurit TNIRelokasi PengungsiTsunami Donggala
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Prajurit dan PNS TNI Program Pasca Sarjana Ikuti Seminar Manajemen SDM di Mabes TNI Cilangkap

    Beritasumut.com-Sebanyak 30 Mahasiswa Program Pasca Sarjana, terdiri dari Prajurit dan PNS di lingkungan TNI mengikuti Seminar Manajemen Sumber

  • satu bulan lalu

    Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Torehkan Prestasi di Medan Operasi

    Beritasumut.com-Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY di bawah Mayor Inf Danang Biantoro SIP MSi sebagai Dansatgas, menjuarai perlombaa

  • satu bulan lalu

    Semarak HUT RI ke-74, Prajurit TNI Gelar Perlombaan di Kampung Bupul Merauke

    Beritasumut.com-Nuansa semarak menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG

  • satu bulan lalu

    Hari Pramuka ke-58, Prajurit Pamtas RI-PNG Berikan Materi Bela Negara ke Pelajar SMP

    Beritasumut.com-Prajurit TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) dari Batalyon Infanteri Meka

  • satu bulan lalu

    Prajurit TNI Pamtas RI-PNG Yonif 411/Pandawa Berhasil Amankan 3.333 Botol Miras Ilegal

    Beritasumut.com-Prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatas

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.