Selasa, 18 Juni 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • 'Bangkai' yang Membuat Kampus Unimed Senang dan Bangga

'Bangkai' yang Membuat Kampus Unimed Senang dan Bangga

Minggu, 12 Mei 2019 07:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Senang sekaligus bangga, mungkin itulah ungkapan pas yang dirasakan Kampus 'Hijau' Universitas Negeri Medan (Unimed). Pasalnya, di halaman Ruang Kaca Biologi FMIPA, para mahasiswa dan masyarakat bisa melihat bunga bangkai yakni Amorphophallus Aeoniifolius yang sedang mekar.
 
Dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (12/05/2019), bunga ini mekar sejak Selasa (07/05/2019) kemarin. Amorpophallus paeoniifolius adalah salah satu jenis bunga bangkai yang berasal dari keluarga araceae (talas-talasan) biasanya tumbuh di Hutan Hujan Tropis dataran rendah. Tanaman ini memiliki umbi, batang, hingga akar sendiri sehingga bisa mencari makan sendiri, tingginya bisa mencapai 2,5 meter, dengan lebar 1,5 meter saat mekar. Amorpophallus paeoniifolius dapat tumbuh melalui biji bunga dan juga umbi. 
 
Namun, jika dari biji, tanaman tersebut perlu puluhan tahun untuk tumbuh dan berbunga. Jika dari umbi, tanaman tersebut akan tumbuh lebih cepat tergantung usia dari umbi yang ditemukan di hutan.
 
Awalnya tumbuhan ini ditanam pada tahun 2011 oleh Yusran E. Ritonga stambuk 2006 Salah satu anggota Biologi Pecinta Alam (Biota) Sumut. Bibitnya sendiri dibawa oleh Nani Yusnita Pendidikan Biologi B Stambuk 2009 dari Langkat, Sumatera Utara. Dan tahun 2019 ini baru mengeluarkan bunganya.Mekarnya bunga bangkai tersebut, menyedot perhatian mahasiswa. Banyak mahasiswa yang penasaran dan berswafoto dengan tanaman unik ini. Untuk mencegah tangan-tangan jahil, Mahasiswa Biologi Unimed berinisiatif memberi batas aman para pengunjung dan dilengkapi dengan spanduk berisikan keterangan singkat tanaman tersebut.
 
Dekan FMIPA Dr Martina Restuati MSi mengaku senang dengan mekarnya bunga bangkai, setelah dinantikan beberapa tahun. “Bunga bangkai ini selalu disebut dalam mata pelajaran biologi dan selalu dicari dan dinantikan oleh mahasiswa Biologi karena termasuk bunga yang unik, banyak perbedaannya dengan bunga pada tumbuhan lain baik dari bentuk aroma dan fungsinya". 
 
"Selain itu butuh waktu lama paling cepat 5 tahun baru muncul bunganya itupun kalau lingkungannya mendukung. Alhamdulillah, bisa berbunga di areal Rumah Kaca Biologi Unimed sehingga mahasiswa bisa langsung mengamati dan mempelajarinya tidak hanya melihat gambar. Tumbuhan-tumbuhan lainnya akan kita kembangkan dan budidayakan, semoga menjadi daya tarik Unimed sebagai kampus hijau di Sumatera Utara,” ujar Martina.(BS09)
T#g:Amorphophallus AeoniifoliusBiologiBungaBunga bangkaiUnimed
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Tak Sekedar Jadi Bahan Masak, Mahasiswa Unimed Manfaatkan Andaliman sebagai Parfum

    Beritasumut.com-Andaliman selama ini hanya digunakan sebagai bahan masak. Pemanfaatan andaliman menjadi parfum merupakan inovasi baru dalam keberda

  • 3 minggu lalu

    Ciptakan Hodmach, Mahasiswa Unimed Bikin Mesin Pendeteksi Sejarah

    Beritasumut.com–Tiga mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed), yaitu Muhammad Falah Nasution, Muhammad Arif Sahron Nasution, dan Samaiyah,

  • 3 minggu lalu

    PSGPA Unimed Beri Pembekalan Penelitian Gender Bagi Mahasiswa

    Beritasumut.com-PSGPA Unimed megadakan Pembekalan Dalam Rangka Validasi, FGD Dan Indepth Interview Pada Tim PSGPA dan Mahasiswa dengan menghadirkan

  • 4 minggu lalu

    Rektor Unimed Minta kepada Mahasiswa untuk Jaga Kebersamaan

    Beritasumut.com-Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd meminta kepada civitas akademika harus selalu menjaga kebersamaan. Sehingga proses belajar-

  • 4 minggu lalu

    Kapolrestabes Medan dan Dandim 0201/BS Pimpin Apel Gabungan Patroli Skala Besar

    Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi dan Dandimtabes 0201/BS Kol Inf Yudha Rismansyah pimpin apel gabungan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.