Pendidikan

Terkait Penerimaan Siswa Baru, Polda Sumut Didesak Segera Tangkap Kadisdik Medan


Terkait Penerimaan Siswa Baru, Polda Sumut Didesak Segera Tangkap Kadisdik Medan
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Penerimaan siswa baru.
Beritasumut.com-Kesatuan Supir dan Pemilik Angkutan Umum (Kesper) Sumut mendesak Polda Sumut untuk segera menangkap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan, Marasutan Siregar, terkait adanya dugaan kutipan uang dari para Kepala Sekolah (Kepsek) SMP, SMA dan SMK di Medan pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada 20 Juli 2016 lalu.
 
"Kami datang berdasarkan undangan Dir Reskrimsus Kombes Pol Toga H Panjaitan, namun kami tidak diterima. Maka kami akan langsung menemui Kapolri dan Mendikbud untuk menyampaikan permasalahan ini, kiranya pak Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan anggotnya (Poldasu) menindaklanjuti laporan dugaan korupsi yang kami sampaikan," tegas Ketua Kesper Sumut Israel Situmeang kepada wartawan, Jumat (16/09/2016).
 
Dia menjelaskan, pada tanggal 20 Juli 2016, sedikitnya 70 orang kepala sekolah SMP, SMA dan SMK, dikumpulkan Marasutan Siregar di Hotel JW Marriot.Kemudian, satu persatu para Kepsek itu dipanggil ke kamar 1822 dan setiap Kepsek diperintahkan menyetor uang Rp25 juta, dengan penyetoran dua kali yakni Rp15 juta dan Rp10 juta. Pemanggilan para Kepsek tersebut tidak lama seusai penerimaan para siswa baru."Saat itu, saya ada di JW Marriot, namun saya tidak bisa masuk ke kamar 1822, tempat penyetoran uang yang dikumpulkan oleh oknum Kepsek SMPN 3," jelasnya.
 
Dia mengatakan, penyetoran uang itu diakui salah seorang kepala sekolah. "Kepala sekolah itu bilang sama saya, bahwa mereka ada dikutip uang masing-masing Rp25 juta. Pertama kami sudah setor Rp15 juta tapi sekarang kami diminta lagi menyetor Rp10 juta," kata Israel menirukan perkataan oknum kepala sekolah itu.
 
Karena tidak diperbolehkan masuk, sambungnya, dia langsung menghubungi Walikota Medan, Dzulmi Eldin. Sekitar 15 menit kemudian, Eldin bersama wakilnya, Akhyar Nasution tiba di JW Marriot."Walikota dan Wakil Walikota berusaha menenangkan saya, dengan alasan akan menindak Kadisdik. Tapi saya tetap pada pendirian, Kadisdik Medan Marasutan Siregar harus masuk penjara," tegas Israel.
 
Atas kejadian itu, tambah Israel, pihaknya melapor ke Polda Sumut sekaligus berupaya menemui Kapoldasu untuk memaparkan kasus tersebut.Sementara, Kadisdik Medan, Marasutan Siregar yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat ke no HP 0811652xxx dan 085277647xxx, soal tuduhan pengutipan uang dari para Kepsek se-Kota Medan itu tak memberikan balasan.(BS04)

Tag: Polda Sumut