Kamis, 22 Agustus 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Tahun Ini, Ujian Sekolah Berstandar Nasional SD Hanya Tiga Mata Pelajaran

Tahun Ini, Ujian Sekolah Berstandar Nasional SD Hanya Tiga Mata Pelajaran

Minggu, 14 Januari 2018 15:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Mulai tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan kebijakan baru untuk ujian akhir di jenjang sekolah dasar (SD), yakni dengan menerapkan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) bagi peserta didik kelas 6. USBN di tingkat SD hanya menguji tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
 
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Totok Suprayitno mengatakan, sebelumnya pada tahun 2017 ada dua jenis ujian di jenjang SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), yaitu US/M dan Ujian Sekolah. Kemudian tahun ini berubah menjadi USBN dan Ujian Sekolah. Lima mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Sekolah adalah Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Seni Budaya dan Keterampilan, dan Penjaskes dan Olahraga.
 
Dengan perubahan format ujian dari US/M menjadi USBN, maka berubah pula pola pembuatan naskah soal ujian. Sebelumnya, pada US/M, sebanyak 25 persen soal disiapkan oleh Pusat sebagai soal jangkar atau anchor, dan 75 persen soal disiapkan oleh guru dan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama. 
 
Sekarang, pada USBN 2018, sebesar 20 persen hingga 25 persen soal disiapkan oleh Pusat sebagai soal jangkar (anchor), dan 75 persen hingga 80 persen disiapkan oleh guru yang tergabung dalam kelompok kerja guru (KKG).“Sedangkan untuk ujian sekolah atau US, 100 persen soal disiapkan sekolah berdasarkan kisi-kisi nasional yang disiapkan oleh pusat,” ujar Totok dilansir dari laman kemdikbud.go.id, Minggu (14/01/2018).
 
Totok menambahkan, soal untuk USBN SD juga akan menyertakan esai sebanyak 10 persen dari total soal. Hal ini berbeda dengan US/M yang berlaku pada tahun sebelumnya, di mana semua soal berbentuk pilihan ganda.
 
Kemudian untuk lima mata pelajaran pada Ujian Sekolah, soal-soal akan dibuat oleh guru masing-masing sekolah. Meksipun begitu, Kemendikbud akan mendorong guru-guru untuk membuat soal Ujian Sekolah dengan kombinasi antara pilihan ganda dan esai. “Esai sangat bagus untuk kompetensi generasi abad 21,” ujar Totok.
 
Secara teknis, untuk SD/MI yang sudah bisa menerapkan ujian berbasis komputer, soal-soal berbentuk pilihan ganda akan dikerjakan dengan menggunakan komputer, baik untuk USBN maupun Ujian Sekolah. Kemudian soal esai akan dikerjakan siswa pada kertas esai (secara manual). (BS08)
 
T#g:SDSekolahUASUSBNUjian Nasional
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Tabligh Akbar di Masjid Agung Medan Bersama UAS, Gubernur Sumut Ingatkan Manfaat Sedekah

    Beritasumut.com–Ribuan warga Kota Medan dan sekitarnya memadati Masjid Agung Medan, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (20/08/2019). Je

  • 4 hari lalu

    Besok, Ustadz Abdul Somad Tabligh Akbar di Masjid Agung Medan

    Beritasumut.com-Ustadz H Abdul Somad Lc MA dijadwalkan akan mengisi tausyiah Tabligh Akbar di Masjid Agung Sumut di Jalan Pangeran Diponegoro Medan

  • 4 hari lalu

    Bupati Batubara Serahkan Seragam Sekolah Gratis

    Beritasumut.com-Bupati Batubara Ir H Zahir MAP menyerahkan ribuan seragam sekolah gratis kepada pelajar SD dan SMP/sederajat se-Kabupaten Batubara.

  • satu minggu lalu

    BKDPSDM Pemko Medan Gelar Diklat Kepemimpinan Eselon IV

    Beritasumut.com-Pemko Medan melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan menggelar Pendidikan dan Pel

  • 2 minggu lalu

    Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Pakpak Bharat Jajaki Kerjasama dengan Unhan

    Beritasumut.com-Sebagai langkah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pak

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.