Sabtu, 20 Januari 2018
  • Home
  • Pendidikan
  • Tahun Ini, Ujian Sekolah Berstandar Nasional SD Hanya Tiga Mata Pelajaran
pilkada beritasumut.com

Tahun Ini, Ujian Sekolah Berstandar Nasional SD Hanya Tiga Mata Pelajaran

Minggu, 14 Januari 2018 15:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Mulai tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan kebijakan baru untuk ujian akhir di jenjang sekolah dasar (SD), yakni dengan menerapkan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) bagi peserta didik kelas 6. USBN di tingkat SD hanya menguji tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
 
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Totok Suprayitno mengatakan, sebelumnya pada tahun 2017 ada dua jenis ujian di jenjang SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), yaitu US/M dan Ujian Sekolah. Kemudian tahun ini berubah menjadi USBN dan Ujian Sekolah. Lima mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Sekolah adalah Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Seni Budaya dan Keterampilan, dan Penjaskes dan Olahraga.
 
Dengan perubahan format ujian dari US/M menjadi USBN, maka berubah pula pola pembuatan naskah soal ujian. Sebelumnya, pada US/M, sebanyak 25 persen soal disiapkan oleh Pusat sebagai soal jangkar atau anchor, dan 75 persen soal disiapkan oleh guru dan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama. 
 
Sekarang, pada USBN 2018, sebesar 20 persen hingga 25 persen soal disiapkan oleh Pusat sebagai soal jangkar (anchor), dan 75 persen hingga 80 persen disiapkan oleh guru yang tergabung dalam kelompok kerja guru (KKG).“Sedangkan untuk ujian sekolah atau US, 100 persen soal disiapkan sekolah berdasarkan kisi-kisi nasional yang disiapkan oleh pusat,” ujar Totok dilansir dari laman kemdikbud.go.id, Minggu (14/01/2018).
 
Totok menambahkan, soal untuk USBN SD juga akan menyertakan esai sebanyak 10 persen dari total soal. Hal ini berbeda dengan US/M yang berlaku pada tahun sebelumnya, di mana semua soal berbentuk pilihan ganda.
 
Kemudian untuk lima mata pelajaran pada Ujian Sekolah, soal-soal akan dibuat oleh guru masing-masing sekolah. Meksipun begitu, Kemendikbud akan mendorong guru-guru untuk membuat soal Ujian Sekolah dengan kombinasi antara pilihan ganda dan esai. “Esai sangat bagus untuk kompetensi generasi abad 21,” ujar Totok.
 
Secara teknis, untuk SD/MI yang sudah bisa menerapkan ujian berbasis komputer, soal-soal berbentuk pilihan ganda akan dikerjakan dengan menggunakan komputer, baik untuk USBN maupun Ujian Sekolah. Kemudian soal esai akan dikerjakan siswa pada kertas esai (secara manual). (BS08)
 
T#g:SDSekolahUASUSBNUjian Nasional
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 14 jam lalu

    Ketua APSI Kota Medan: Pengukuhan APSI Kota Medan di Unimed Ilegal

    Beritasumut.com-Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kota Medan masa bakti 2014-2019 Lambok Pemancar Saragih SPd ST Msi mengungkapkan j

  • 2 hari lalu

    Soal Impor Beras, DPR Minta Sinergitas Data Antar Kementerian

    Beritasumut.com-Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi partai NasDem Sulaeman L Hamzah menilai kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pe

  • 2 hari lalu

    Pasokan Beras di Daerah Cukup, DPR Minta Impor Beras untuk Jawa Saja

    Beritasumut.com-Harga beras di beberapa daerah di Indonesia mengalami kenaikan hingga melewati batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan p

  • 4 hari lalu

    Pasca Keputusan MK, KPU Perlu Urusi Administrasi Parpol

    Beritasumut.com-Mahkamah Konstitusi (MK) baru saja mengabulkan uji materi terkait verifikasi parpol dalam Pasal 173 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 201

  • satu minggu lalu

    Pelaku Pembunuhan Rosdelina Boru Sihaloho Diringkus Polisi

    Beritasumut.com-Setelah 6 hari diburu, petugas Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Purba berhasil meringkus pelaku pembunuhan sadis Rosdelina

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.