Minggu, 08 Desember 2019

Soal Ujian Nasional 2018 Akan Dibuat Lebih Bervariasi

Senin, 19 Juni 2017 19:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pada penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana membuat soal UN lebih bervariasi. Soal UN tahun 2018 sebagian besar memang masih berupa pilihan ganda. Namun, Kemendikbud juga akan menggunakan soal yang tidak hanya berupa pilihan ganda. Beberapa soal bisa berupa mengisi jawaban, pilihan yang tidak tunggal, esai, atau bentuk lainnya.
 
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, Nizam mengatakan, bentuk soal UN yang variatif itu bertujuan untuk mengukur level kognisi siswa lebih dalam. Variasi soal juga diharapkan bisa mendorong siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi atau High Order Thinking Skill (HOTS) yang menjadi tuntutan kompetensi generasi abad 21.
 
“Kami berusaha, mulai tahun depan soal UN tidak lagi semuanya pilihan ganda. Sehingga dapat mengukur level kognisi siswa lebih dalam,” ujar Nizam dilansir dari laman resmi kemdikbud.go.id, Senin (19/06/2017).
 
Nizam menuturkan, penerapan soal UN yang tidak hanya berbentuk pilihan ganda juga dapat mengukur ketuntasan belajar siswa. Saat ini, katanya, banyak guru maupun siswa yang belum sepenuhnya menyadari bahwa UN dapat mengukur ketuntasan belajar siswa. Padahal soal UN dibuat dengan berbasis kurikulum. “Jadi kurikulumnya juga harus dituntaskan (di sekolah). Kalau (soal) ujiannya sesuai dengan kurikulum, maka seharusnya tidak ada masalah,” kata Nizam.
 
Menurut Nizam, yang sering terjadi adalah kecenderungan guru-guru untuk men-drill siswa dengan kisi-kisi saja, sehingga tidak menuju pada ketuntasan belajar. Padahal sejak dua tahun lalu, melalui soal UN, Kemendikbud telah melakukan perubahan level kognisi siswa di semua mata pelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Karena itulah mulai tahun 2018 juga akan dilakukan perubahan untuk bentuk soal UN.
 
“Kita akan mengurangi soal pilihan ganda. Tujuannya untuk membuat kognisi siswa lebih dalam dan mencapai ketuntasan kurikulum. Itu baru aspek kognisi, belum termasuk aspek afeksi dan keterampilan yang tak kalah penting, seperti sikap dan perilaku,” pungkas Nizam. (BS02)
T#g:SekolahUNUjianUjian Nasional
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 jam lalu

    Plt Wali Kota Medan Kunjungi Tempat Pembibitan dan Budi Daya Ikan Air Tawar di Sunggal

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau tempat pembibitan dan pembudidayaan ikan air tawar di Jala

  • 11 jam lalu

    Penutupan Pagelaran Seni Budaya Daerah Kabupaten Asahan Tahun 2019 Berlangsung Meriah

    Beritasumut.com-Penutupan Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan ke-IV tahun 2019 yang merupakan kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten

  • 12 jam lalu

    Goes to Campus di Unimed, KPAI Bahas Isu Perlindungan Anak

    Beritasumut.com-Isu perlindungan anak saat ini bukan lagi menjadi isu yang biasa tetapi telah menjadi hajat kepentingan nasional. Hal tersebut dite

  • 13 jam lalu

    Tutup Perayaan Christmas Season 2019, Plt Wali Kota: Pemko Medan Konsisten Kembangkan Kehidupan Beragama di Kota Medan

    Beritasumut.com-Perayaan Christmas Season 2019 resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, Sabtu (07/12/201

  • kemarin

    Dinas Kesehatan Kota Medan Rayakan Natal

    Beritasumut.com-Lantunan lagu puji-pujian mengiringi perayaan natal jajaran Dinas Kesehatan Kota Medan, perayaan natal yang digelar di Hotel Danau

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.