Sabtu, 25 Januari 2020

Soal Ujian Nasional 2018 Akan Dibuat Lebih Bervariasi

Senin, 19 Juni 2017 19:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pada penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana membuat soal UN lebih bervariasi. Soal UN tahun 2018 sebagian besar memang masih berupa pilihan ganda. Namun, Kemendikbud juga akan menggunakan soal yang tidak hanya berupa pilihan ganda. Beberapa soal bisa berupa mengisi jawaban, pilihan yang tidak tunggal, esai, atau bentuk lainnya.
 
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, Nizam mengatakan, bentuk soal UN yang variatif itu bertujuan untuk mengukur level kognisi siswa lebih dalam. Variasi soal juga diharapkan bisa mendorong siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi atau High Order Thinking Skill (HOTS) yang menjadi tuntutan kompetensi generasi abad 21.
 
“Kami berusaha, mulai tahun depan soal UN tidak lagi semuanya pilihan ganda. Sehingga dapat mengukur level kognisi siswa lebih dalam,” ujar Nizam dilansir dari laman resmi kemdikbud.go.id, Senin (19/06/2017).
 
Nizam menuturkan, penerapan soal UN yang tidak hanya berbentuk pilihan ganda juga dapat mengukur ketuntasan belajar siswa. Saat ini, katanya, banyak guru maupun siswa yang belum sepenuhnya menyadari bahwa UN dapat mengukur ketuntasan belajar siswa. Padahal soal UN dibuat dengan berbasis kurikulum. “Jadi kurikulumnya juga harus dituntaskan (di sekolah). Kalau (soal) ujiannya sesuai dengan kurikulum, maka seharusnya tidak ada masalah,” kata Nizam.
 
Menurut Nizam, yang sering terjadi adalah kecenderungan guru-guru untuk men-drill siswa dengan kisi-kisi saja, sehingga tidak menuju pada ketuntasan belajar. Padahal sejak dua tahun lalu, melalui soal UN, Kemendikbud telah melakukan perubahan level kognisi siswa di semua mata pelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Karena itulah mulai tahun 2018 juga akan dilakukan perubahan untuk bentuk soal UN.
 
“Kita akan mengurangi soal pilihan ganda. Tujuannya untuk membuat kognisi siswa lebih dalam dan mencapai ketuntasan kurikulum. Itu baru aspek kognisi, belum termasuk aspek afeksi dan keterampilan yang tak kalah penting, seperti sikap dan perilaku,” pungkas Nizam. (BS02)
T#g:SekolahUNUjianUjian Nasional
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 17 jam lalu

    7500 Siswa dan Guru MDTA Deli Serdang Ikuti Manasik Akbar ke-8

    Beritasumut.com-Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menghadiri Manasik Haji Akbar siswa-siswi MDTA se Kabupaten Deli Serdang.S ebanyak 6.000 sant

  • 18 jam lalu

    Indonesia dan Hungaria Jajaki Kerja Sama Teknologi Nirsentuh pada Gerbang Tol

    Beritasumut.com-Menindaklanjuti pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, Menteri Pekerjaan Umum

  • 21 jam lalu

    Single Perdana Munajat Suci Launching di Medan

    Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Drs Agus Suriyono mela

  • 23 jam lalu

    Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Batang Kuis, Kadisdik Deli Serdang Berikan 5 Kunci Meraih Kesuksesan

    Beritasumut.com-Untuk menjadi sukses, ada lima kunci yang harus dipegang dan dilakukan seorang siswa. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (

  • kemarin

    Gotong-royong Bersihkan 5 Vihara, Polres Tanjungbalai Sambut Perayaan Imlek 2571

    Beritasumut.com–Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2571/2020 Masehi, Polres Tanjungbalai melaksanakan gotong-royong membersihkan 5 vihara di

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.