Rabu, 19 Juni 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Sebanyak 324 Warga Palas Putus Sekolah Ikuti Program Setara Paket C

Sebanyak 324 Warga Palas Putus Sekolah Ikuti Program Setara Paket C

Rabu, 17 April 2019 10:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Warga masyarakat putus sekolah dari berbagai jenjang pendidikan SMA dari berbagai desa dalam wilayah Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengikuti prosesi pembelajaran progam pendidikan luar sekolah melalui Setara paket C di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Palas secara gratis.
 
Ketua PKBM Al Mukhlisin Kabupaten Palas Purba Rambe, menuturkan data yang diperoleh dari Disdikbud ada 324 Peserta yang mengikuti Program Paket C (Setara SMA). "Mereka berasal dari 7 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yaitu PKBM Al Mukhlisin jumlah peserta warga belajar 69 orang, PKBM Dermawan 21 orang, PKBM Salsabila 102 orang, PKBM Isanul Arif 47, PKBM Alogo Pulogodang 63 orang, PKBM Anak Bangsa 6 orang dan PKBM Istiqomah 16 orang," jelasnya dilansir dari Padanglawaskab.go.id, Rabu (17/04/2019).
 
Menurut Purba Rambe progam pemberantasan buta aksara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui jenjang paket C adalah salah satu program utama dari pihaknya yang memang sesuai progam pemerintah pusat, sebab setiap warga negara berhak mengecap dan menikmati pendidikan. "Peserta yang mengikuti ujian paket C, telah mengikuti proses pembelajaran di PKBM," terangnya.
 
Pengasuh PKBM Dermawan, Dermawati SPd mengatakan, peserta warga belajar yang ikut paket C, telah terdaftar sebagai warga belajar di Disdikbud Palas. “Mereka (peserta) telah mengikuti proses belajar serta bimbingan untuk materi mata pelajaran seperti bahasa Indonesia, Matematika, PPKN, bahasa inggeris, agama dan beberapa mata pelajaran lainnya," katanya
 
Menurut Dermawati, progam pemberantasan buta aksara di Kabupaten Palas yang direkrut dari mereka yang putus sekolah. "Mereka sangat antusias untuk mengikuti ujian paket C agar memperoleh ilmu pengetahuan, sekaligus memperoleh ijazah setara jenjang pendidikan formal yang mereka ikuti," sebutnya.
 
Penyataan senada juga disampaikan Pengasuh PKBM Alogo Pulogodang, Nur Saida Daulay SEi, bersama PKBM Ihsanul Arif Nermi Lubis SAp, dari PKBM Salsabila, Seri Husni Artati Hasibuan SSos. dan PKBM Anak Negeri, Parlaungan Nasution. Menurut mereka, dengan mengikuti program jenjang setara paket C  warga putus sekolah memiliki legalitas ijazah sama dengan pendidikan formal. “Dengan demikian, kesempatan peluang bekerja lebih terbuka, karena memiliki ijazah tamatan SMA sebagai persyaratan administrasi untuk semua lapangan pekerjaan saat ini,” sebut mereka secara bersama.
 
Kegiatan pelaksanaan ujian paket C berlangsung selama 4 hari mulai Jumat sampai Senin (15/04/2019) dengan mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia, Geografi, Matematika, Sosiologi, B.Inggris dan PKN. (BS02)
T#g:Kejar PaketPadanglawasPaket CUjian Kesetaraan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Antisipasi Listrik Selama Ramadhan, ULP PLN Sibuhuan Lakukan Perintisan Jaringan

    Beritasumut.com-Untuk mengantisipasi adanya gangguan listrik selama bulan suci Ramadhan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (UL

  • tahun lalu

    Kadis Perizinan Pemkab Padang Lawas OTT Pungli, Arseh Bakal Terancam Maksimal 20 Tahun Penjara

    Beritasumut.com-Pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), Senin (28/05/2018) kemarin, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sum

  • tahun lalu

    Lakukan Pungli, Kadis PPPMSP Padanglawas Kena Kena OTT, Maksa Minta Rp 250 Juta

    Beritasumut.com-Personil Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut (Poldasu) sedang memantau setiap dinas di Provinsi Sumatera Utara (Provsu) ya

  • 2 tahun lalu

    Anak Yatim di Padanglawas Utara Dicabuli Pak Kades, Inilah Tanggapan Poldasu

    Beritasumut.com-Seorang remaja perempuan yang sudah yatim, berinisial SN (16) meminta keadilan kepada Polda Sumut (Poldasu), atas kasus kejahatan s

  • 2 tahun lalu

    Ya Ampun, Kepala Desa di Padanglawas Utara Cabuli Anak Yatim

    Beritasumut.com-Seorang remaja perempuan yang sudah yatim, berinisial SN (16) meminta keadilan kepada Polda Sumut (Poldasu), atas kasus kejahatan s

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.