Pendidikan

Sahuti Revolusi Industri 4.0, Unimed Lakukan MoU dengan UPB Rumania

Sahuti Revolusi Industri 4.0, Unimed Lakukan MoU dengan UPB Rumania
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Di era revolusi industri 4.0 ilmu-ilmu sains, komputer dan keteknikan merupakan sesuatu yang sangat penting karena seperti yang dapat dilihat munculnya berbagai macam program/aplikasi dan robot yang dapat membantu manusia menyelesaikan pekerjaannya.

Hal itulah sekarang yang menjadi tantangan bagi semua pendidikan tinggi agar dapat menghasilkan lulusan yang dapat bersaing dalam menciptakan inovasi-inovasi sehingga mereka dapat bertahan di era revolusi industry 4.0. Universitas Negeri Medan (Unimed) untuk menyahuti hal tersebut agar dapat meningkatkan mutu dosen dan lulusan sehingga dapat bersaing di era revolusi industri 4.0 melakukan kerjasama/MoU dengan politeknik tertua di Rumania University Politehnica of Bucharest (UPB).

Dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (10/11/2019), penandatanganan MoU ini langsung dilakukan oleh Rektor Unimed Dr. Syamsul Gultom, SKM, M.Kes dengan Rektor UPB Mihnea Cosmin Costoiu di Ruang Rapat Rektorat UPB Rumania . Penandatanganan MoU ini juga turut disaksikan oleh pihak Unimed yakni Wakil Rektor I Dr. Restu, MS., Wakil Rektor II Dr. Martina Restuati, M.Si., Wakil Rektor IV Prof. Manihar Situmorang, M.Sc., Ph.D.,

Kemudian Jajaran Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua LP2MP, Ketua LPPM, Tokoh Pendidikan Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Plt Dekan FMIPA, Ketua Senat Unimed, Kepala BUK, Staf Ahli Wakil Rektor IV dan Kepala KUI sedangkan dari pihak UPB ialah Wakil rektor Bidang Research Prof. dr. ing. Tudor Prisecaru, Direktur Departemen Hubungan  internasional Luciana Mihai, Dekan fakultas automotic control dan computer science Prof. dr. ing. Adina Magda Florea.

Dalam kesempatan itu, Syamsul Gultom mengucapkan terima kasih karena rombongan Unimed telah disambut dengan ramah dan penuh persahabatan dari Rektor UPB beserta seluruh civitas.

“Kami juga senang dan mengucapkan terima kasih karena UPB menyambut baik jalinan kerjasama kepada Unimed dalam berbagai hal, terkhusus Penguatan bidang keteknikan, mipa dan computer sains. Dalam bidang Joint research, join publication, joint seminar, lecture and expert exchange, student exchange. Penguatan SDM melalui studi lanjut, sabbatical leave, magang dosen dan kegiatan lainnya dalam rangka peningkatan kapasitas perguruan tinggi,” ujarnya.

“Seperti yang kita ketahui di era revolusi industry 4.0 ini kemajuan teknologi semakin berkembang jika kita tidak meningkatkan pengetahuan tentunya kita akan ketinggalan jaman karena tidak menguasai teknologi. Jaman sekarang jika seseorang tidak menguasai teknologi maka orang tersebut akan digantikan. Untuk itu agar kami Unimed dapat menghasilkan lulusan yang dapat bersaing di era revolusi industry 4.0 kami melakukan kerjasama ini. Kami memilih UPB karena kami mengetahui UPB merupakan politeknik tertua dan terbaik di bidang sains, komputer dan keteknikan,” ungkap Rektor Unimed.

Rektor Unimed juga berharap dengan kerjasama ini dapat meningkatkan penelitian serta publikasi dosen ditingkat internasional. “Kami juga berharap dengan kerjasama ini dapat melakukan kegiatan pertukaran tendik, dosen, mahasiswa. Dengan adanya pertukaran tersebut kapasitas SDM UNIMED akan meningkat sehingga dapat memberikan layanan prima serta untuk mahasiswa akan lebih tertantang dan mampu menyiapkan diri untuk meraih prestasi di tingkat dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UPB Mihnea Cosmin Costoiu menyambut baik kerjasama ini, dan berharap dengan kerjasama dan kolaborasi kedua universitas dapat berbagi informasi mengenai publikasi, berbagai materi akademik sehingga dapat meningkatkan kualitas penelitian, publikasi, serta mendukung peningkatan mutu lulusan.

"Kami juga berharap Unimed dan UPB akan merancang kegiatan akademik bersama, apakah nanti di Indonesia atau di Rumania, kegiatan akademik nantinya ditujukan untuk memberikan wadah bagi dosen dan mahasiswa Unimed dan UPB dalam meningkatkan kompetensi dan wawasan bidang keahliannya. Narasumber kegiatan bisa join dari Unimed dan UPB, atau dari Indonesia dan Rumania," paparnya.

Dubes Indonesia untuk Romania dan Moldova M. Amhar Azeth mengatakan bahwa Unimed merupakan universitas Indonesia pertama yang bekerjasama dengan UPB. Menurutnya, Unimed adalah universitas yang langsung tanggap menindaklanjuti saran Presiden untuk peningkatan SDM. Untuk itu pemerintah Indonesia melalui kedutaan akan memfasilitasi dan menyediakan beasiswa untuk dosen dan mahasiswa Unimed  yang ingin melanjutkan studi di UPB atau universitas lain di Rumania.

"Rumania merupakan tempat studi yang sangat ideal bagi para dosen dan mahasiswa dari Indonesia mengingat kualitas pendidikan yang tinggi disertai biaya hidup yang terjangkau dan lingkungan yang ramah terhadap berbagai etnis dan agama. Dengan kerjasama ini diharapkan Unimed dapat merealisasikan agenda internasionalisasi dan mendukung program Presiden dalam meningkatkan kualitas SDM menuju Indonesia Maju," jelasnya.(BS09)