Pendidikan

Raih Prestasi di AKSIOMA Tingkat Provinsi, MTsN Siantar Semakin Gemilang

Raih Prestasi di AKSIOMA Tingkat Provinsi, MTsN Siantar Semakin Gemilang
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-MTsN Siantar Kabupaten Simalungun mengikuti Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Tahun 2017 Tingkat Provinsi Sumatera Utara, yang dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 25-27 April 2017 di Asrama Haji Medan. Di perlombaan tersebut, dua orang Siswa-siswi MTsN Siantar Kabupaten Simalungun berhasil Meraih Medali Perak pada Cabang Kaligrafi yaitu Juara II (PA) Tingkat MTs Atas Nama Muhammad Hafizul Ali dan Juara II (Pi) Tingkat MTs Atas Nama Nuraini Ardhila Saragih.
 
Nurdewi Maharani Damanik selaku Kepala MTsN Siantar Kabupaten Simalungun merasa terharu dan bangga serta memberikan apresisasi setinggi-tingginya kepada Pembina Kaligrafi Suprianto yang sudah berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan Peserta Kaligrafi hingga memperoleh Juara ke-2 di Ajang Aksioma Tingkat Provinsi Sumatera Utara.
 
"Selamat kepada Pemenang dan kita berharap sedini mungkin guru Pembina Kaligrafi harus proaktif membina siswa-siswi MTsN Siantar Kabupaten Simalungun, untuk dipersiapkan secara matang dalam ajang AKSIOMA ke depan. Semoga nanti 2 tahun ke depannya bisa menjadi utusan tingkat nasional," ujar Nurdewi dilansir sumut.kemenag.go.id, Minggu (29/04/2017).
 
Sementara itu, Suprianto selaku Pelatih Kaligrafi MTsN Siantar Kabupaten Simalungun yang juga salah seorang Official Cabang Pelombaan Kaligrafi mengatakan bahwa dirinya sangat puas. "Bahagia dan bercampur haru sebab ini merupakan ke 2 kalinya MTsN Siantar bisa bertahan pada peringkat ke-2 Cabang Kaligrafi. Sebelumnya juaranya juga pernah diraih di Aksioma tingkat provinsi Sumatera Utara tahun 2015 dulu," ujarnya.
 
Beliau juga menyampaikan, kesuksesan ini semua tidak terlepas dari usaha peserta yang sudah berlatih selama ini, serta dukungan dan doa orang tua, guru, serta ridho Allah SWT. "Kaligrafi merupakan cabang perlombaan yang tak hanya banyak mengeluarkan dana, namun juga harus sabar dalam pengerjaannya. Mengingat waktu berlomba yang cukup lama antara 6 sampai 8 jam," tandas Suprianto. (BS02)