Pendidikan

Polisi dan Ombudsman Diminta Telusuri Kecurangan Proses PPDB di Medan

Polisi dan Ombudsman Diminta Telusuri Kecurangan Proses PPDB di Medan
BERITASUMUT.COM/BS07
Anggota DPRD Medan, Mulia Asri Rambe
Beritasumut.com-Anggota DPRD Medan, Mulia Asri Rambe meminta pihak kepolisian dam Ombudsman menelusuri dugaan praktik curang dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah-sekolah berstatus Negeri di Medan.
 
Kata dia, beberapa hari terakhir pihaknya menemukan beberapa kecurangan yang dilakukan oknum tertentu dalam PPDB sistem zonasi. "Bahkan, Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) syarat untuk mempermudah diterima masuk sekolah, diduga banyak dimanipulasi," ujarnya, Sabtu (14/07/2018)
 
Politisi Golkar ini menilai, ketentuan yang jalankan Dinas Pendidikan dengan alasan Pergubsu dinilai banyak memanipulasi data. Pihaknya menemukan banyak data dan persyaratan siswa yang dimanipulasi untuk memuluskan masuk ke sekolah favorit. "Masih banyak terjadi kecurangan yang dilakukan oknum tertentu," ungkapnya.
 
Untuk itu, pihaknya kepada pihak berkompeten seperti pihak kepolisian dan Ombudsman supaya melakukan penelusuran. Bagi yang kedapatan melakukan kecurangan supaya ditindak tegas.
 
Pada prinsipnya, Bayek mengaku sangat mengapresiasi dilakukannya sistem zona karena akan terlaksana pemerataan. Namun, Bayek berharap sistem tersebut jangan lah ada lagi yang menodai dengan manipulasi data. "Pihak berkompeten diharapkan melakukan tindakan yang tegas sehingga terwujud nilai keadilan," pungkasnya. (BS07)