Sabtu, 19 Oktober 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Penyatuan Kalender Hijriyah Beri Manfaat Besar Bagi Umat

Penyatuan Kalender Hijriyah Beri Manfaat Besar Bagi Umat

Jumat, 17 Juni 2016 23:32:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com/Ist

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat menjadi Keynote Speech Seminar Nasional Kalender Hijriyah Global di K

Beritasumut.com-Penyatuan kalender hijriyah akan memberikan manfaat besar bagi umat dari segala aspek. Pada aspek sosiologis misalnya akan memperkuat persatuan umat Islam di segala penjuru. Pada aspek Iptek, upaya ini akan menjadi sarana mengelaborasi ilmu falak dan fikih serta teknologi bidang astronomi dan telekomunikasi.

“Penyatuan kalender hijriyah atau sebutlah Kalender Islam sebenarnya tidak sulit, asalkan ada kemauan untuk bersatu dan menyamakan persepsi,” terang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang tampil sebagai Keynote Speech Seminar Nasional Kalender Hijriyah Global di Kampus Uhamka Pasar Rebo Jakarta, Jumat (17/06/2016) dilansir dari laman resmi kemenag.go.id.

Selain Rektor Uhamka Suyatno, tampak hadir dalam acara tersebut Direktur Urais Kementerian Agama Muhammad Thamrind, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar, Islamic Science Research Network UHAMKA Tono Saksono dan Kakanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta Abdurrahman.

Mengutip Ketua LAPAN Dr Thomas Djamaludin, Menag mengatakan, ada tiga syarat untuk menjadikan Kalender Islam sebagai perhitungan waktu yang mapan dan dapat diterapkan secara nasional, regional maupun global. Pertama, ada otoritas tunggal yang menjaga sistem kalender. Kedua, adanya kriteria yang disepakati. Ketiga, ada batas wilayah yang jelas.

“Marilah segera menemukan kesepakatan yang maslahat. Kita harus berpandangan kedepan agar tidak hanya karena satu hal, yakni urusan rukyat dan hisab saja, agama dipandang sebagai beban kemajuan zaman,” kata Menag yang juga berharap proses yang sudah berjalan hampir 20 tahun ini tidak semakin panjang.

Dikatakan Menag, sejak dua dekade silam, Kementerian Agama menaruh perhatian serius terhadap penyatuan standar dan kriteria penetapan awal bulan Qamariyah. Pada tanggal 24 Maret 1998 di Bogor, digelar musyawarah ulama, ahli hisab dan ormas Islam tentang kriteria Imkanur-rukyat. Pada tahun 2007 diselenggarakan dua kali dialog antar Nahdalatul Ulama dan Muhammadiyah yang berujung komitmen terhadap upaya penyatuan kalender hijriyah.

“Karena untuk menentukan kapan 1 Ramadhan, kapan 1 Syawal dan Dzulhijjah itu, sangat memerlukan cara kita bagaimana menentukan itu semua.Kita terus berupaya untuk menyamakan persepsi, karena itu juga tentu apa yang juga dilakukan oleh civitas akademika, oleh dunia akademisi ini yang didukung oleh pemerintah ini juga perlu didukung juga oleh ormas – ormas islam semua, tokoh-tokoh agama kita, kita memiliki cara pandang yang sama dalam menentukan kapan awal Ramadhan, 1 Syawal,” pungkas Menag. (BS02)

 

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Permudah Akses Informasi, Panitia MTQN Siapkan Media Center

    Beritasumut.com-Banyak hal baru dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional XXVI di Mataram, NTB. Tiga rekor MURI sudah tercatat da

  • 3 tahun lalu

    Kemenag Langkat Laksanakan Launching Pembangunan Zona Integritas

    Beritasumut.com-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat Drs HT Darmansah MA melakukan Pencanangan Zona Integritas Kantor Kementerian Agama K

  • 3 tahun lalu

    Empat Daerah di Sumut Belum Ambil Vaksin Meningitis untuk Calon Jamaah Haji

    Beritasumut.com-Kepala Bidang Bina Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), dr NG Hikmet mengaku, hingga saat ini hanya

  • 3 tahun lalu

    Dinkes Kota Medan Tunjuk 21 Puskesmas Layani Vaksin Meningitis Calon Jamaah Haji

    Beritasumut.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan menunjuk 21 unit Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk melayani calon jamaah haji yang akan

  • 3 tahun lalu

    Wakil Bupati Labuhanbatu Buka Manasik Haji Akbar 1437 H/2016 M

    Beritasumut.com-Wakil Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT membuka acara Manasik Haji Akbar Calon Jemaah Haji Kabupaten Labuhanbatu Tahu

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.