Kamis, 14 November 2019

Peneliti LIPI Temukan Spesies Baru Katak dan Burung

Minggu, 20 Oktober 2019 15:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Katak tanduk Kalimantan (Megophrys kalimantanensis) merupakan jenis katak yang baru saja dideskripsikan oleh tim peneliti dari LIPI, Kyoto University, Jepang, Aichi University of Education Jepang, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Negeri Semarang. 
 
“Jenis baru ini dikoleksi dari ekspedisi yang dilakukan di pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, juga di Bario, Sarawak dan pegunungan Crocker di Sabah, Malaysia,” jelas Peneliti Bidang Herpetologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Amir Hamidy yang dipublikasikan di jurnal Zootaxa vol. 4679.
 
Dilansir dari laman lipi.go.id, Minggu (20/10/2019), morfologi katak tanduk Kalimantan ini sangat mirip dengan katak tanduk pinokio (Megophrys nasuta) yang tersebar luas mulai dari Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya serta pulau-pulau kecil di sekitarnya.Jenis baru ini memiliki tanduk (dermal accessory) pada bagian moncong dan mata yang lebih pendek jika dibandingkan dengan katak tanduk pinokio. Juga sepasang lipatan lateral tambahan pada sayap.
 
Secara akustik, suara individu jantan dari jenis baru ini memiliki variasi yang lebih banyak dan lebih panjang jika dibandingkan dengan katak-tanduk pinokio. “Berdasarkan hasil analisis dari tiga metode pendekatan tersebut kami menyimpulkan bahwa jenis tersebut merupakan jenis baru dan kemudian diberi nama Megophrys kalimantanensis,” jelas Amir.
 
Peneliti LIPI juga berhasil menemukan tiga spesies baru kodok wayang dari hutan dataran tinggi Sumatera. Sigalegalephrynus gayoluesensis dari Gayo Leus, Aceh dan Sigalegalephrynus burnitelongensis dari gunung Burni Telong, Aceh yang ditemukan di daerah utara Sumatera, sedangkan Sigalegalephrynus harveyi berasal dari gunung Dempo, Sumatera Selatan.”Genus Sigalegalephrynus memiliki lebih banyak spesies endemik dibandingkan genus kodok lainnya di Indonesia,” ujar Irvan Sidik dari Pusat Penelitian Biologi LIPI.
 
Hasil analisis filogenetik mengindikasikan terdapat perbedaan taksonomi antara kodok di dataran tinggi utara dan selatan. “Hasil identifikasi karateristik  morfologis, genetik dan akustik  dari ketiga spesies baru tersebut berbeda dengan dua spesies genus Sigalegalephrynus sebelumnya yaitu Sigalegalephrynus mandailinguensis, dari gunung Sorikmarapi, Sumatera Utara dan Sigalegalephrynus minangkabau-ensis dari gunung Kunyit, Jambi,” ujar Irvan. Penemuan jenis baru ini dipublikasikan di jurnal Zootaxa vol. 4679.
 
Selain katak, penemuan burung jenis baru Myzomela prawiradilagae  berkontribusi menambah daftar panjang temuan satwa endemik burung di Indonesia. “Secara fisik, Myzomela prawiradilagae  memiliki kemiripan warna dengan Myzomela dammermani dari Sumba dan Myzomela vulnerata dari Timor,” terang peneliti bidang ornitologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Mohammad Irham. 
 
Irham menjelaskan, penamaan burung jenis baru dari pulau Alor ini merupakan bentuk penghargaan kepada peneliti senior bidang ornitologi LIPI, Dewi Prawiradilaga atas kontribusi besarnya untuk pengembangan penelitian ekologi dan konservasi burung Indonesia.
 
Dirinya menjelaskan, meskipun burung pemakan madu alias nektorivora tersebut secara filogenetik berkerabat dekat dengan Myzomela kuehni dari pulau Wetar, Maluku, namun dilihat dari karakter morfologi, bioakustik dan ekologi memiliki perbedaan siginfikan. Penemuan jenis baru ini telah dipublikasikan di Journal of Ornithology pada 5 Oktober 2019.(BS09)
 
T#g:BurungKatakKatak TandukLIPI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Lili Pintauli Siregar Terharu Saat Didoakan Santri dan Masyarakat di Patumbak, Deli Serdang

    Beritasumut.com-Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Lili Pintauli Siregar MH mengaku terharu atas sambutan hangat dari masyarakat atas

  • satu bulan lalu

    Upaya Dini Cegah Korupsi, Wagubsu Ingin Adanya Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Bagi Kepala Daerah

    Beritasumut.com–Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah, menginginkan adanya pelatihan mengenai tata kelola pemerintahan bagi

  • 2 bulan lalu

    Toilet Pengompos, Teknologi Baru Atasi Masalah Sanitasi di Kota Besar

    Beritasumut.com-Sanitasi telah menjadi salah satu isu paling pelik yang seringkali ditemui di kota–kota besar di Indonesia. Persoalan burukny

  • 3 bulan lalu

    Pengawak Bakamla RI Latihan VBSS Bersama Philipine Coast Guard

    Beritasumut.com-Pengawak Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) berlatih praktis dengan pengawak Phillipine Coast Guard (PCG) menjalankan scenar

  • 9 bulan lalu

    Polda Sumut Amankan Sindikat Penjual Satwa Langka di Jalan Yos Sudarso Medan

    Beritasumut.com-Belasan jenis burung yang dilindungi undang-undang diamankan petugas jajaran Direskrimum Polda Sumut di kawasan Jalan Yos Sudarso,

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.