Minggu, 20 Oktober 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Ombudsman Minta Disdik se-Sumut Sosialisasikan Larangan Pungli dan Penjualan Buku di Sekolah

Ombudsman Minta Disdik se-Sumut Sosialisasikan Larangan Pungli dan Penjualan Buku di Sekolah

Selasa, 21 Februari 2017 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumut Abyadi Siregar.
Beritasumut.com-Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumut, menyosialisasikan larangan penjualan buku, bahan ajar, pakaian seragam dan larangan pungutan liar (pungli) di sekolah. Ini sesuai PP No 17/2010 pasal 181, tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, serta Permendikbud No 75/2016 pasal 12 tentang Komite Sekolah.
 
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumut Abyadi Siregar mengatakan, sosialisasi ini sangat penting. Karena sampai sekarang masih banyak sekolah di Sumut, khususnya di Kota Medan, terus melakukan praktik-praktik pungli serta penjualan seragam, bahan ajar dan penjualan buku pelajaran sebagaimana yang dilarang oleh PP No 17 tahun 2010 dan Permendikbud No 75 tahun 2016.
 
"Saat ini masyarakat kebingungan. Bahkan banyak yang bertanya kepada Ombudsman RI kenapa masih banyak terjadi praktek pungli di sekolah dan penjualan bahan ajar itu," kata Abyadi Siregar, Selasa (21/02/2017).
 
Menurut Abyadi, sampai hari ini Ombudsman masih terus menerima laporan terkait hal tersebut. Praktik itu menurut laporan yang diterima Ombudsman RI, terjadi di semua tingkatan sekolah, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Dan menyikapi laporan tersebut, Ombudsman RI sampai hari ini terus memanggil kepala sekolah untuk mempertanyakan hal tersebut. "Ini bukti bahwa aturan tersebut tidak diindahkan pihak sekolah. Kita meminta supaya ini jangan terjadi lagi," ujarnya.
 
Abyadi menjelaskan, praktik-praktik yang dilarang dalam PP dan Permendikbud tersebut merupakan bentuk-bentuk pelanggaran yang dapat membuat pihak sekolah berurusan dengan aparat penegak hukum.
 
Oleh karena itu, sosialisasi PP dan Permendikbud ini, menurut Abyadi, sangat penting untuk menyelamatkan pengelola pendidikan, guru-guru dan kepala sekolah dari jeratan hukum."Disdik jangan membiarkan ini. Kalau dibiarkan, berarti Disdik membiarkan pengelola pendidikan mulai dari Kepsek dan guru-guru, untuk terjebak dalam kasus hukum. Karena ini sangat tegas diatur sebagai bentuk pelanggaran yang punya konsekuensi hukum," paparnya.
 
Dikatakan Abyadi, bila kedua aturan tersebut sudah tersosialisasikan dengan baik, maka para penyelenggara pendidikan akan melaksanakan pendidikan berdasarkan aturan tersebut. Begitu juga Ombudsman RI dalam melakukan pengawasan tetap mengacu pada regulasi tersebut. Sehingga ke depan diharapkan tidak akan ada lagi laporan masyarakat terkait pungli yang dilakukan pihak sekolah.
 
Abyadi juga meminta kepada para kepala sekolah maupun guru-guru agar menghentikan seluruh bentuk pelanggaran-pelanggaran hukum dalam pengelolaan pendidikan.(BS03)
T#g:Dana BOSDisdik SumutKepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumut Abyadi SiregarOmbudsmanpungliPungli di SekolahSekolah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 8 jam lalu

    Dosen Unimed Latih Blended Learning SMA/SMK di Langkat

    Beritasumut.com-Tim Pengabdian Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA/SMK Pabaku, Stabat, Langkat

  • 5 hari lalu

    Satgas Yonif 411 Kostrad Ajarkan Anak Sekolah di Perbatasan Cuci Tangan Pakai Sabun

    Beritasumut.com-Dalam rangka mengajarkan langkah kecil hidup sehat sejak dini kepada anak-anak sekolah di perbatasan RI-PNG, Pos Kuler Satgas Yonif

  • 7 hari lalu

    Dinas PPKB Labura Gelar PIK-R pada Siswa Terkait Narkoba dan Free Seks

    Beritasumut.com-Remaja adalah generasi penerus bangsa yang diharapkan untuk mengubah kehidupan yang lebih baik. Apabila remaja di suatu bangsa dapa

  • 2 minggu lalu

    HUT TNI ke-74, Satgas Yonif 411 Kostrad Bagikan Kado Seragam Sekolah di Perbatasan

    Beritasumut.com-Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-74 pada tanggal 5 Oktober 2019 serta untuk meningkatkan semangat belajar siswa-siswi Sekolah D

  • 2 minggu lalu

    Dugaan Malapraktik Dana BOS, Wagubsu Minta Disdik dan Inspektorat Segera Lakukan Evaluasi

    Beritasumut.com-Menanggapi laporan dari perwakilan guru, komite sekolah dan siswa SMAN 1 Tiganderket, Kabupaten Karo, tentang dugaan malapraktik pe

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.