Minggu, 15 Desember 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Merisaukan Meningkatnya Pengangguran Milenial Terdidik

Merisaukan Meningkatnya Pengangguran Milenial Terdidik

Jumat, 12 April 2019 12:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan Ecky Awal Mucharam merisaukan meningkatnya peganggur muda yang berusia 15 tahun sampai 24 tahun atau youth unemployment yang terdidik. 
 
“Kita sangat risau ketika saat ini anak-anak muda yang lulus SMA atau SMK keatas malah banyak yang menganggur. Ini tentu harus menjadi perhatian serius pemerintah, untuk memperbaiki sistem pendidikan sekaligus mendorong perekonomian agar mampu membuka lapangan kerja yang sesuai,” paparnya.
 
Berdasarkan data statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS) tentang peganggur muda yang berusia 15 tahun-24 tahun (youth unemployment), persentase penganggur muda secara umum menurun dari sekitar 22 persen tahun 2014 menjadi 20 persen tahun 2018. Namun, data BPS juga menunjukkan bahwa mayoritas dari penganggur muda ini berpendidikan SMA ke atas yaitu dari kategori SMA Umum, SMK, Diploma, dan Sarjana.
 
Persentase penganggur muda yang berpendidikan SMA ke atas meningkat dari 60 persen 2014 menjadi 74 persen 2018. Hal ini disebabkan oleh peningkatan penganggur muda dengan pendidikan SMK dari sekitar 23 persen tahun 2014 menjadi 33 persen tahun 2018 dan juga diploma dan sarjana dari 4,4 persen tahun 2014 menjadi 10 persen tahun 2018. Berdasarkan Data BPS persentase penganggur muda memang berkurang, tetapi bagi mereka yang berpendidikan SMA ke bawah, terutama SD ke bawah yang turun dari 55 persen di tahun 2014 menjadi hanya 10 persen tahun 2018.
 
“Ini menjadi pertanyaan serius tentu terkait kualitas pendidikan yang dijalankan oleh pemerintah. Mereka sudah investasi waktu dan tenaga untuk bersekolah tetapi tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Ini ironis dan harus dievaluasi secara mendalam. Juga perlu evaluasi mengapa pertumbuhan ekonomi yang terjadi tak sepenuhnya menyerap anak-anak muda yang berpendidikan SMA ke atas. Mungkin tentu mereka berharap pendapatan yang layak dan bekerja pada sektor formal. Maka pemerintah perlu mendorong agar lapangan kerja bisa tercipta yang juga sesuai dengan ekspektasi anak-anak muda ini,” tandasnya.(rel)
T#g:angka pengangguranlapangan kerjaPengangguran
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Jangan Gunakan Barang Impor

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa pembangunan infrastruktur harus menciptakan lapangan kerja, dan menyerap produk-p

  • 4 bulan lalu

    Pengangguran Menurun, Presiden Jokowi: Jumlah Penduduk Miskin Terendah Dalam Sejarah

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, kita patut bersyukur karena di tengah gejolak perekonomian global, pembangunan ekonomi

  • 4 bulan lalu

    Persatuan Wredatama Prima Karya Diharapkan Berperan Kurangi Pengangguran

    Beritasumut.com–Persatuan Wredatama Prima Karya (PW Prika) Sumatera Utara (Sumut) yang beranggotakan para pensiunan PNS diharapkan dapat berp

  • 5 bulan lalu

    Program Pemagangan Dalam Negeri Sumut Dibuka, Diharapkan Bisa Kurangi Jumlah Pengangguran

    Beritasumut.com-Program pemagangan diharapkan dapat mengurangi jumlah pengangguran di Sumatera Utara (Sumut). Serta meningkatkan kuantitas sumber d

  • 7 bulan lalu

    Pengangguran Berkurang 50 Ribu, BPS: Jumlah Penduduk Bekerja Naik 2,29 Juta Orang

    Beritasumut.com-Dari total angkatan kerja sebanyak 136,18 juta orang, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Februari 2019, sebanyak 129,36 juta

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.