Pendidikan

Kerjasama dengan Malaysia, Unimed Bahas Peran dan Perkembangan Melayu


Kerjasama dengan Malaysia, Unimed Bahas Peran dan Perkembangan Melayu
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan (Unimed) mengadakan Seminar Pemikiran Melayu Islam dalam Penulisan Kreatif Melayu Nusantara. Seminar ini merupakan kerjasama antara Unimed dengan Institut Pendidikan Guru Darul Aman Kedah, Malaysia. 
 
Hadir dalam acara ini, Dekan FBS Unimed Dr Abdurahman Adisaputera MHum, Wakil Dekan I Dr Wahyu Triatmojo MHum, Wakil Dekan II Dr Masitowarni Siregar MEd, Wakil Dekan III Dr Marice MHum, beserta Kajur, Sekjur dan Kaprodi di lingkungan FBS Unimed.Sedangkan narasumber yang diudangan adalah sejarawan Melayu Dr Phil Ichwan Azhari, Mara Untung Ritonga SS MHum PhD, Dr Tuti Rahayu MSi dari Unimed, Hajjah Bainah Binti Mustafa dari IPG Darulaman Malaysia
 
Dalam kesempatan itu, Dekan FBS Unimed Dr Abdurahman Adisaputera mengatakan bahwa tidak dapat dipungkiri bahwa bahasa melayu merupakan salah bahasa yang sudah tersebar di seluruh dunia hal ini dapat dilihat di pesisir sumatera masih banyak masyarakat yang menggunakan bahasa melayu tidak hanya itu di Thailand, Singapura, bahkan di Afrika bahasa melayu juga digunakan. 
 
“Kerajaan Melayu merupakan kerjaan besar yang membangun nusantara ini. Karena itulah saya berharap dengan diadakannya seminar ini dapat meningkatkan wawasan nusantara kita terutama mengenai bahasa melayu selain itu dengan seminar ini dapat mewujudkan jalinan kerjasama antar Institusi baik dalam bidang akademik maupun non akademik untuk meningkatkan kualitas profesionalisme kampus,” ujar Abdurahman dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (01/03/2020).
 
Sementara itu, salah satu narasumber, Dr Phil Ichwan Azhari dalam seminar ini mengungkapkan bahwa Aksara Arab Melayu di Malaysia tulisan Jawi, di Jawa aksara Pegon selama 500 tahun telah menjadi aksara penting yang digunakan dalam bidang politik, ekonomi internasional, pendidikan, sastra, etnosains, dan terutama dalam bidang agama Islam dan juga agama Kristen. 
 
"Teks-teks keagamaan Islam dan sastra beraksara Arab Melayu jumlahnya teridentifikasi puluhan ribu di berbagai museum dan perpustakaan di luar negeri. hal ini ditemukan ketika penggunaan stempel pada jaman dahulu dimana distempel tersebut terdapat tulisan latin arab dengan penggabungan aksara melayu," ujar Dr Phil Ichwan.
 
“Salah satu penemuan yang terbaru adalah Bendera Sisingamangaraja yang terdapat di Museum Belanda. Bendera Sisingamangaraja terdapat di Museum Belanda karena sewaktu masa penjajahan dia dibunuh oleh Belanda dan seluruh hartanya dibawa ke Belanda setelah itu beberapa peninggalannnya diberikan ke Museum Belanda.Salah satu peneliti dari indonesia telah meneliti bendera tersebut dan menemukan tulisan latin arab dan aksara melayu,” ujar sejarawan Indonesia ini.(BS09)

Tag:MelayuUnimed