Selasa, 20 Agustus 2019

Kembali ke Gampong: Lahan Pengabdian Sarjana Milineal

Kamis, 08 Agustus 2019 01:10:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Batas kota dan kampung (gampong) hanya sekedar batas administratif. Tidak ada lagi ungkapan antara orang kota yang pintar dan orang gampong yang bodoh. Semuanya cair dan melebur menjadi warganegara yang sama-sama dapat maju dan mundur. Kini, saatnya kita kembali ke gampong, lahan pengabdian sesungguhnya untuk menebarkan pengetahuan, keahlian dan keterampilan yang dimiliki. Dunia hari ini diibaratkan sebagai dunia yang dilipat dan digenggam.
 
Hal tersebut diungkapkan, Ketua Prodi D3 Ilmu Perpustakaan Ruslan SAg MSi MLIS, saat memberikan orasi ilmiah pada yudisium Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry semester genap tahun akademik 2018/2019, di Aula lantai III, Gedung B FAH UIN Ar-Raniry, Rabu (07/08/2019).
 
“Kreatifitas dan kesuksesan tidak harus lagi berada di kota, tetapi saudara sebagai sarjana milineal dapat melakukannya di gampong. Banyak kaum muda kreatif dan berprestasi yang bergerak di gampong dan menjadi terkenal karena peran dan gerakannya di gampong,” kata Ruslan saat ini juga bekerja sebagai Dosen Prodi Ilmu Perpustakaan. Dia mencontohkan, misalnya, Rifki Maulana di Bireun yang menggerakkan sebuah komunitas Muge Buku, yaitu gerakan membangun literasi masyarakat di gampong dalam bentuk pustaka keliling yang bertujuan mewujudkan masyarakat membaca (reading society).
 
Menurut Ruslan, Gampong saat ini telah menjadi tulang punggung pembangunan nasional. Dalam beberapa tahun terakhir ini, pemerintah telah menggelontorkan dana begitu besar ke gampong-gampong melalui program dana desa. Berbagai program pemerintah, baik di tingkat nasional, maupun di tingkat provinsi dan kabupaten/kotamadya dilakukan di gampong-gampong. “Sarjana milineal yang memiliki potensi dalam penguasaan teknologi informasi dasar dan mempunyai akses jejaring yang terhubung secara global menjadi peluang besar dalam menggerakkan pembangunan dan pemberdayaan masyaraka gampong,” sebut Ruslan.
 
Di akhir orasi ilmiahnya, Ruslan berpesan kepada lulusan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry yang baru saja di yudisium untuk memiliki sikap percaya diri dan menggali potensi yang dimiliki. Kedua, mengabdi dan bekerjalah dengan penuh kesungguhan dan pantang menyerah. Ketiga, bangun komunikasi dan persaudaraan sosial dengan baik dan fleksibel. Keempat, pro-aktif dalam menggali informasi terbaru dan kesempatan yang ada. "Terakhir, yang kelima, jaga identitas keislaman, keacehan dan almamater," pungkasnya. (Rel)
T#g:banda AcehGampongSarjana MilinealUIN ArRaniry
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    UIN Ar-Raniry Aceh Yudisium 156 Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora

    Beritasumut.com–Sebanyak 156 lulusan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh semester genap tahun aka

  • 3 bulan lalu

    17 Mei Hari Buku Nasional, Mahasiswa FAH UIN Ar-Raniry Gelar Bazar Buku

    Beritasumut.com–Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei, Himpunan Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas A

  • 4 bulan lalu

    Pengelola Perpustakaan Sekolah se-Aceh Besar Dibekali Diklat Perpustakaan

    Beritasumut.com-Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Keb

  • 4 bulan lalu

    Alumni MAN Aceh Barat Gelar Pelatihan Desain Grafis

    Beritasumut.com–Menjawab tantangan millenial, peserta dari kalangan mahasiswa dan umum mengikuti pelatihan dasar desain grafis menggunakan so

  • 5 bulan lalu

    Dosen UIN Jakarta Berikan Kuliah Umum di FAH UIN Ar-Raniry

    Beritasumut.com–Dosen Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Drs H Amirul Hadi MA PhD, memberikan kuliah

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.