Rabu, 20 November 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Jumlah Penduduk Buta Aksara di Indonesia Turun Menjadi 3,29 Juta

Jumlah Penduduk Buta Aksara di Indonesia Turun Menjadi 3,29 Juta

Sabtu, 31 Agustus 2019 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemerintah berhasil menekan jumlah penduduk buta aksara. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional BPS tahun 2018, jumlah penduduk buta aksara turun menjadi 3,29 juta orang, atau hanya 1,93 persen dari total populasi penduduk. Pada tahun 2017, jumlah penduduk buta aksara tercatat 3,4 juta orang.
 
Penuntasan buta aksara menjadi salah satu fokus program pemerintah. Pada awal kemerdekaan tahun 1945 jumlah penduduk buta aksara mencapai 97 persen. Namun pada tahun 2015, jumlah penduduk buta aksara telah berkurang menjadi 3,4 persen atau sebanyak 5,6 juta orang.
 
Dilansir dari laman kemdikbud.go.id, Sabtu (31/08/2019), jumlah ini terus turun seiring upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam menjalankan beragam program dan kegiatan untuk menuntaskan buta aksara. Antara lain memperkuat program pendidikan keaksaraan dengan budaya, keterampilan, dan bahasa.
 
”Kami melaksanakan program keaksaraan dalam dua tingkatan, yaitu keaksaraan dasar bagi warga yang masih buta aksara, dan keaksaraan lanjutan bagi yang telah menyelesaikan program keaksaraan dasar,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Harris Iskandar, dalam jumpa pers Persiapan Peringatan HAI ke-54, di kantor Kemendikbud, Kamis (29/8)
 
Kemendikbud juga menggulirkan program-program keaksaraan dengan memperhatikan kondisi daerah, seperti program keaksaraan dasar padat aksara, program keaksaraan dasar bagi komunitas adat terpencil/khusus, program keaksaraan usaha mandiri, dan program multikeaksaraan.
 
Selain itu, Kemendikbud melakukan pemberantasan buta aksara dengan sistem blok atau klaster, yaitu memusatkan program di daerah-daerah padat buta aksara seperti Papua (22.88%), Sulawesi Selatan (4,63%), Sulawesi Barat (4,64%), Nusa Tenggara Barat (7,51%), Nusa Tenggara Timur (5,24%), dan Kalimantan Barat (4,21%).
 
Kemendikbud juga melaksanakan program paska buta aksara. Program tersebut diantaranya pendidikan keaksaraan usaha mandiri (KUM) dan pendidikan multikeaksaraan. KUM berorientasi pada pemeliharaan keberaksaraan dengan fokus keterampilan usaha mandiri.
 
Sedangkan multikeaksaraan berorientasi pada pemerliharaan keberaksaraan dengan fokus pada lima tema pemberdayaan masyarakat, yakni profesi/pekerjaan, pengembangan seni budaya, sosial politik dan kebangsaan, kesehatan dan olahraga, ilmu pengetahuan dan teknologi.
 
Keberhasilan pemerintah Indonesia dalam memberantas buta aksara memperoleh penghargaan dari UNESCO pada tahun 2012, yakni King Sejong Literacy Prize. Selain itu, sejak akhir 2018, pemerintah Indonesia dipilih sebagai Komite Pengarah Aliansi Global Literasi (Global Alliance for Literacy) UNESCO atas keberhasilan Indonesia memberantas buta aksara.
 
Kemendikbud juga siap menggelar peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-54 pada tanggal 5 hingga 8 September 2019. Puncak peringatan akan diselenggarakan pada tanggal 7 September 2019, di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
 
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen Indonesia dalam pengentasan buta aksara, dan melaksanakan komitmen internasional yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). UNESCO menetapkan tanggal 8 September sebagai Hari Aksara Internasional. “Dengan memperingati Hari Aksara Internasional, kita perkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan pendidikan, baik tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota dalam penuntasan buta aksara,” terang Harris.(BS09)
T#g:Buta AksaraPendidikanSekolah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Bupati Deli Serdang Terima Anugerah Kihajar dari Mendikbud

    Beritasumut.com-Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menerima Anugerah Kihajar dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI. Anugerah ini

  • 3 hari lalu

    Tingkatkan Jumlah Paten, USU Gelar Percepatan Perolehan Granted Paten

    Beritasumut.com-Untuk meningkatkan jumlah perolehan paten di kalangan dosen dan peneliti yang dimiliki, Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar

  • 4 hari lalu

    Bupati Deli Serdang Terima Anugerah Kihajar 2019 dari Kemendikbud

    Beritasumut.com - Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menerima Anugerah Kihajar 2019 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Anugerah ini dibe

  • 6 hari lalu

    Dosen FAH UIN Ar Raniry Dilatih Penyusunan Kurikulum Berbasis KKNI

    Beritasumut.com-Sebanyak 60 dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh dilatih dan dibekali tentang penyusunan kurikulum berbasis K

  • 2 minggu lalu

    SD Negeri di Belawan Komitmen Bimbing Karakter Anak Peduli Sampah dan Kebersihan

    Beritasumut.com-Seluruh jajaran tenaga pendidik di Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Medan Belawan menyatakan siap membentuk karakter anak untuk pedu

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.