Selasa, 17 September 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Jumlah Penduduk Buta Aksara di Indonesia Turun Menjadi 3,29 Juta

Jumlah Penduduk Buta Aksara di Indonesia Turun Menjadi 3,29 Juta

Sabtu, 31 Agustus 2019 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemerintah berhasil menekan jumlah penduduk buta aksara. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional BPS tahun 2018, jumlah penduduk buta aksara turun menjadi 3,29 juta orang, atau hanya 1,93 persen dari total populasi penduduk. Pada tahun 2017, jumlah penduduk buta aksara tercatat 3,4 juta orang.
 
Penuntasan buta aksara menjadi salah satu fokus program pemerintah. Pada awal kemerdekaan tahun 1945 jumlah penduduk buta aksara mencapai 97 persen. Namun pada tahun 2015, jumlah penduduk buta aksara telah berkurang menjadi 3,4 persen atau sebanyak 5,6 juta orang.
 
Dilansir dari laman kemdikbud.go.id, Sabtu (31/08/2019), jumlah ini terus turun seiring upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam menjalankan beragam program dan kegiatan untuk menuntaskan buta aksara. Antara lain memperkuat program pendidikan keaksaraan dengan budaya, keterampilan, dan bahasa.
 
”Kami melaksanakan program keaksaraan dalam dua tingkatan, yaitu keaksaraan dasar bagi warga yang masih buta aksara, dan keaksaraan lanjutan bagi yang telah menyelesaikan program keaksaraan dasar,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Harris Iskandar, dalam jumpa pers Persiapan Peringatan HAI ke-54, di kantor Kemendikbud, Kamis (29/8)
 
Kemendikbud juga menggulirkan program-program keaksaraan dengan memperhatikan kondisi daerah, seperti program keaksaraan dasar padat aksara, program keaksaraan dasar bagi komunitas adat terpencil/khusus, program keaksaraan usaha mandiri, dan program multikeaksaraan.
 
Selain itu, Kemendikbud melakukan pemberantasan buta aksara dengan sistem blok atau klaster, yaitu memusatkan program di daerah-daerah padat buta aksara seperti Papua (22.88%), Sulawesi Selatan (4,63%), Sulawesi Barat (4,64%), Nusa Tenggara Barat (7,51%), Nusa Tenggara Timur (5,24%), dan Kalimantan Barat (4,21%).
 
Kemendikbud juga melaksanakan program paska buta aksara. Program tersebut diantaranya pendidikan keaksaraan usaha mandiri (KUM) dan pendidikan multikeaksaraan. KUM berorientasi pada pemeliharaan keberaksaraan dengan fokus keterampilan usaha mandiri.
 
Sedangkan multikeaksaraan berorientasi pada pemerliharaan keberaksaraan dengan fokus pada lima tema pemberdayaan masyarakat, yakni profesi/pekerjaan, pengembangan seni budaya, sosial politik dan kebangsaan, kesehatan dan olahraga, ilmu pengetahuan dan teknologi.
 
Keberhasilan pemerintah Indonesia dalam memberantas buta aksara memperoleh penghargaan dari UNESCO pada tahun 2012, yakni King Sejong Literacy Prize. Selain itu, sejak akhir 2018, pemerintah Indonesia dipilih sebagai Komite Pengarah Aliansi Global Literasi (Global Alliance for Literacy) UNESCO atas keberhasilan Indonesia memberantas buta aksara.
 
Kemendikbud juga siap menggelar peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-54 pada tanggal 5 hingga 8 September 2019. Puncak peringatan akan diselenggarakan pada tanggal 7 September 2019, di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
 
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen Indonesia dalam pengentasan buta aksara, dan melaksanakan komitmen internasional yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). UNESCO menetapkan tanggal 8 September sebagai Hari Aksara Internasional. “Dengan memperingati Hari Aksara Internasional, kita perkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan pendidikan, baik tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota dalam penuntasan buta aksara,” terang Harris.(BS09)
T#g:Buta AksaraPendidikanSekolah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad TNI Bantu Mengajar di Sekolah Perbatasan

    Beritasumut.com-Personil TNI, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis

  • 2 minggu lalu

    17 Siswa Berprestasi dapat Beasiswa dari Pemkab Samosir

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir bersama dengan beberapa perusahaan yang memberikan

  • 2 minggu lalu

    Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, DLH Dairi Gelar Perlombaan Pengetahuan Lingkungan Hidup Tinggal SD dan SMP

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Lomba Pengetahuan Lingkungan Hidup tingkat

  • 4 minggu lalu

    Bupati Batubara Serahkan Seragam Sekolah Gratis

    Beritasumut.com-Bupati Batubara Ir H Zahir MAP menyerahkan ribuan seragam sekolah gratis kepada pelajar SD dan SMP/sederajat se-Kabupaten Batubara.

  • satu bulan lalu

    Meriahkan HUT RI ke-74, TK Kartika Armed 12 Angkat Tema Pendidikan Keluarga

    Beritasumut.com-Memperingati HUT ke-74 kemerdekaan RI, TK Kartika IX-43 Yonarmed 12/Divif 2 Kostrad menggelar banyak perlombaan. Tak hanya untuk pa

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.