Senin, 24 Februari 2020
  • Home
  • Pendidikan
  • HMI FAH UIN Ar-Raniry Lakukan Upgrading dan Raker Pengurus 2019-2020

HMI FAH UIN Ar-Raniry Lakukan Upgrading dan Raker Pengurus 2019-2020

Sabtu, 21 September 2019 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com–Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan upgrading dan Rapat Kerja (Raker) untuk penyusunan program kerja masa kepenggurusan 2019-2020, bertempat di ruang rapat, lantai II Gedung UPT Perpustakaan UIN Ar-Raniry, Sabtu (21/09/2019).
 
Ketua HMI Komisariat FAH UIN Ar-Raniry, M Ilham Mansuridi dalam sambutannya mengatakan kegiatan upgrading mengangkat tema "Membangun loyalitas dan solidaritas menuju kader yang berkualitas” bertujuan untuk peningkatan kualitas kader dalam menunjang keberlangsungan dan percapaian target organisasi. “Upgrading dilaksanakan salah satunya untuk meningkatkan kualitas keilmuan dan wawasan kader sehingga kita mengetahui arah dan tujuan dari percapaian program-program kerja yang kita rencanakan ke depan,” katanya, Sabtu (21/09/2019).
 
Dalam kesempatan tersebut, Sanusi Ismail M.Hum selaku perwakilan alumni HMI Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry mengingatkan para kader HMI khususnya Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry bahwa sebagai insan akademis para kader HMI harus mampu berkiprah secara keilmuan, baik dilingkungan kampus maupun sosial masyarakat. “Kader HMI harus mampu mengambil peran dengan berbagai persoalan yang terjadi hari ini ditengah-tengah masyarakat. Sebagai seorang aktifis kita harus meng-upgrade pengetahuan dan keterampilan sehingga mempunyai kapasitas untuk membangun organisasi dan relasi,” paparnya.
 
Di era sekarang ini, sambung Sanusi, tantangan seorang kader HMI sangat berbeda saat HMI berdiri. Secara kapasitas akademik kita harus mampu menguasai dan memahami keilmuan bidang-bidang tertentu dan juga menguasai bidang-bidang lain serta memiliki kepekaan terhadap permasalahan sosial kemasyarakatan serta inventasi membangun relasi untuk mengembangkan karier setelah selesai pendidikan.
 
Upgrading yang dipandu oleh Yanuar Yansyah SIP, menghadirkan narasumber masing-masing, Drs Khatib A Latief MLIS selaku Kepala UPT Perpustakaan UIN Ar-Raniry dan pimpinan Melborn Group, Zulkifli Andi Govi SE.
 
Dalam materinya Drs Khatib A Latief MLIS menjelaskan bahwa manusia terlahir dengan potensi dan bakatnya masing-masing. Setiap orang memiliki potensi yang berbeda-beda. Begitu juga dengan kepenggurusan sebuah organisasi setiap orang memiliki potensi yang berbeda. Meskipun memiliki potensi yang berbeda, kata Khatib pasti sebuah kepenggurusan memiliki satu tujuan. Menurutnya, HMI akan selalu baik jika kita selalu peduli dengan sesama anggota, jadi kita juga harus membangun rasa kepercayaan dan membuat program kerja yang memang dibutuhkan oleh anggota.
 
"Rekayasa pemrograman ini adalah identifikasi potensi yang dimiliki oleh anggota. Dalam organisasi pastinya setiap anggota memiliki potensi yang berbeda-beda. Potensi-potensi diasah melalui pembentukan rekayasa pemrograman di dalam organisasi,” ujar Khatib. Ia mencontohkan, jika didalam sebuah organisasi ada kader yang memiliki minat dan bakat dibidang kepenulisan, maka ia berkewajiban untuk mengajak pengurus yang lain yang memiliki minat yang sama untuk sama-sama belajar dan mengasah kemampuan dibidang tersebut, sehingga terciptanya soft skill dari setiap individu.
 
“Kampus dan organisasi tentu banyak sekali menyediakan wadah bagi kita untuk mengembangkan potensi yang ada. Organisasi merupakan sarana untuk melatih bakat dan mengembangkan potensi sehingga dengan skill yang kita miliki kita dapat hidup lebih bermakna dan berbeda dengan mahasiswa-mahasiswa lainnya”,kata Khatib dihadapan 40 kader HMI peserta upgrading dan raker.
 
Senada dengan hal tersebut, Zulkifli Andi Govi yang tampil pada sesi kedua mengingatkan para kader HMI agar mampu mengelola waktu antara kuliah dan organisasi. Menurutnya, dalam organisasi, kita harus mampu menyeimbangkan antara kuliah dengan organisasi. "Keduanya haruslah seimbang agar memiliki hasil yang bagus dan jangan sampai melupakan amanah dan tugas-tugas akademik yang seharusnya menjadi prioritas utama kita sebagai seorang mahasiswa dan juga tugas–tugas organisasi yang diamanahkan kepada kita," tutupnya. (Rel)
T#g:AcehHMI UINAr-RaniryUIN Ar-RaniryUIN Ar Raniry
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Apresiasi Progres Pembangunan Jalan Tol, Presiden: Masyarakat Aceh Ingin Infrastruktur Segera Selesai

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi saat meninjau progres perkembangan pembangunan jalan tol yang memiliki kecepatan

  • 3 hari lalu

    Dua Tahun Over Target PAD RMT, Pemerintah Aceh Tamiang Studi Banding ke Diskominfo Langkat

    Beritasumut.com-Laksanakan Intruksi Bupati Langkat Terbit Rencana PA untuk menggali potensi PAD maupun PBB, demi kemajuan dan kesejahteraan masyara

  • 6 hari lalu

    Berbagi Ilmu di Masa Lansia, PWRI dan UIN Aceh Sosialisasi Program Silver College

    Beritasumut.com–Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Aceh, bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

  • 3 minggu lalu

    UIN Ar-Raniry Yudisium 107 Mahasiswa FAH

    Beritasumut.com–Sebanyak 107 lulusan program sarjana strata satu (S1) Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Ba

  • 4 minggu lalu

    Akhyar Nasution Apresiasi Sumbangsih Masyarakat Aceh di Medan

    Beritasumut.com-Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengapresiasi sumbangsih tokoh masyarakat Aceh terkhusus H Hasballah Yunus dalam pemba

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.