Rabu, 21 Februari 2018
pilkada beritasumut.com

Format Dana Pendidikan Segera Diubah

Kamis, 28 Desember 2017 15:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Pemerintah berencana akan mengubah LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) menjadi Dana Abadi Pendidikan.
 
Dua minggu lagi, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akan mempresentasikan rancangan yang lebih jelas dan lebih matang kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), diantaranya terkait fokus arahan, bidang studi yang akan dikirim, kriteria penerima, tujuan universitas dan lain-lain.
 
“Bapak Presiden meminta diberikan lagi dua minggu lagi, termasuk berapa anggarannya yang nanti akan diakumulasi dalam dana abadi, bagaimana pengelolaannya, kemudian bagaimana untuk tata kelolanya, struktur organisasinya, dan kemudian policy-policy mengenai pengiriman untuk beasiswa maupun yang untuk bidang riset,” kata Sri Mulyani usai mengikuti Ratas tentang Tindak Lanjut dari Program Dana Abadi Pendidikan, di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (27/12/2017) malam.
 
Diakui Menkeu, jika sekarang ini sudah ada pemikiran mengenai berapa jumlah yang akan dikelola sebagai dana abadi dengan suatu policy khusus, penganggarannya perlu dibuat lebih jelas lagi.
 
Presiden juga meminta agar masalah vokasi menjadi fokus yang perlu diperhatikan, dari sisi bidang studi yang sangat fokus juga harus menjadi perhatian.
 
“Seperti menunjang pertanian, ketahanan pangan, kemudian pariwisata dan bidang-bidang teknologi yang memang dibutuhkan Indonesia sekarang dan ke depan,” tambah Menkeu, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Terkait komposisi universitas yang selama ini didominasi oleh Eropa, seperti Inggris dan Belanda, Australia, Jepang dan Amerika, pemerintah akan melakukan diversifikasi termasuk ke negara-negara yang selama ini belum secara tradisional menjadi tempat belajar.
 
Dalam kesempatan berbeda, Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristek dan Dikti) Muhammad Nasir juga menyampaikan fokus pembahasan dalam ratas, diantaranya pendanaan, cara pengelolaan dan bidang studi apa yang menjadi fokus, negara-negara mana yang dituju, dan bidang ilmu apa yang diinginkan.
 
Dalam kesempatan ini, Menristek dan Dikti juga menyampaikan arahan Presiden agar penerima beasiswa mencerminkan kemajemukan Indonesia.
 
“Kemajemukan itu adalah karena Indonesia itu sangat heterogen. Indonesia dari barat sampai timur. Maka kalau kita hanya berdasarkan pada kualitas saja kita akan problem pada anak-anak Indonesia yang secara umum mungkin yang tidak masuk dalam hal ini,” jelas Menristek dan Dikti.
 
Ke depan, diakui Muhammad Nasir, perlu dilakukan afirmasi agar lebih menyebar dan diharapkan juga bisa mengakomodasi penerima beasiswa dari daerah-daerah timur.(BS01)
T#g:BOSLPDPBeasiswadana pendidikan
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Djarot Janjikan Beasiswa Rp1 Juta Perbulan untuk Pelajar Pintar Lulus PT Negeri

    Beritasumut.com-Ratusan warga Perbaungan dan Sei Bamban di Kabupaten Serdang Bedagai antusias dan penuh suka cita menyambut kehadiran Calon Gubernu

  • 4 minggu lalu

    Walikota Medan Lepas Peserta Jalan Sehat

    Beritasumut.com-Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSI bersama Ketua DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung melepas para peserta jalan sehat di L

  • 4 minggu lalu

    Pemprovsu Sambut Positif Ranperda Pendidikan

    Beritasumut.com-Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan menengah dan Pendidikan khusus yang diusul

  • satu bulan lalu

    Kemenag Buka Seleksi Imam Masjid Penempatan Arab

    Beritasumut.com-Kementerian Agama kembali membuka seleksi imam masjid untuk ditempatkan di Uni Emirat Arab (UEA). Pendaftaran seleksi dibuka sejak

  • satu bulan lalu

    Gara-gara Tulis Ini, Suparman Diamankan Petugas Polsek Bosar Maligas Simalungun

    Beritasumut.com-Berprofesi sebagai penulis togel, Suparman (35), warga Desa Bangun Sari, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan diamankan petugas

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.