Pendidikan

Dosen Unimed Latih PKK Nagori Dolok Maraja Manfaatkan Minyak Jelantah Jadi Sabun


Dosen Unimed Latih PKK Nagori Dolok Maraja Manfaatkan Minyak Jelantah Jadi Sabun
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Tim Dosen dari Universitas Negeri Medan (Unimed) menyelenggarakan kegiatan pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi olahan sabun bagi Ibu-ibu yang tergabung dalam Tim Pengerak PKK Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun. 
 
Kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang didukung dengan pembiayaan berasal dari BOPTN Unimed tahun 2019. Tim Dosen ini terdiri dari Arief Wahyudi SH MH (Jurusan PPKn FIS Unimed) sebagai ketua dengan anggota TIM Dr Herlinawati MSi (Jurusan Kimia FMIPA Unimed) dan Yeni Megalina MSi (Jurusan Fisika FMIPA Unimed).
 
Hadir dalam kegiatan ini, TIM Pengabdian Masyarakat Rusli SPdI, Ketua TIM Penggerak PPK Nagori Dolok Maraja, Sri Hartati dan anggota tim Pengerak PKK Nagori Dolok Maraja. Turut hadir juga pada kegiatan ini beberapa dosen-dosen muda di Unimed dan Fazri Amd, sebagai narasumber serta Saut Marulitua Hutapea SPd selaku tim Pendamping dari LPPM Unimed.
 
Dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (27/10/2019), tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat di Nagori Dolok Meraja terkait resiko penggunaan minyak jelantah berulang untuk konsumsi serta manfaat ekonomis yang bisa dihasilkan masyarakat setempat dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Nagori Dolok Maraja terhadap pemeliharaan lingkungan dan sekaligus mendorong ibu-ibu anggota TIM penggerak PKK memanfaatkan potensi ekonomi untuk meningkatkan penghasilan rumah tangga melalui pemanfaatan limbah minyak jelantah.
 
"Kegiatan ini diselenggarakan dengan dua tahapan. sebagai tahap awal yakni pengenalan cara pengolahan sabun dengan menggunakan cairan kimia dan air sebagai bahan dasar serta akan dilanjutkan dengan pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun. Pada tahap awal ini diberikan pemahaman awal bahwa ibu rumah tangga dapat memproduksi sabunnya sendiri dengan memanfaatkan air dan cairan kimia serta pembekalan untuk selanjutnya membuat sabun dari olahan minyak jelantah," ujar Arief Wahyudi. 
 
Rusli selaku Kapala Nagori juga menyampaikan terimakasih karena telah memilih Nagorinya sebagai lokasi dan berkomitmen pembuatan sabun ini akan dijadikan sebagai bagian dari unit usaha BUM Nagori yang akan dibentuk pada tahun 2020. Sedangkan Sri Hartati mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat momotivasi anggota Tim Pengerak PKK yang dipimpinnya untuk mengembangkan usaha kreatif olahan sabun.
 
Fazri sebagai narasumber pada kesempatan tersebut juga menjelaskan kepada peserta kegiatan pengalamannya memproduksi dan memasarkan sabun olahan mandiri sekaligus melatih anggota TIM Penggerak PKK Nagori Dolok Maraja memproduksi sabun olahan sendiri. Pada kegiatan ini juga diserahkan peralatan yang dibutuhkan untuk pembuatan sabun sebagai sumbangan dari program pengabdian masyarakat Unimed bagi TIM Penggerak PKK Nagori Dolok Maraja.(BS09)

Tag:PKKSabunUnimed