Kamis, 22 Agustus 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Ciptakan Hodmach, Mahasiswa Unimed Bikin Mesin Pendeteksi Sejarah

Ciptakan Hodmach, Mahasiswa Unimed Bikin Mesin Pendeteksi Sejarah

Rabu, 29 Mei 2019 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com–Tiga mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed), yaitu Muhammad Falah Nasution, Muhammad Arif Sahron Nasution, dan Samaiyah, menciptakan mesin pendeteksi Sumber Sejarah yang diberi nama Hodmach (Historical Object Detection Machine). Kehadiran mesin ini melengkapi sistem pengujian yang telah ada selama ini yakni tipologi, stratigrafi dan kimiawi.
 
Mahasiswa Unimed, Muhammad Falah Nasution, dilansir dari Unimed.ac.id, Rabu (29/05/2019) menuturkan, pengujian topologi merupakan cara penentuan usia peninggalan budaya berdasarkan bentuk tipe dari peninggalan itu. Pengujian stratigrafi menentukan sejarah berdasarkan lapisan tanah di mana benda itu berasal atau ditemukan. Sedangkan pengujian kimiawi menentukan umur peninggalan sejarah berdasarkan unsur kimia yang dikandung oleh benda tersebut. “Cara-cara tersebut merupakan membutuhkan waktu yang lama dan kadang kurang efektif. Alat yang kami buat ini bekerja dengan sensor, kemudian memunculkan hasil pada layar LCD,” ujarnya.
 
Berdasarkan pengujian yang dilakukan di Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Sosial (PUSSIS) Unimed, lanjut Falah, Hodmach berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Mesin dapat mendeteksi kertas berdasarkan data input di awal pemrograman alat. "Benda yang diujikan ialah koran terbitan tahun 1890-an sampai 1980-an. Kertas yang diujikan masih sebanyak 5 sampel. Kelima kertas koran tersebut yaitu kertas tahun 1893, tahun 1902, tahun 1923, tahun 1940, dan tahun 1984," jelasnya.
 
Angka tahun yang dipilih memiliki rentang waktu rata-rata 20 tahun. "Alasan memilih rentang tersebut agar memudahkan mesin dalam pendeteksian. Kertas dengan rentang yang dipilih memiliki perbedaan yang lebih signifikan diantara satu dengan yang lainnya. Parameter pendeteksian dilihat dari warna, tekstur dan ketebalan kertas," ungkap Falah.
 
Dosen pembimbing mahasiswa tersebut, Ir Mustamam MT, mengatakan bahwa hodmasch masih perlu pengembangan lebih lanjut. “Mesin ini masih tahap dasar dan perlu dikembangkan lagi. Namun idenya sudah dapat,” ujar dosen Teknik Elektro tersebut. Mesin hodmach merupakan salah satu proyek yang didanai Kemenristekdikti bidang Program Kreativitas Mahasiswa Karya Cipta (PKM-KC) tahun 2019. Seperti diketahui, pada tahun ini, Unimed menduduki peringkat 10 nasional bidang PKM yang didanai oleh Kemenristekdikti. (BS09)
T#g:HodmachMahasiswaMedanMesin SejarahUnimed
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 57 menit lalu

    OPD Pemko Medan Ikuti Sosialisasi Sismontepra

    Beritasumut.com-Guna mempermudah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyampaian Laporan Penyerapan Anggaran agar tepat sasaran dalam pelaksana

  • 5 jam lalu

    Walikota Medan Paparkan Keterbukaan Informasi Publik di Hadapan Komisi Informasi Sumut

    Beritasumut.com-Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH dihadiri Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, menyampaikan pemaparan tentang

  • 6 jam lalu

    Hendak Direlokasi, Ormas Islam Jaga Masjid Amal Silaturahmi di Komplek Asia Mega Mas

    Beritasumut.com-Sejumlah Ormas Islam yang tergabung di dalam Aliansi Penyelamatan Masjid Amal Silaturahmi (APMAS)  tetap menjaga  kebersa

  • 22 jam lalu

    Serius Tangani Banjir Kota Medan, Edy Rahmayadi Pimpin Langsung Pelebaran Sungai Badera

    Beritasumut.com–Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) untuk percepatan penanganan banjir di Kota Meda

  • 22 jam lalu

    Pasar Inpres Titi Kuning di Medan Kebakaran

    Beritasumut.com-Kebakaran menghanguskan sejumlah kios di Pasar Inpres Jalan Brigjed Zein Hamid Lingkungan VI, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Meda

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.