Selasa, 10 Desember 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Agar Tembus 100 Besar Dunia, Menristekdikti Wacanakan Undang Rektor Dari Luar Negeri Pimpin PTN

Agar Tembus 100 Besar Dunia, Menristekdikti Wacanakan Undang Rektor Dari Luar Negeri Pimpin PTN

Rabu, 31 Juli 2019 15:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Dalam rangka meningkatkan ranking perguruan tinggi di dalam negeri bisa mencapai 100 besar dunia, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mewacanakan akan mengundang rektor dari luar negeri untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang paling siap untuk dinaikkan rankingnya.
 
“(Kita nanti tantang calon rektor luar negerinya) kamu bisa tidak tingkatkan ranking perguruan tinggi ini menjadi 200 besar dunia. Setelah itu tercapai, berikutnya 150 besar dunia. Setelah ini 100 besar dunia. Harus seperti itu. Kita tidak bisa targetnya item per item,” kata M. Nasir sebagaimana dikutip dari siaran pers Kemenristekdikti, akhir pekan lalu.
 
Menritskdikti juga memastikan anggaran untuk menggaji rektor luar negeri ini akan disediakan langsung oleh Pemerintah, tanpa mengurangi anggaran PTN tersebut.
 
Pemerintah, lanjut M. Nasir, menargetkan pada 2020 sudah ada perguruan tinggi yang dipimpin rektor terbaik dari luar negeri dan pada 2024 jumlahnya ditargetkan meningkat menjadi lima PTN.
 
“Kita baru mappingkan, mana yang paling siap, mana yang belum dan mana perguruan tinggi yang kita targetkan (rektornya) dari asing. Kalau banyaknya, dua sampai lima (perguruan tinggi dengan rektor luar negeri) sampai 2024. Tahun 2020 harus kita mulai,” ungkap Menristekdikti.
 
Diakui Menristekdikti, ada beberapa perbaikan peraturan yang diperlukan untuk dapat mengundang rektor luar negeri untuk dapat memimpin perguruan tinggi di Indonesia dan dosen luar negeri untuk dapat mengajar, meneliti, dan berkolaborasi di Indonesia.
 
“Saya laporkan kepada Bapak Presiden, ini ada regulasi yang perlu ditata ulang. Mulai dari Peraturan Pemerintahnya. Peraturan Menteri kan mengikuti Peraturan Pemerintah. Nanti kalau Peraturan Pemerintahnya sudah diubah, Peraturan Menteri akan mengikuti dengan sendirinya,” ungkap Menristekdikti.
 
Mengenai kondisi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) itu sendiri, Menristekdikti menilai sudah  layak dipimpin rektor terbaik dari luar negeri. PTNBH juga diperkirakan layak berkolaborasi atau mengundang dosen luar negeri untuk mengajar dan meneliti, mengingat PTNBH memiliki ranking tertinggi di antara perguruan tinggi lain di Indonensia.
 
Namun demikian, menurut Menristekdikti, pihaknya  masih menunggu hasil kajian dari tim Kemenristekdikti, mengenai kemungkinan PTN Badan Layanan Umum (PTN BLU) atau PTN Satuan Kerja (PTN Satker) dipimpin oleh rektor luar negeri dan ditempati dosen luar negeri.
 
“Perguruan Tinggi Negeri yang paling tidak sekarang posisinya Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, yang saya anggap paling mature, paling dewasa, tapi dimungkinkan juga di BLU, di Satker yang punya reputasi yang baik, bisa ke sana juga,” papar Menristekdikti.
 
Punya Reputasi
 
Terkait siapa rektor luar negeri yang akan dipilih, Mensirtekdikti M. Nasir mengemukakan, tim Kemenristekdikti saat ini sedang membahas kriteria apa yang diperlukan dari pemerintah agar PTN yang dipimpin rektor tersebut mampu mencapai 100 besar dunia.
 
“Saya sudah laporkan kepada Bapak Presiden dalam hal ini wacana untuk merekrut rektor asing ini, yang punya reputasi. Kalau yang tidak punya reputasi, jangan. Tidak mesti orang asing itu baik, belum tentu. Nanti kita cari,” ungkap Menteri Nasir.
 
Menristekdikti menyampaikan praktik rektor asing memimpin perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi publik di suatu negara lumrah dilakukan di luar negeri, terutama di negara-negara Eropa, bahkan Singapura juga melakukan hal yang sama.
 
Menristekdikti mencontohkan Nanyang Technological University (NTU) yang baru didirikan pada 1981, namun saat ini sudah masuk 50 besar dunia dalam waktu 38 tahun.
 
“NTU itu berdiri tahun 1981. Mereka di dalam pengembangan ternyata mereka mengundang rektor dari Amerika dan dosen-dosen beberapa besar. Mereka dari berdiri belum dikenal, sekarang bisa masuk 50 besar dunia,” papar Menteri Nasir.
 
Nasir juga menyampaikan dengan rektor luar negeri dan dosen luar negeri meningkatkan ranking perguruan tinggi Indonesia, rakyat Indonesia akan lebih dekat dengan pendidikan tinggi yang berkualitas dunia.
 
Menristekdikti mencontohkan banyaknya masyarakat Indonesia yang harus pergi ke luar negeri, termasuk NTU untuk mendapatkan pendidikan tinggi terbaik. “Karena rektor asing dan kolaborasinya yang ada di Singapura, (NTU) bisa mendatangkan mahasiswa dari Amerika, Eropa, bahkan Indonesia ke sana,” ungkap Nasir.
 
Salah satu aspek yang sering dibahas saat mengundang rektor luar negeri adalah gaji rektor asing tersebut yang diperkirakan akan memberatkan anggaran PTN yang dipimpinnya.
 
“Saya harus bicara dengan Menteri Keuangan juga, bagaimana kalau rektor dari luar negeri, kita datangkan ke Indonesia. Berapa gaji yang harus dia terima? Berapa komparasi negara-negara lain? Bagaimana bisa dilakukan, tetapi tidak mengganggu stabilitas keuangan di perguruan tinggi,” ungkap Menristekdikti.(rel)
T#g:PTNPTSperguruan tinggiRektorrektor luar negeri
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Peduli AIDS, Rektor UISU Serahkan Film Pendek Surat Cinta Buat Tegar ke Menkes RI

    Beritasumut.com-Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Dr H Yanhar Jamaluddin, MAP berharap film pendek Surat Cinta Buat Tegar, menjadi me

  • 2 minggu lalu

    Rektor Buka Pameran Inovasi Kreatifitas Mahasiswa Nasional USU

    Beritasumut.com-Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan Pekan Pameran Inovasi dan Kreatifitas Mahasiswa Nasional (PIKMN) 2019 USU yang diadakan

  • 2 minggu lalu

    Wisuda Mahasiswa, Prof Runtung Sitepu: USU Peringkat 7 Pengabdian Masyarakat

    Beritasumut.com-Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Runtung Sitepu SH MH mengaku, dari hasil kinerja pengabdian masyarakat perguruan ti

  • satu bulan lalu

    USU Games 2019 Resmi Dibuka, Ratusan Atlet Siap Rebut 41 Medali Emas

    Beritasumut.com-Perhelatan olahraga yang disandingkan dengan seni digelar untuk pertama kalinya di Universitas Sumatera Utara, melalui USU Games 20

  • satu bulan lalu

    Penelitian FK UISU Raih Penghargaan AKCDI

    Beritasumut.com-Rektor UISU, Dr H Yanhar Jamaluddi, MAP mengapresiasi dan bangga dengan prestasi yang berhasil ditorehkan DR Dr Umar Zein, DTM&

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.