Pendidikan

2.067 Sekolah Menengah Diambil Alih Pemprov Sumut


2.067 Sekolah Menengah Diambil Alih Pemprov Sumut
Beritasumut.com/BS03
Sekdaprovsu H Hasban Ritonga pada saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI ke Sumut, di 

Beritasumut.com-Sebanyak 2.067 sekolah menengah atas akan diambil alih Pemprov Sumut sesuai dengan amanah undang-undang nomor 23 tahun 2014. Hal ini sampaikan Sekdaprovsu H Hasban Ritonga pada saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI ke Sumut, di ruang rapat Beringin Lt 8 Kantor Gubsu Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (22/07/2016).

Sekdaprovsu yang didampingi Asisten III, Asisten IV, Plh Kadisdik Sumut serta sejumlah pejabat pemprov Sumut lainnya menerima anggota DPR RI yang diketuai Wakil Ketua Komisi X Sutan Adil Hendra bersama Hj Reni Marlinawati, Ir Sri Meliyana, Hj Latifah Shohib, H Defi Wahidi, Dwita Ria Gunadi, Ridwan Hisyam serta Yasti Soepredjo Mokoagow,

Pada kesempatan itu Hasban mengatakan dengan jumlah 2.067 sekolah jumlah siswa 600.983 dan pendidikan khusus sebanyak 56 sekolah dan jumlah siswa 3.594, serta jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 19.637 orang.

Menurutnya, pengelolaan pendidikan menengah dan pendidikan khusus (SMK) harus memenuhi standart nasional."Untuk itu Pemprov Sumut sudah merencanakan alokasi anggaran tahun 2017 memenuhi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebanyak 1,6 triliun rupiah," paparnya.

Hasban mengajak para anggota Komisi X untuk terus memberi dukungan pendidikan, dengan memperoleh data dan informasi guru honorer (K2) dan program penyelesaiannya, serta memperoleh data dan informasi permasalahan P4TK dan LPMP .

Selanjutna dalam rapat komisi X DPR RI dengan Kemendikbud RI pada tanggal 24 Juni 2016 memutuskan APBN-P tahun 2016 sebesar Rp 43.605.827.740 dimana alokasi yang terbesar yakni program pendidikan dasar dan menengah sebesar Rp 24.195.401.503 dan program guru serta tenaga kependidikan sebesar Rp 11.596.822.351.

Sementar APBN 2016 terjadi penurunan sebesar Rp 6.523,9 triliun terhadap penurunan anggaran tersebut mengakibatkan berkurangnya anggaran pada program pendidikan dasar dan menengah sebesar Rp 3.665.895.872 dan program guru dan tenaga kependidikan sebesar Rp 1.521.560.061.

"Lebih lanjut sebagai informasi kami sampaikan bahwa dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2016 untuk provinsi Sumut Rp 24.192 miliar," jelas Hasban.(BS03)


Tag: