Olahraga

Kejuaraan Atletik Difabel 2018 Resmi Dibuka Walikota Medan

Kejuaraan Atletik Difabel 2018 Resmi Dibuka Walikota Medan
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH, diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Marah Husin Lubis SH, resmi membuka Kejuaraan Atletik Difabel tingkat Kota Medan, di Stadion Unimed Jalan Williem Iskandar Medan, akhir pekan ini.
 
Dalam sambutan Walikota Medan, kejuaraan ini diharapkan dapat menjaring potensi atlet difabel Kota Medan khususnya dalam cabang olahraga atletik. "Pemko Medan menyambut baik kejuaraan ini. Dengan adanya kejuaraan ini, potensi atlet difabel kita dapat terekspos dan menjadi motivasi bagi masyarakat yang memiliki kemampuan dibidang olahraga namun memiliki kecacatan fisik agar terus berlatih dan tidak mengalami keminderan. Setiap manusia memiliki potensi dari kekurangannya," kata Marah Husin, dilansir dari Pemkomedan.go.id, Minggu (09/12/2018).
 
Marah Husin menyebutkan, bahwa baru saja Indonesia menjadi tuan rumah Asian Para Games, dan berhasil mengukir prestasi yang sangat membanggakan. "Itu artinya atlet difabel memiliki potensi yang sangat besar. Prestasi yang sudah kita raih ini harus dijadikan motivasi untuk lebih baik lagi berlatih. Nantinya melalui penjaringan ini Kota Medan dapat terus memberikan kontribusi terhadap Indonesia pada ajang olahraga paralympic Internasional," jelas Marah Husin.
 
Dia juga berpesan kepada para atlet yang bertanding dalam kejuaraan ini agar dapat menunjukan segala kemampuanya, serta tetap menjunjung tinggi sportifitas dan kejujuran. "Sehingga ke depannya Kota Medan benar-benar menjadi Kota Atlet. Baik atlet biasa mapun atlet difabel," tegasnya.
 
Pembukaan kejuaraan atletik difabel ini dirangkaikan pula dengan penyerahan tali asih dari Pemko Medan kepada para atlet difabel kota Medan yang berprestasi. Penyerahan tali asih ini diserahkan langsung oleh Marah Husin Lubis didampingi Ketua NPC Kota Medan, Zainul Kahfi Lubis. Sebelumnya Ketua NPC Medan mengatakan kejuaraan atletik difabel ini digelar sebagai upaya regenerasi atlet Kota Medan yang sudah berprestasi baik itu di tingkat nasional maupun internasional. "Kejuaran ini juga untuk memberikan motivasi kepada atlet junior sehingga semakin semangat untuk berlatih dan dapat menghasilkan prestasi di masa mendatang," tuturnya.
 
Dalam kejuaraan ini, lanjut Zainul, sebanyak dua cabang olahraga yang akan diperlombakan diantaranya lari 100 M putra/i dan tolak peluru. "Saat ini hanya dua cabang Olahraga yang diperlombakan, karena memang atlet kota Medan memiliki potensi di cabang ini," pungkasnya. (BS03)