Sabtu, 20 Januari 2018
  • Home
  • Kolom Pilkada
  • Kapuspen TNI: Prajurit TNI Yang Terjun ke Dunia Politik Harus Pensiun Dini
pilkada beritasumut.com

Kapuspen TNI: Prajurit TNI Yang Terjun ke Dunia Politik Harus Pensiun Dini

Sabtu, 13 Januari 2018 02:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Prajurit TNI yang ingin terjun ke dunia politik, harus pensiun dini dari kedinasan. Dengan demikian, setelah kembali menjadi warga sipil dapat menggunakan hak politiknya untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tahun 2018 ini.
 
Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah dihadapan awak media usai menghadiri Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI se-Gartap 1/Jakarta Tahun 2017, di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/01/2018).
 
Kapuspen TNI Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah mengatakan bahwa keinginan berpolitik merupakan hak perorangan yang diatur oleh Undang-Undang. Bagi prajurit TNI sendiri apabila ingin terjun ke dunia politik harus pensiun dari kedinasan TNI.  “Proses pengajuan pensiun dini melewati beberapa tahapan hingga mendapat persetujuan pimpinan TNI dan Presiden RI. Begitu juga halnya dengan pengajuan pensiun dini Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi telah melewati proses dan sudah disetujui oleh Presiden,” jelasnya.
 
Terkait personel yang tidak lulus verifikasi dalam bursa Pilkada dapat kembali ke kedinasan, Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah menyampaikan bahwa prajurit TNI yang memilih jalannya untuk berkarier dibidang politik telah melewati proses internal TNI dan didasari dengan pertimbangan yang matang serta dihadapkan dengan segala resiko yang mungkin terjadi. “Prajurit TNI tersebut harus siap menghadapi resiko apabila tidak lulus verifikasi, karena belum adanya aturan yang menyatakan untuk dapat berdinas kembali di TNI,” katanya.
 
Sementara itu, mengenai pemeriksaan KPK terhadap mantan Kasau berkaitan dengan kasus korupsi Helikopter AW-101, Kapuspen TNI Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah menjelaskan bahwa mantan Kasau Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna saat ini dimintai keterangan sebagai saksi oleh KPK. 
 
“Proses penyelidikan dan penyidikan sedang berlangsung kepada yang sudah menjadi tersangka oleh KPK. Biarkan proses ini berjalan hingga didapatkan bukti-bukti yang menguatkan atau bukti-bukti yang meringankan. Pada intinya TNI sangat mendukung proses hukum yang berlaku,” pungkasnya.(Rel)
T#g:ASNPNSPartaiPilkadaPolitikTNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 13 jam lalu

    Pengadaan Barang dan Jasa TNI Tahun 2018 Mengacu RKP di Bidang Pertahanan

    Beritasumut.com-Program TNI dalam pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2018 mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) bidang pertahanan, deng

  • 14 jam lalu

    Edarkan Sabu, Seorang Oknum TNI Bersama 5 Tersangka Diamankan Polres Simalungun

    Beritasumut.com-Jajaran Satnarkoba Polres Simalungun, Sumatera Utara, mengamankan seorang oknum TNI, Kopda B (38), karena kedapatan menyimpan narko

  • 19 jam lalu

    Ketua Umum Dharma Pertiwi : Tumbuhkan Budaya Saling Asah, Asih dan Asuh di Organisasi

    Beritasumut.com-Dalam menjalankan organisasi perlu ditumbuhkan budaya saling asah, asih dan asuh. Demikian disampaikan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ib

  • 20 jam lalu

    Panglima TNI : Pembangunan TNI AU Diarahkan untuk Mencapai Air Supremacy

    Beritasumut.com-Proyeksi pembangunan TNI AU diarahkan untuk dapat mencapai air supremacy dan air superiority. Sasaran yang ingin dicapai adalah kek

  • 24 jam lalu

    Kapendam I/BB: Bersama Media, Penerangan TNI AD Kuat

    Beritasumut.com-Kapendam I/BB Edi Hartono pimpin syukuran HUT Penerangan TNI AD Ke-67 Tahun 2018 yang diperingati setiap tanggal 13 Januari di Medi

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.