Senin, 22 Juli 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • YPI Apresiasi Langkah Menkes Larang dan Blokir Iklan Rokok di Internet

YPI Apresiasi Langkah Menkes Larang dan Blokir Iklan Rokok di Internet

Jumat, 14 Juni 2019 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS09
Koordinator Program Pengendalian Tembakau YPI, OK Syahputra Harianda
Beritasumut.com-Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) memberikan apresiasi terkait langkah progresif yang dilakukan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara yang berencana membuat larangan bahkan pemblokiran terhadap keberadaan iklan rokok di internet.
 
Menurut Koordinator Program Pengendalian Tembakau YPI, OK Syahputra Harianda kepada wartawan, Jumat (14/06/2019), hal itu dinilai akan berdampak positif dalam upaya melindungi anak-anak dan remaja Indonesia dari paparan iklan rokok."Jika Kominfo mengindahkan surat tersebut, maka ini berdampak positif untuk melindungi jutaan anak dan remaja di indonesia dari paparan iklan rokok yang akan mempengaruhi mereka untuk merokok. Ini tentunya juga akan berdampak kepada kesehatan anak-anak itu sendiri," ungkap Syahputra.
 
Syahputra mengatakan, pemblokiran iklan rokok di internet merupakan bagian dari upaya pengendalian tembakau dan dampak buruknya untuk mewujudkan anak Indonesia yang cerdas dan bebas dari rokok. Sebab menurutnya, keberadaan iklan rokok di internet telah sangat mengkhawatirkan."Karena bisa dibuka oleh siapapun dan kapanpun, tanpa kontrol dan batas waktu. termasuk diakses oleh anak anak dan remaja," jelasnya.
 
YPI, kata Syahputra, beranggapan iklan rokok di internet layak diblokir demi mencegah meningkatnya prevalensi merokok di kalangan anak-anak dan remaja. Apalagi, tutur dia, industri rokok selalu mencari cara bagaimana dapat mempengaruhi anak-anak untuk merokok."Karena industri rokok sadar betul agar bisnis mereka terus berjalan, harus menciptakan perokok-perokok  baru.  Peluang inilah yang dimanfaatkan Industri rokok untuk  mengambil celah untuk mempromosikan rokok di media internet/online," katanya.
 
Seperti diketahui, Menkes dalam suratnya menyebutkan, dari hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018, menunjukan terjadi peningkatan prevalensi perokok anak dan remaja di usia 10-18 tahun, dari 7,2 persen ditahun 2013 menjadi 9,1 persen ditahun 2018. Hal ini terjadi antara lain  karena tingginya paparan iklan rokok diberbagai media termasuk media tekhnologi informasi."Sebanyak 3 dari 4 remaja mengetahui iklan rokok dari media online seperti dari youtube, berbagai website, instagram serta game online," jelasnya.
 
Berdasarkan data sementara Tim Mesin Pengais Konten Negatif (AIS) Kemkominfo telah melakukan 'crawling' dan ditemu kenali sejumlah 114 kanal (Facebook, Instagram & YouTube) yang jelas melanggar UU 36/2009 tentang Kesehatan Pasal 46, ayat (3) butir c tentang promosi rokok yang memperagakan wujud rokok. Untuk itu OK Syahputra berharap dengan pemblokiran iklan rokok di internet dapat menurunkan prevalensi merokok khususnya pada anak-anak dan remaja. (BS09)
 
T#g:InternetMenkesRokokYPI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Polres Labuhanbatu Amankan 79.000 Bungkus Rokok Luffman Tanpa Cukai Setara Rp500 Juta

    Beritasumut.com–Polres Labuhanbatu mengamankan 79.000 bungkus rokok bermerek Luffman atau setara dengan Rp500 juta tanpa cukai yang diangkut

  • 7 hari lalu

    Hari Pertama Sekolah, YPI Al-Ikhlas Labuhanbatu Terima Ratusan Santri Baru

    Beritasumut.com-Sebanyak 170 orang Santriwan dan Santriwati baru mendaftar Yayasan Perguruan Islam (YPI) Al-Ikhlas sebagai angkatan baru di Tahun A

  • satu minggu lalu

    Peringati HTTS 2019, Menkes: Jangan Biarkan Rokok Merenggut Nafas Kita

    Beritasumut.com-Saat ini Indonesia menghadapi ancaman serius akibat meningkatnya jumlah perokok, prevalensi perokok laki-laki di Indonesia merupaka

  • satu minggu lalu

    Kemendagri Ingatkan Pemda Segera Terapkan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok

    Beritasumut.com-Kawasan Tanpa RokokKementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Muhammad Hudori menginga

  • satu minggu lalu

    Sekjen Kemenkes Minta 393 Calhaj Kloter Pertama Asal Medan Jaga Kesehatan

    Beritasumut.com-Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi meminta agar para calon jemaah haji (Calhaj) kloter 1 asal kota Medan yang

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.