Jumat, 20 September 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Vaksinasi Japanese Encephalitis Belum Ada di Sumut

Vaksinasi Japanese Encephalitis Belum Ada di Sumut

Kamis, 08 Maret 2018 19:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) belum dapat memastikan jika Sumut bakal melakukan vaksinasi terhadap penyakit Japanese Encephalitis (JE) atau radang otak Jepang, seperti yang saat ini tengah dilakukan oleh Provinsi Bali.
 
Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Sumut dr Yulia Mardiani, Kamis (08/03/2018). "Untuk vaksin Japanese Encephalitis itu kita belum tahu apakah akan melakukan vaksin. Tapi sejauh ini untuk Sumut memang tidak ada," ungkapnya.
 
Sebab jelas, Yulia, selama ini, kasus penyakit JE di provinsi Sumut belum pernah ditemukan. Selain itu, penderitanya yang ada juga belum pernah ada terlaporkan. "Kalau untuk vaksin, kita melakukannya berangkat dari kasus dahulu. Tapi memang kasusnya belum pernah ditemukan disini," jelasnya.
 
Karena menurut Yulia, dilakukannya vaksinasi JE di Bali, dikarenakan penularannya besar kemungkinan untuk bisa terjadi. Apalagi, sebut dia, banyak turis asing yang berlama-lama untuk tinggal disana. "Di sini wisatawannya kan nggak lama-lama. Paling dalam hitungan minggu, tidak berbulan-bulan seperti di Bali," katanya.
 
Namun, lanjut Yulia, meski tidak melakukan vaksinasi JE, akan tetapi di Sumut promosi kesehatan, pola hidup sehat, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) telah tersosialisasikan ke masyarakat dengan baik. Dan itu kata dia, juga dilakukan bersama lintas sektor. "Tapi untuk kasus Japanese Encephalitis ini akan kita tanyakan dulu pada teman-teman yang di Bali," pungkasnya.
 
Seperti yang diketahui, saat ini provinsi Bali tengah melakukan vaksinasi massal terhadap penyakit JE hingga dua bulan mendatang dengan menyasar anak berusia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun. JE sendiri merupakan penyakit zoonosa yang dapat menyebabkan terjadinya radang otak pada hewan dan manusia. Penyakit ini bersifat arbovirus karena ditularkan oleh nyamuk, babi serta burung rawa, dan manusia sendiri bisa tertular virus JE bila tergigit oleh nyamuk 'Culex Tritaeniorhynchus' yang terinfeksi virus tersebut.
 
Sementara itu, Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, menegaskan imunisasi bertujuan untuk mencegah penyakit radang otak itu dengan meningkatkan kekebalan spesifik individu terhadap virus JE. Kegiatan introduksi ditandai dengan kampanye Imunisasi JE yakni upaya pemberian imunisasi JE secara massal pada Maret hingga April 2018 dan 'Sweeping' untuk menjangkau sasaran yang belum diberikan imunisasi. (BS09)
T#g:Dinas KesehatanDinkes SumutJapanese EncephalitisJepangkemenkesRadang OtakSumatera UtaraVaksinasi
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Pemko Tebing Tinggi Lakukan Kerjsama dengan Pemerintah Kota Toyama Jepang

    Beritasumut.com-Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Wali Kota Toyama Jepang, Mr Masashi Mori melakukan kerja sama antara kedua kota d

  • 2 minggu lalu

    Pemprov Sumut Apresiasi Sumbar Expo 2019 Digelar di Kota Medan

    Beritasumut.com–Sumatera Barat Expo 2019 diyakini membawa dampak positif terhadap kegiatan perekonomian di Sumatera Utara (Sumut). Karena itu

  • 2 minggu lalu

    Terima Deputi Gubernur Songkhla Thailand, Wagub Akan Tindaklanjuti Tawaran Kerjasama Pariwisata

    Beritasumut.com-Semakin banyak investor dari berbagai negara yang menyatakan berminat menjalin kerja sama dan berinvestasi di Provinsi Sumatera Uta

  • 4 minggu lalu

    Dubes Indonesia untuk Maroko Ajak Sumut Promosikan Produk Unggul

    Beritasumut.com–Sejumlah potensi dan komoditas unggulan Sumatera Utara (Sumut) semakin dikenal di luar negeri. Setelah Pemerintah Provinsi (P

  • satu bulan lalu

    Kadinkes Sumut Proyeksikan Eliminasi Kasus Stunting Hingga 0%

    Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumatera Utara (Sumut) dr Alwi Mujahit Hasibuan menyampaikan, jika pihaknya akan mengambil langka

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.