Kamis, 22 Agustus 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • TNI dan BPOM Jalin Kerja Sama Sinergitas Pengawasan Obat-Obatan

TNI dan BPOM Jalin Kerja Sama Sinergitas Pengawasan Obat-Obatan

Sabtu, 29 September 2018 17:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP bersama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dr Ir Penny K Lukito MCP menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara BPOM dan TNI, akhir pekan ini.
 
Nota Kesepahaman yang disepakati antara lain kerja sama dalam rangka Optimalisasi Sumber Daya dan sinergitas pengawasan obat dan makanan meliputi, Penguatan pengawasan obat dan makanan, Peningkatan kompetensi bagi petugas dari TNI dan BPOM terkait dengan pengawasan obat dan makanan,  Pertukaran data dan atau informasi terkait pengawasan obat dan makanan, Pemanfaatan sarana dan prasarana,  Upaya kerjasama strategis di bidang obat dan makanan.
 
Panglima TNI mengatakan bahwa TNI sudah memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas dalam memproduksi obat-obatan maupun bahan makanan untuk memenuhi peningkatan pelayanan kesehatan kepada prajurit dan keluarganya, Sementara BPOM sesuai tugas dan fungsinya adalah badan pengawasan obat dan makanan.“Di tiga matra TNI yaitu di Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara masing-masing memiliki lembaga farmasi yang kemampuan memproduksi obat-obatan untuk kebutuhan obat dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada prajurit dan keluarganya,” jelasnya
 
Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi menjelaskan bahwa saat ini belanja obat-obatan untuk kepentingan kesehatan biayanya cukup tinggi, dengan TNI mampu memproduksi obat sendiri maka TNI akan dapat mengurangi anggaran untuk belanja obat-obatan dan makanan.“Untuk itu, dengan kerja sama ini kami ingin dari BPOM melaksanakan supervisi dalam rangka pembuatan obat dan pemberian sertifikasi obat serta pemberian izin edar obat yang sudah kita produksi,” harap Panglima TNI.
 
Panglima TNI menuturkan bahwa TNI pernah mampu memproduksi lebih dari 125 jenis obat, namun sekarang di reduce (dikurangi). Sementara permintaan dukungan bekal obat-obatan di daerah-daerah operasi untuk kebutuhan kesehatan masih tinggi.
 
Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menginstruksikan kepada Kepala Staf Angkatan untuk segera melaksanakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman sehingga dapat memenuhi bekal kesehatan setelah mendapat release dari BPOM. “Mudah-mudahan apa yang kita inginkan ini semuanya bertujuan untuk peningkatan atau mempertahankan derajat kesehatan prajurit TNI sehingga prajurit TNI selalu sehat dan dapat melaksanakan tugas pokok dengan baik dalam menjaga NKRI,” ujarnya.(Rel)
T#g:BPOMObat-ObatanTNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 jam lalu

    Sidang ke-15 HLC Malindo Merupakan Forum Strategis Kedua Negara

    Beritasumut.com-Sidang ke-15 High Level Committee Malaysia-Indonesia (HLC Malindo) merupakan forum yang bernilai strategis bagi kedua negara dalam

  • 10 jam lalu

    Perpustakaan Keliling Satgas Yonif Pandawa Kostrad di Sekolah Perbatasan

    Beritasumut.com-Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad yang tengah melaksanakan tugas di wilayah perbat

  • 24 jam lalu

    Prajurit dan PNS TNI Program Pasca Sarjana Ikuti Seminar Manajemen SDM di Mabes TNI Cilangkap

    Beritasumut.com-Sebanyak 30 Mahasiswa Program Pasca Sarjana, terdiri dari Prajurit dan PNS di lingkungan TNI mengikuti Seminar Manajemen Sumber

  • kemarin

    Bupati Deli Serdang Buka Peringatan Harganas ke XXVI dan Pencanangan Bakti Sosial TNI-KKBPK

    Beritasumut.com-Bupati H Ashari Tambunan dihadapan ratusan Kader Keluarga Berencana (KB) dan Kader Kesehatan se Deli Serdang menyampaikan pengharga

  • 2 hari lalu

    Panglima TNI Ikut Meriahkan Perlombaan HUT RI ke-74

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, bersama Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji SE MM, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna SE

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.