Minggu, 08 Desember 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • TNI dan BPOM Jalin Kerja Sama Sinergitas Pengawasan Obat-Obatan

TNI dan BPOM Jalin Kerja Sama Sinergitas Pengawasan Obat-Obatan

Sabtu, 29 September 2018 17:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP bersama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dr Ir Penny K Lukito MCP menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara BPOM dan TNI, akhir pekan ini.
 
Nota Kesepahaman yang disepakati antara lain kerja sama dalam rangka Optimalisasi Sumber Daya dan sinergitas pengawasan obat dan makanan meliputi, Penguatan pengawasan obat dan makanan, Peningkatan kompetensi bagi petugas dari TNI dan BPOM terkait dengan pengawasan obat dan makanan,  Pertukaran data dan atau informasi terkait pengawasan obat dan makanan, Pemanfaatan sarana dan prasarana,  Upaya kerjasama strategis di bidang obat dan makanan.
 
Panglima TNI mengatakan bahwa TNI sudah memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas dalam memproduksi obat-obatan maupun bahan makanan untuk memenuhi peningkatan pelayanan kesehatan kepada prajurit dan keluarganya, Sementara BPOM sesuai tugas dan fungsinya adalah badan pengawasan obat dan makanan.“Di tiga matra TNI yaitu di Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara masing-masing memiliki lembaga farmasi yang kemampuan memproduksi obat-obatan untuk kebutuhan obat dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada prajurit dan keluarganya,” jelasnya
 
Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi menjelaskan bahwa saat ini belanja obat-obatan untuk kepentingan kesehatan biayanya cukup tinggi, dengan TNI mampu memproduksi obat sendiri maka TNI akan dapat mengurangi anggaran untuk belanja obat-obatan dan makanan.“Untuk itu, dengan kerja sama ini kami ingin dari BPOM melaksanakan supervisi dalam rangka pembuatan obat dan pemberian sertifikasi obat serta pemberian izin edar obat yang sudah kita produksi,” harap Panglima TNI.
 
Panglima TNI menuturkan bahwa TNI pernah mampu memproduksi lebih dari 125 jenis obat, namun sekarang di reduce (dikurangi). Sementara permintaan dukungan bekal obat-obatan di daerah-daerah operasi untuk kebutuhan kesehatan masih tinggi.
 
Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menginstruksikan kepada Kepala Staf Angkatan untuk segera melaksanakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman sehingga dapat memenuhi bekal kesehatan setelah mendapat release dari BPOM. “Mudah-mudahan apa yang kita inginkan ini semuanya bertujuan untuk peningkatan atau mempertahankan derajat kesehatan prajurit TNI sehingga prajurit TNI selalu sehat dan dapat melaksanakan tugas pokok dengan baik dalam menjaga NKRI,” ujarnya.(Rel)
T#g:BPOMObat-ObatanTNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 jam lalu

    Panglima TNI Singgung Jutaan Ton Plastik Ada di Laut Indonesia

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP menghadiri sekaligus sebagai pembicara pada acara Silaturahmi Nasional Ulama,

  • 23 jam lalu

    Prajurit TNI dan Warga Kibarkan Bendera Merah Putih di Asmat

    Beritasumut.com-Prajurit TNI Satgas Pamrahwan Batalyon Infanteri 754/Eme Neme Kangasi (Yonif 754/ENK) Kostrad bersama dengan warga masyarakat Kampu

  • 2 hari lalu

    Panglima TNI Tutup Lomba Tembak di Lapangan Cilodong Depok

    Beritasumut.com-Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem

  • 3 hari lalu

    Panglima TNI Pompa Semangat Juang Timnas Karate Indonesia SEA Games 2019

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP selaku Ketua Umum PB FORKI menekankan kepada para atlit karateka bahwa karatek

  • 3 hari lalu

    Satgas Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS Gelar Pengobatan Gratis

    Beritasumut.com-Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops Pamrahwan) Maluku Batalyon Infanteri Raider Khusus (Yonif RK) 136/Tuah Sak

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.