Jumat, 24 Januari 2020
  • Home
  • Kesehatan
  • TNI dan BPOM Jalin Kerja Sama Sinergitas Pengawasan Obat-Obatan

TNI dan BPOM Jalin Kerja Sama Sinergitas Pengawasan Obat-Obatan

Sabtu, 29 September 2018 17:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP bersama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dr Ir Penny K Lukito MCP menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara BPOM dan TNI, akhir pekan ini.
 
Nota Kesepahaman yang disepakati antara lain kerja sama dalam rangka Optimalisasi Sumber Daya dan sinergitas pengawasan obat dan makanan meliputi, Penguatan pengawasan obat dan makanan, Peningkatan kompetensi bagi petugas dari TNI dan BPOM terkait dengan pengawasan obat dan makanan,  Pertukaran data dan atau informasi terkait pengawasan obat dan makanan, Pemanfaatan sarana dan prasarana,  Upaya kerjasama strategis di bidang obat dan makanan.
 
Panglima TNI mengatakan bahwa TNI sudah memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas dalam memproduksi obat-obatan maupun bahan makanan untuk memenuhi peningkatan pelayanan kesehatan kepada prajurit dan keluarganya, Sementara BPOM sesuai tugas dan fungsinya adalah badan pengawasan obat dan makanan.“Di tiga matra TNI yaitu di Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara masing-masing memiliki lembaga farmasi yang kemampuan memproduksi obat-obatan untuk kebutuhan obat dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada prajurit dan keluarganya,” jelasnya
 
Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi menjelaskan bahwa saat ini belanja obat-obatan untuk kepentingan kesehatan biayanya cukup tinggi, dengan TNI mampu memproduksi obat sendiri maka TNI akan dapat mengurangi anggaran untuk belanja obat-obatan dan makanan.“Untuk itu, dengan kerja sama ini kami ingin dari BPOM melaksanakan supervisi dalam rangka pembuatan obat dan pemberian sertifikasi obat serta pemberian izin edar obat yang sudah kita produksi,” harap Panglima TNI.
 
Panglima TNI menuturkan bahwa TNI pernah mampu memproduksi lebih dari 125 jenis obat, namun sekarang di reduce (dikurangi). Sementara permintaan dukungan bekal obat-obatan di daerah-daerah operasi untuk kebutuhan kesehatan masih tinggi.
 
Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menginstruksikan kepada Kepala Staf Angkatan untuk segera melaksanakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman sehingga dapat memenuhi bekal kesehatan setelah mendapat release dari BPOM. “Mudah-mudahan apa yang kita inginkan ini semuanya bertujuan untuk peningkatan atau mempertahankan derajat kesehatan prajurit TNI sehingga prajurit TNI selalu sehat dan dapat melaksanakan tugas pokok dengan baik dalam menjaga NKRI,” ujarnya.(Rel)
T#g:BPOMObat-ObatanTNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 jam lalu

    Danrem: Kalau Mau Maju, Harus Berkarakter

    Beritasumut.com-Danrem 083/Baladhika Jaya mendorong semangat para pelaku media untuk memiliki karakter maju. Itu dikatakan oleh Kolonel Inf Zai

  • kemarin

    Mama Papua Belajar Bikin Kue dari Prajurit TNI Penjaga Perbatasan RI-PNG

    Beritasumut.com-Selain menjalankan tugas pokok menjaga keamanan di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG), dalam rangka pember

  • kemarin

    Rapim Kemhan 2020, Panglima TNI Sebut Pembentukan Tiga Satuan Baru Wujudkan Organisasi TNI yang Adaptif

    Beritasumut.com-Pembentukan 3 (tiga) satuan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yakni Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI, Komand

  • kemarin

    Panglima TNI Hadiri Rapim Kemhan Tahun 2020

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2020 y

  • 2 hari lalu

    Satgas Yonif 755 Kostrad Dukung Ketahanan Pangan dengan Kearifan Lokal

    Beritasumut.com-Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 755/Yalet/20/3/Kostrad mendukung kegiatan warga dalam upaya meningkatkan ketahanan p

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.