Kesehatan

Sekolah Emak Ajarkan Ibu-Ibu Kota Medan Pentingnya MPASI dalam Tumbuh Kembang Bayi


Sekolah Emak Ajarkan Ibu-Ibu Kota Medan Pentingnya MPASI dalam Tumbuh Kembang Bayi
BERITASUMUT.COM/BS02
Beritasumut.com-Menjadi Orangtua adalah pilihan yang tak bisa dihindari. Ketika menikah dan memiliki anak, siap atau tidak Orangtua khususnya Ibu (Emak) memiliki tanggung jawab penuh terhadap kehidupan si buah hati, titipan Illahi. Untuk itu, menjadi Emak juga butuh edukasi, referensi, hingga dukungan dalam mengasuh bayi.
 
Menyadari pentingnya hal tersebut, Bidan Febrina OK MKeb beserta timnya mendirikan Sekolah Emak, yakni Pusat Perawatan, Terapi Ibu dan Bayi, Baby Spa, Prenatal Yoga, Pelatihan Bidan hingga Pelatihan Komplementer Ibu dan Bayi. Sekolah Emak ini berlokasi di Jalan Serimpi VI No.17, Komplek Medan Permai, Kelurahan Namo Gajah, Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara. Tak hanya memberikan pelatihan di kantornya, para Tim Sekolah Emak juga siap hadir ke rumah para pelanggannya dengan paket perawatan yang bisa disesuaikan dengan budget serta kebutuhan Ibu dan Bayinya.
 
Di awal pekan bulan Maret 2020 ini, Sekolah Emak kembali menggelar Kelas Mamak Inspirasi. Diikuti oleh puluhan Ibu Muda serta calon Ibu, Sekolah Emak menghadirkan tiga narasumber yakni Dr Hazwani Fadhillah Nasution (Konselor ASI & MPASI), Bidan Leliya Rosa Indah SST (Praktisi Sekolah Emak), serta Yolla Dita (Moms & Influencer). Dipandu moderator, Wardati Humaira MKes, (Dosen Kebidanan Poltekes Medan), workshop singkat yang digelar di Asoka Corner Jalan Ringroad Medan Selayang ini mengambil tema "Pentingnya MPASI dan Tips Mendeteksi Tumbuh Kembang Bayi".
 
Konselor ASI & MPASI, Dr Hazwani Fadhillah Nasution mengatakan, bahwa Makanan Pendamping ASI (MPASI) dapat diberikan saat usia bayi tepat 6 bulan. "MPASI artinya pendamping ASI, karena itu selama MPASI Ibu juga harus tetap memberikan ASI ya. Jenis makanan yang diberi juga ada ketentuannya, bukan bayi asal dikasih makanan," ujarnya.
 
Dijelaskannya, ada beberapa kriteria untuk Ibu membuat MPASI pertama. "MPASI harus kaya energi, protein, zat besi, seng, kalsium, Vitamin A, C, dan Asam Folat. Dibuat dengan sehat dan higienis, tidak terlalu manis atau asin, mudah dimakan oleh bayi, disukai bayi, berbahan dasar lokal dan terjangkau, hingga mudah disiapkan. Kalau membuat MPASInya ribet dan bahan bakunya susah didapat, nanti yang ada Ibunya yang stress duluan," canda dokter cantik yang kerap dipanggil dr Dilla ini.
 
Soal jenis makanan MPASI, sambungnya, sebaiknya mengandung komponen Karbohidrat (Karbo), Protein Hewani (Prohe), Protein Nabati (Prona), Lemak, Sayur dan Buah. "Semua sudah ada porsinya, secukupnya saja ya Moms. Karena jika berlebih, misal terlalu banyak karbohidrat itu tidak baik buat tubuh anak. Terlalu dominan sayur juga belum pas, karena di saluran cerna anak belum terbentuk sempurna, yang ada anaknya bisa sembelit. Jadi ada takarannya sendiri-sendiri," jelasnya.
 
Senada itu, Moms&Influencer di Instagram, Yolla Dita berbagi pengalaman MPASI dengan anaknya Baby Zuzu. Dia menilai, menjadi Ibu kuncinya harus sabar dan sabar. "Yang penting S bu. Sabar. Karena pengalaman MPASI ini cuma sebentar bu, jadi harus kita nikmati prosesnya. Nanti kalau anak kita sudah besar, kita malah akan merindukan masa-masa itu," ungkapnya.
 
Yolla yang juga Dosen di salah satu Universitas di Medan ini mengaku aktivitasnya sebagai seorang ibu dan karir benar-benar menguras fisik dan mental. Terlebih di fase anak akan MPASI, perlu kesiapsiagaan ekstra. "Kalau perlu, sebelum masuk waktunya, Ibu-Bapak bisa dicicil-cicil dulu nih belanja peralatan MPASInya. Jadi ada persiapan untuk kita dan lebih tenang saat masuk waktunya. Karena bayi kita kalau sudah pas usia MPASInya (6 bulan) harus langsung diberikan ya bu, kalau tidak mau terhambat pertumbuhan dan perkembangan anaknya," pesannya.
 
Sementara di sesi akhir, Praktisi Sekolah Emak, Bidan Leliya Rosa Indah SST mengajak para Orangtua untuk peduli terhadap tumbuh kembang anak. "Pertumbuhan anak itu bisa dilihat dari Berat Badan, Tinggi Badan, Lingkar Kepala. Nah kalau perkembangannya itu bisa dilihat dari responnya, motoriknya, bahasanya, dan lain-lain. Jadi Ibu harus pantau terus anaknya. Memang benar setiap anak berbeda-beda tumbuh kembangnya, namun ada hal-hal mendasar yang menjadi petunjuk apakah anak dalam kondisi sehat atau tidak. Baik atau tidak tumbuh kembangnya," pungkasnya sebelum workshop berakhir dengan sesi foto bersama. (BS02)

Tag:Bidan FebrinaMPASIMakanan BayiSekolah EmakTips Mom