Sabtu, 07 Desember 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Sejumlah Obat Palsu Beredar di Sumut, Salah Satunya Pil KB, Apotek Diminta Peroleh Obat dari Sumber Resmi

Sejumlah Obat Palsu Beredar di Sumut, Salah Satunya Pil KB, Apotek Diminta Peroleh Obat dari Sumber Resmi

Selasa, 20 Maret 2018 19:45:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Semua apotek di Sumatera Utara (Sumut) diminta agar selalu memperoleh jenis obat apapun hanya dari sumber yang resmi. Pasalnya, saat ini dipastikan sejumlah obat palsu beredar di Sumut termasuk salah satunya ialah pil KB (Mycroginon).
 
"Kita curiga saat ini masih ada. Karena peredarannya kan sudah berbulan," ujar Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yulius Sacramento Tarigan kepada wartawan, Selasa (20/03/2018).
 
Sacramento menjelaskan, pihaknya masih terus mendalami peredaran pil KB palsu yang ada ini bahkan hingga ketingkat nasional. Hal ini guna dapat diketahui secara pasti siapa dalang di balik peredarannya."Tersangkanya juga bila tidak koperatif akan kita maksimalkan ancamannya. Kita masih terus mendalami kasusnya," tegasnya.
 
Lebih jauh Sacramento mengungkapkan, kalaupun obat diperoleh dari sumber yang resmi, itupun masih ada kemungkinan akan disusupi obat palsu beberapa unit, ataupun dengan modus bonus tambahan obat. Apalagi bila apotek memperoleh obat dari sumber yang tidak resmi, maka akan sulit dipertanggungjawabkan kebenaran obatnya.
 
Sacramento menambahkan, apotek jangan pernah mau mengorder atau menerima tawaran obat dari pihak yang bukan distributor resmi. Karena itu sudah dapat dipastikan, kalau bukan semua, ada sedikit obat palsu yang disusupkan oleh oknum yang ingin mencari keuntungan dengan cara ilegal."Selain itu, konsumen juga harus membeli obat ketempat yang sah. Kemudian komunikasikan dengan penanggungjawab apoteknya," jelasnya.
 
Diberitakan sebelumnya, BBPOM di Medan pada Selasa (13/03/2018) lalu telah mengamankan ribuan obat palsu dari sejumlah apotek di Sumut dan satu orang tersangka pengedarnya. Selain pil KB palsu sebanyak 2.100 tablet, BBPOM juga menemukan 5.093 kapsul obat antibiotik (Chloramphenicol), 200 tablet obat diare (Imodium) dan 90 tablet obat jamur (Nizoral) palsu lainnya.(BS09)
 
T#g:BBPOM MedanObatObat PalsuPil KBApotek
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Satgas Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS Gelar Pengobatan Gratis

    Beritasumut.com-Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops Pamrahwan) Maluku Batalyon Infanteri Raider Khusus (Yonif RK) 136/Tuah Sak

  • 3 minggu lalu

    Perbaiki Regulasi dan Iklim Investasi, Pemerintah Akan Dorong Harga Obat Bisa Lebih Terjangkau

    Beritasumut.com-Pemerintah akan memperbaiki regulasi dan iklim investasi industri farmasi sehingga harga obat-obatan bisa dirasakan murah oleh masy

  • 2 bulan lalu

    Ranitidin Tablet Tercemar NDMA, BPOM Pastikan Tarik Produk dari Pasar

    Beritasumut.com-Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) memastikan turut melakukan penarikan terhadap produk tablet ranitidi

  • 2 bulan lalu

    Satgas Yonif 411 Kostrad Gelar Posyandu dan Pengobatan Gratis di Perbatasan RI-PNG

    Beritasumut.com-Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, prajurit Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR)

  • 2 bulan lalu

    BPOM Tarik Peredaran Obat Lambung Merk Ranitidin

    Beritasumut.com-Izin edar Obat maag dengan merk Ranitidin ditarik oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI. Instruksi untuk melakukan penar

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.