Rabu, 23 Oktober 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Ramadhan Kecewa, Jadi Peserta BPJS Tapi Masuk Pasien Umum

Ramadhan Kecewa, Jadi Peserta BPJS Tapi Masuk Pasien Umum

Jumat, 09 Desember 2016 06:20:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Warga saat mengurus kartu BPJS Kesehatan.
Beritasumut.com-Meski sudah terdaftar menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, namun Ramadhan (41) warga Jalan Karya Bakti, Lingkungan VIII, Keluarahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung bingun dan kecewa saat dituntut untuk membayar biaya perobatan anaknya bernama Ikbal (19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi.
 
Ramadhan menjelaskan kartu BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimilikinya untuk berobat anaknya dinyatakan tidak bisa digunakan.Ikbal yang berobat pada Minggu (27/11/2016) lalu, karena terluka akibat kecelakaan, digolongkan sebagai pasien umum. Akibatnya, ia dikenakan biaya perobatan mencapai Rp 672.000.
 
“Kalau begini kan kita kecewa, karena punya kartu BPJS Kesehatan tidak bisa digunakan. Orang rumah sakit bilang BPJS Kesehatan tidak mau menerimanya karena perobatannya tidak ditanggung,” ungkap Ramadhan, Selasa (8/12/2016).
 
Selain tidak diberi tahu jika Ikbal merupakan pasien umum, Ramadhan merasa biaya yang dikenakan juga tergolong mahal mengingat penyakit anaknya adalah sakit (luka) jari klingking kiri dan saat itu juga anaknya langsung pulang.
 
“Saat itu mau pulang kartu BPJS Kesehatan saya ditinggal, apakah masih bisa diklaim ke BPJS Kesehatan atau tidak, tapi ternyata tidak bisa. Kemarin, Rabu (7/12/2016) datang orang RSUD dr Pirngadi Medan untuk menagih biaya ke rumah. Saya jadi takut dan tidak punya uang untuk membayarnya, jadi saya kasih Rp 90.000,” jelasnya.
 
Ramadhan mengharapkan agar BPJS Kesehatan bisa mengcover atau membayar klaim biaya perobatan anak serta meminta ada keringanan dari pihak RSUD dr Pirngadi Medan untuk pembayaran tersebut.“Paling saya harapkan BPJS Kesehatan bisa menanggung biayanya. Karena kan anak saya peserta BPJS Kesehatan. Saya nggak tahu gimana aturan-aturan dalam BPJS,” pungkasnya. (BS03)
T#g:BPJSKISKecelakaan LalulintasPasienRumah Sakit
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Bupati Karo Minta SKPD Optimalkan Pelaksanaan Program BPJS Ketenagakerjaan

    Beritasumut.com-Bupati Karo Terkelin Brahmana meminta agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengoptimalkan Pelaksanaan BPJS Ketenagaker

  • 2 minggu lalu

    Walikota Medan Apresiasi dan Bangga RSUD Dr Pirngadi Kembali Raih Sertifikasi Akreditasi Paripurna

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan kembali meraih Sertifikat akreditasi paripurna Standar Nasional Akreditasi Rumah S

  • 2 minggu lalu

    Anggota DPR Menolak Kenaikan Iuran BPJS

    Beritasumut.com-Anggota DPR RI, yang juga berprofesi sebagai dokter, H Adang Sudrajat meminta pemerintah untuk membatalkan rencana kenaikan BPJS ke

  • 2 minggu lalu

    Aturan Baru BPJS Kesehatan, Puskesmas di Medan Boleh Rujuk Langsung ke RS Pirngadi

    Beritasumut.com-Sekda Kota Medan Wirya Alrahman mengatakan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi kini telah diperbolehkan menerima rujukan la

  • 2 minggu lalu

    RSUP Adam Malik Pulangkan 2 Pasien Suspect Difteri

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik mengaku kembali memulangkan 2 pasien suspect difteri yang mereka rawat. Keduanya pasi

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.