Rabu, 21 Agustus 2019

Produsen Diminta Perhatikan Keselamatan Konsumen

Minggu, 25 Februari 2018 19:12:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan Yulius Sacramento Tarigan, mengingatkan kepada para pengusaha atau pelaku usaha dan UKM untuk tidak pernah memproduksi produk berbahaya. 
 
Hal itu disampaikannya saat memperingati HUT ke 17 BBPOM di Medan, Minggu (25/02/2018). "Lindungi masyarakat jangan sampai jadi korban. Khusus para pelaku usaha agar tidak memproduksi produk yang bermasalah. Juga pada UKM agar tidak memproduksi makanan yang bermasalah," tegasnya.
 
Sebab, ujar Sacramento, maraknya modus operasional produk ilegal, artinya produk itu belum dievaluasi memenuhi syarat, tidak dikenal siapa yang buat dan bagaimana keamanannya.
 
Tentunya hal ini dapat membahayakan masyarakat, sehingga dapat memicu berbagai penyakit seperti kanker leher rahim, kanker payudara maupun gangguan pencernaan, lambung, bahkan pertumbuhan yang tidak normal serta banyaknya masyarakat yang cuci darah di rumah sakit.
 
"Analisis kajian ilmiah, 80 persen karena produk yang masuk ke perut bermasalah. Untuk itu Presiden telah meminta pengawasan obat dan makanan, harus benar-benar efektif. Jangan sampai masalah obat, makanan dan narkoba, 10 tahun lagi menjadi tantangan," tegasnya.
 
Karenanya, dalam acara yang dihadiri BNN Sumut, perwakilan Dinas Kesehatan, pelaku usaha, mahasiswa dan lainnya ini, Sacramento meminta semua komponen untuk dapat bahu membahu. Agar masa depan anak-anak kedepannya menjadi lebih sehat dan menciptakan Indonesia yang damai dan sejahtera.
 
Sementara itu, perwakilan BNN Sumut T Harianja menyampaikan bahwasanya saat ini Indonesia sedang darurat narkoba. Untuk itu ia berharap agar dapat dilakukannya deteksi dini narkoba dengan tes urine. "Kita harus antisipasi agar penduduk bebas dari narkoba. Laporkan sama kami kalau ada transaksi narkoba, pengguna dan hal yang dicurigai," ujarnya.
 
Begitupun perwakilan dari Dinas Kesehatan Sumut Sri Suryani Purnamawarti berharap, kinerja BBPOM kedepannya dapat semakin lebih baik.
 
"Sumut salah satu pintu masuk makanan, obat ilegal, narkoba selain pelabuhan resmi. Sepanjang pantai timur banyak pelabuhan tikus untuk dimasuki barang ilegal. Namun kinerja Dinkes Sumut dan BBPOM tidak akan berhasil tanpa didukung masyarakat," tandasnya.(BS04)
T#g:BBPOMkadaluwarsaproduk berbahayaproduk kadaluwarsa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Polres Labuhanbatu Kawal Tim Gabungan Razia Produk Kadaluwarsa

    Beritasumut.com–Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Kesehatan dan Sat Po

  • tahun lalu

    54.000 Ikan Kaleng Mengandung Cacing Ditarik

    Beritasumut.com-Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengaku jika ada sekitar 54.000 kaleng s

  • tahun lalu

    Obat Tradisional Herbal Senilai Rp 2,5 Miliar dari Malaysia Diamankan BBPOM Medan

    Beritasumut.com-Ribuan produk obat tradisional herbal mengandung bahan kimia obat (BKO) tanpa izin edar senilai Rp 2,5 miliar disita Balai Besar Pe

  • tahun lalu

    Peneliti: Cacing di Ikan Kaleng Tak Terlalu Berpengaruh Bagi Kesehatan

    Beritasumut.com-Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI telah menyatakan, jika tiga produk ikan makarel kaleng merek IO, Farmer Jack dan HOKI m

  • tahun lalu

    4.100 Ikan Kaleng Mengandung Cacing Beredar di Sumut, BBPOM Lakukan Penarikan

    Beritasumut.com-Hasil uji laboratorium Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI telah menyatakan, jika tiga produk ikan makarel kaleng, yaitu me

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.