Kamis, 22 Agustus 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Perlu Diketahui, Nyamuk DBD Lebih Senang Berada di Air Bersih yang Tergenang

Perlu Diketahui, Nyamuk DBD Lebih Senang Berada di Air Bersih yang Tergenang

Rabu, 06 Februari 2019 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Jangan dikira nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) atau aedes aegypti lebih senang bersarang di tempat kotor atau tak terawat. Nyamuk aedes aegypti justru lebih senang berada di air bersih yang dibiarkan tergenang.
 
Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengatakan masalah DBD adalah masalah lingkungan dan nyamuk DBD lebih sering berada di air bersih.Nyamuk DBD hidup di air bersih yang tergenang. Di sana nyamuk akan berkembang biak," ujar Menkes Nila dilansir dari laman depkes, Rabu (06/02/2019).
 
Lebih jauh Menkes Nila mengungkapkan, detak genangan air bersih itu bisa ada di mana-mana, tidak hanya di luar rumah, di dalam rumah pun banyak. Terutama pada barang-barang pribadi seperti tempat penampungan air dispenser, bak mandi atau bak penampungan air, dan tempat minum burung.
 
Tempat genangan air itu menjadi sumber berkembang biak jentik nyamuk hingga menjadi nyamuk dewasa. Menkes mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan terutama di rumah masing-masing, mencari jentik-jentik nyamuk, serta meningkatkan pemberantasan sarang nyamuk."Dalam hal ini perlu adanya jumantik di setiap rumah dan di lingkungan tempat tinggal, termasuk di sekolah," ungap Menkes Nila.
 
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, drg Widyawati MKM menambahkan, kasus penyakit DBD terus meningkat. Secara nasional berdasarkan perkembangan informasi yang diterima olehnya hingga tanggal 3 Februari adalah sebanyak 16.692 kasus dengan 169 orang meninggal dunia. Kasus terbanyak ada di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, Kupang."Kejadian DBD semua tergantung dari daerah. Semua daerah bisa terkena, karena memang ini masalah lingkungan, karena genangan air dan dipengaruhi curah hujan tinggi," pungkas Widyawati seraya menekankan perlunya 1 rumah 1 Jumantik untuk memberantas sarang nyamuk, karena 1 Jumantik bisa menyelamatkan satu keluarga.(BS09)
T#g:DBDdemam berdarahMenkesNyamukNyamuk aedes aegypti
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Sekjen Kemenkes Minta 393 Calhaj Kloter Pertama Asal Medan Jaga Kesehatan

    Beritasumut.com-Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi meminta agar para calon jemaah haji (Calhaj) kloter 1 asal kota Medan yang

  • 2 bulan lalu

    Pantau Kesehatan Jemaah Haji, Kemenkes Gunakan Kartu Penanda

    Beritasumut.com-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan kartu penanda kesehatan jemaah haji untuk memudahkan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia

  • 2 bulan lalu

    YPI Apresiasi Langkah Menkes Larang dan Blokir Iklan Rokok di Internet

    Beritasumut.com-Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) memberikan apresiasi terkait langkah progresif yang dilakukan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F

  • 3 bulan lalu

    Menkes: Jangan Ragu Hubungi 119 Saat Mudik

    Beritasumut.com-Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek menghimbau para pemudik untuk tidak ragu untuk menghubungi layanan cepat tanggap darurat Publi

  • 3 bulan lalu

    Cegah Hal Tak Diinginkan Pasca Pemilu, Kemenkes Bentuk Tim Kesehatan

    Beritasumut.com-Sebagai bentuk antisipasi terjadinya masalah kesehatan pasca pemilu, terutama saat penghitungan suara, Kementerian Kesehatan (Kemen

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.