Minggu, 08 Desember 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Perlu Diketahui, Nyamuk DBD Lebih Senang Berada di Air Bersih yang Tergenang

Perlu Diketahui, Nyamuk DBD Lebih Senang Berada di Air Bersih yang Tergenang

Rabu, 06 Februari 2019 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Jangan dikira nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) atau aedes aegypti lebih senang bersarang di tempat kotor atau tak terawat. Nyamuk aedes aegypti justru lebih senang berada di air bersih yang dibiarkan tergenang.
 
Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengatakan masalah DBD adalah masalah lingkungan dan nyamuk DBD lebih sering berada di air bersih.Nyamuk DBD hidup di air bersih yang tergenang. Di sana nyamuk akan berkembang biak," ujar Menkes Nila dilansir dari laman depkes, Rabu (06/02/2019).
 
Lebih jauh Menkes Nila mengungkapkan, detak genangan air bersih itu bisa ada di mana-mana, tidak hanya di luar rumah, di dalam rumah pun banyak. Terutama pada barang-barang pribadi seperti tempat penampungan air dispenser, bak mandi atau bak penampungan air, dan tempat minum burung.
 
Tempat genangan air itu menjadi sumber berkembang biak jentik nyamuk hingga menjadi nyamuk dewasa. Menkes mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan terutama di rumah masing-masing, mencari jentik-jentik nyamuk, serta meningkatkan pemberantasan sarang nyamuk."Dalam hal ini perlu adanya jumantik di setiap rumah dan di lingkungan tempat tinggal, termasuk di sekolah," ungap Menkes Nila.
 
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, drg Widyawati MKM menambahkan, kasus penyakit DBD terus meningkat. Secara nasional berdasarkan perkembangan informasi yang diterima olehnya hingga tanggal 3 Februari adalah sebanyak 16.692 kasus dengan 169 orang meninggal dunia. Kasus terbanyak ada di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, Kupang."Kejadian DBD semua tergantung dari daerah. Semua daerah bisa terkena, karena memang ini masalah lingkungan, karena genangan air dan dipengaruhi curah hujan tinggi," pungkas Widyawati seraya menekankan perlunya 1 rumah 1 Jumantik untuk memberantas sarang nyamuk, karena 1 Jumantik bisa menyelamatkan satu keluarga.(BS09)
T#g:DBDdemam berdarahMenkesNyamukNyamuk aedes aegypti
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Penderita Obesitas Terus Meningkat di Indonesia, Berikut Langkah Pencegahannya

    Beritasumut.com-Obesitas alias berat badan berlebih merupakan masalah yang mengancam kesehatan di seluruh dunia. Organisasi PBB, WHO mencatat pada

  • 2 bulan lalu

    Kemenkes Luncurkan Aplikasi Satu Data Kesehatan dan Tanda Tangan Digital

    Beritasumut.com-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan Aplikasi Satu Data Kesehatan dan Tanda Tangan Digital. Dua inovasi tersebut diinisi

  • 3 bulan lalu

    Cegah Masalah Kesehatan Akibat Karhutla, Menkes Anjurkan Gunakan Teknologi Tepat Guna

    Beritasumut.com-Melihat banyaknya penderita Infeksi Saluran Pernapsan Akut (ISPA) pada masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), upaya pencegah

  • 5 bulan lalu

    Sekjen Kemenkes Minta 393 Calhaj Kloter Pertama Asal Medan Jaga Kesehatan

    Beritasumut.com-Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi meminta agar para calon jemaah haji (Calhaj) kloter 1 asal kota Medan yang

  • 6 bulan lalu

    Pantau Kesehatan Jemaah Haji, Kemenkes Gunakan Kartu Penanda

    Beritasumut.com-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan kartu penanda kesehatan jemaah haji untuk memudahkan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.