Kamis, 26 April 2018
pilkada beritasumut.com

Penyakit Difteri di Sumut Perlu Terus Dipantau

Kamis, 07 Desember 2017 21:45:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) perlu terus memantau perkembangan penyakit difteri (corynebacterium diphtheriae). Hal ini diungkapkan Ketua Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) Sumut dr Delyuzar, Kamis (07/12/2017).
 
Menurut dr Delyuzar, pemantauan ini harus dilakukan, agar wabah penyakit yang mampu merenggut nyawa tersebut dapat diantisipasi sedini mungkin. "Yang paling perlu dilakukan di Sumut ini tentu memperketat pemantauannya. Selain itu bila ditemukan kasusnya oleh dokter, harus segera dilaporkan," jelasnya.
 
Sebagaimana diketahui, belakangan ini difteri telah menjadi penyakit yang ramai diberbincangkan masyarakat. Tercatat hingga November 2017, terdapat 20 provinsi yang melaporkan adanya penyakit tersebut, dengan rincian 593 kasus serta 32 kematian. Selain itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga berencana akan melakukan imunisasi ulang atau ORI (Outbreak Response Immunization) di 3 provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Ketiganya dipilih karena prevalensinya tinggi dan juga penduduknya yang padat.
 
Namun untuk Sumut, jelas Delyuzar untuk vaksinasi, hal itu tidak terlalu urgent untuk dilakukan. Karena sebenarnya kata dia, di Posyandu vaksinasi DPT (Difteri, Pertusis, dan Tetanus) sebetulnya telah diberikan guna menciptakan imunitas pada tubuh warga. "Sudah ada dari posyandu. Kalau seandainya itu berjalan, berarti vaksinasinya sudah baik, sehingga tidak perlu ada wabah di Sumut," jelasnya.
 
Difteri sendiri terang Delyuzar, sangat penting diwaspadai sebab ia dapat menciptakan infeksi pada saluran nafas. Akibatnya, dapat terbentuk selaput yang bisa menutup saluran nafas, sehingga akan mudah berdarah. Selanjutnya, tutur dia, pasien akan menjadi demam biasanya terjadi pada anak-anak. Selain itu, akibat tersumbatnya saluran nafas tadi, pihak medis terpaksa harus menciptakan lubang di leher pasien sebagai jalan bagi saluran nafasnya. "Itu tentu suatu hal yang berbahaya. Bukan hanya demamnya saja, tapi juga akibat pada saluran nafas itu yang bisa membuat meninggal," tegasnya.
 
Sementara itu, Kassubag Humas Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Masahadat Ginting mengaku, sepanjang 2017 di rumah sakit ini hanya terdapat 2 orang pasien berusia 15 tahun yang mengidap difteri. Dikatakannya, satu orang merupakan warga Deli Serdang dan satu lagi merupakan warga Langsa. "Terakhir kita merawat penyakit difteri pada Januari 2017. Sampai sekarang, belum ada lagi kasusnya di temukan di RSUP Haji Adam Malik," ucapnya.
 
Saat ini, sambung Masahadat, keduanya juga telah sembuh. Sehingga kini, mereka dapat kembali melanjutkan sekolahnya yang sempat tertunda akibat menjalani perawatan. "Setelah sembuh pasien langsung diperbolehkan pulang. Mereka tidak sampai harus melakukan rawat jalan," pungkasnya. (BS07)
T#g:DepkesJKM SumutkemenkesKesehatanPenyakit DifteriSumut
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Sihar Sitorus Kunjungi Panti Asuhan Terimakasih Abadi

    Beritasumut.com-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara Sihar Sitorus mengunjungi ke Panti Asuhan Terima Kasih Abadi, Jalan Pengayoman Ujung

  • 3 jam lalu

    Jelang Pilkada 2018, Kapolsek Kutalimbaru Beri Arahan ke Warga Sei Mencirim

    Beritasumut.com-Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu didampingi Bhabinkamtibmas Brigadir Melky Tampu Bolon mengumpulkan perangkat Desa Sei Me

  • 3 jam lalu

    Dituding Tak Netral, Ratusan Mahasiswa di Sumut Minta Kapoldasu Dicopot

    Beritasumut.com-Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Sumatera Utara (Sumut) mendatangi gedung DPRD Sumut, Rabu (25/4/2018).Mereka meminta agar

  • 13 jam lalu

    Juara 1 Indonesian Idol, Bang Ijeck Apresiasi Maria Simorangkir

    Beritasumut.com-Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, mengapresiasi kesuksesan Maria Simorangkir memenangi ajang pencarian bakat Ind

  • 14 jam lalu

    Partai Demokrat DPD Sumut Yakin Dukungannya Akan Sangat Berpengaruh

    Beritasumut.com-Partai Demokrat belum juga menentukan sikap, meski jagoannya JR Saragih - Ance Selian sudah kandas karena persoalan ijazah JR Sarag

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.