Selasa, 19 November 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Penderita Obesitas Terus Meningkat di Indonesia, Berikut Langkah Pencegahannya

Penderita Obesitas Terus Meningkat di Indonesia, Berikut Langkah Pencegahannya

Sabtu, 19 Oktober 2019 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Obesitas alias berat badan berlebih merupakan masalah yang mengancam kesehatan di seluruh dunia. Organisasi PBB, WHO mencatat pada tahun 2016, lebih dari 1,9 milyar orang usia diatas 18 tahun mengalami berat badan berlebih, dimana yang mana 650juta diantaranya mengalami obesitas.
 
Di negara Indonesia, hasil Riskesdas 2007-2018 menunjukkan kecenderungan peningkatan penderita obesitas yaitu dari angka 10.5% (tahun 2007), 14,8% (tahun 2013) dan 21,8% (tahun 2018).
 
Untuk itu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono mengingatkan pentingnya menjaga asupan gizi seimbang serta aktivitas fisik untuk mencegah penyakit obesitas. "Seimbangkan makan dengan aktivitas yang kita lakukan, pilih makanan yang sehat, masak dengan sehat dan sajikanlah dengan sehat. Selanjutnya, sesuaikan kebutuhan untuk aktivitas sehari-hari," ujarnya dilansir dari Depkes.go.id, Sabtu (19/10/2019).
 
Menurutnya, obesitas perlu diwaspadai sebab dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai Penyakit Tidak Menular (PTM). "Maka perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan. Pencegahan obesitas dengan menyeimbangkan jumlah energi yang masuk dengan yang dikeluarkan," imbuh Dirjen Anung.
 
Dia menyebut, apabila melakukan olahraga teratur sulit dilakukan, maka dapat dimulai dengan mengatur urutan mengisi piring. Diawali dengan sayur dan diakhiri dengan karbohidrat. Dia mewajibkan urutan ini agar piring sudah terisi penuh oleh makanan bergizi sebelum ditambahkan dengan karbohidrat. "Kalau susah mengatur olahraga, sekarang kita atur makannya. Kalau menyediakan konsumsi makan, menatanya piring dulu, lalu sayur, setelah sayur lauk, setelah lauk buah, kemudian karbohidrat, jadi piringnya sudah penuh dengan makanan yang sehat dulu sebelum ditambahi karbohidrat," jelasnya.
 
Dalam peringatan Hari Obesitas Sedunia 2019, turut dilaksanakan sosialisasi pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan cara mengukur Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB) dan Lingkar Perut (LP) setiap bulan. Dengan memberikan kartu pantau berat badanku, masyarakat semakin mudah mengetahui status IMT secara mandiri dan melakukan apa yang disarankan didalam kartu tersebut. "Yang kita besarkan adalah ototnya, bukan menambah lemaknya," pungkas Anung. (BS09)
T#g:Berat BadanKemenkes RIMenurunkan BeratbadanobesitasTips Diet
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Arab Saudi Tambah Kuota Haji, Kemenkes Siapkan Tim Kesehatan

    Beritasumut.com-Pemerintah Arab Saudi akan memberikan tambahan kuota haji Indonesia sebanyak 10 Ribu jemaah. Menyikapi hal ini Kementerian Kesehata

  • 7 bulan lalu

    Pemilu 2019, Kemenkes Soroti Prediksi Caleg Stres Karena Gagal Terpilih

    Beritasumut.com-Stres pasca Pemilu bisa saja terjadi pada calon legislatif (Caleg) yang gagal meraup suara terbanyak. Direktur Pencegahan dan Penge

  • 9 bulan lalu

    Bupati Tapteng Serahkan Sertifikat Akreditasi Puskesmas dari Kemenkes RI

    Beritasumut.com-Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani menyerahkan Sertifikat Akreditasi Puskesmas kepada 11 Kepala Puskesmas (Ka

  • 11 bulan lalu

    Pasca Tsunami di Banten, Kemenkes Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit Diare

    Beritasumut.com-Warga Banten khususnya di lokasi terdampak tsunami, yakni wilayah Pandeglang dan Serang diminta waspada terhadap penyakit diare. Be

  • 11 bulan lalu

    Kemenkes RI, BPJS Kesehatan dan KPK Komitmen Tanggulangi Fraud

    Beritasumut.com-Plt Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan drg Oscar Primadi MPH, hadir pada acara Konsolidasi Nasional Penguatan Sistem Pencegah

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.